Papua Barat Daya Fokus Pencegahan Korupsi di Sektor Kehutanan dengan Pendekatan Kolaboratif

- Penulis

Selasa, 18 Februari 2025 - 03:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Kota Sorong– Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Papua Barat Daya, Julian Kelly Kambu, ST, M.SI menyampaikan langkah penting untuk mencegah korupsi di sektor kehutanan di wilayah tersebut. Saat ditemui awak media di salah satu hotel di Kota Sorong, Julian Kelly Kambu juga menjelaskan bahwa kolaborasi dengan KPK, mitra pembangunan, serta pihak terkait lainnya bertujuan untuk mengidentifikasi potensi-potensi korupsi dan gejala-gejalanya. Di Provinsi Papua Barat Daya yang baru terbentuk, menjaga hutan merupakan tantangan besar yang melibatkan keseimbangan antara perlindungan hutan dan kebutuhan masyarakat adat akan sumber daya alam.(18/02/2025)

READ  Prof Dr Sutan Nasomal Berterima Kasih Kepada Prabowo Subianto Presiden RI Terbaik Dalam Sejarah, Badai Pasti Berlalu Pasti

Julian Kelly Kambu mengungkapkan bahwa sektor kehutanan, yang menjadi salah satu isu global terkait dengan krisis iklim, polusi, dan hilangnya keanekaragaman hayati, harus dikelola dengan cermat untuk menghindari dampak buruk terhadap sektor pembangunan. Dengan luas kawasan hutan yang mencapai dua juta hektar lebih, upaya menjaga hutan dari praktik ilegal, seperti penebangan liar, menjadi fokus utama. Kolaborasi dengan pihak keamanan dan lembaga lainnya diharapkan dapat memperkuat pengawasan dan pencegahan di sektor ini.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

(Timo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI harus Waspada Reaksi Alam Sampai Bencana Hujan Mikroplastik Indonesia
Yakub F Ismail: Membaca Mens Rea: Komedi dan Kritik Sosial
Ketika Dolar Menjadi Senjata: Venezuela,Indonesia dan Pelajaran Pahit bagi Global South
Yakub F Ismail: Denda Damai: Paradigma Baru Pemberantasan Korupsi?
Netralitas Polri di Persimpangan Konstitusi:Menguji Perpol No. 10 Tahun 2025 Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi
Prajurit Menyusup Lumpur, Menyelamatkan Bangsa:TNI Semangat Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatra 2025
Yakub F Ismail: Kala Solidaritas Menembus Tapal Batas
Wilson Lalengke: Mangkir terhadap Panggilan Pengadilan, Paspampres Harus Ditarik dari Kesatuan Pengawal Jokowi
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 04:05 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI harus Waspada Reaksi Alam Sampai Bencana Hujan Mikroplastik Indonesia

Jumat, 9 Januari 2026 - 02:55 WIB

Yakub F Ismail: Membaca Mens Rea: Komedi dan Kritik Sosial

Selasa, 6 Januari 2026 - 23:06 WIB

Ketika Dolar Menjadi Senjata: Venezuela,Indonesia dan Pelajaran Pahit bagi Global South

Rabu, 31 Desember 2025 - 00:27 WIB

Yakub F Ismail: Denda Damai: Paradigma Baru Pemberantasan Korupsi?

Rabu, 17 Desember 2025 - 10:02 WIB

Netralitas Polri di Persimpangan Konstitusi:Menguji Perpol No. 10 Tahun 2025 Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi

Berita Terbaru

TNI

Pangdam III/Slw Hadiri Pelantikan DPW PPSI Jawa Barat

Sabtu, 17 Jan 2026 - 09:38 WIB