Diduga Minuman Tuak Suling Picu Keributan Hingga Penganiayaan, Polisi Temukan Dua Senjata Rakitan

- Penulis

Rabu, 5 Februari 2025 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Kuantan Singingi – Sebuah insiden keributan yang diduga dipicu oleh konsumsi minuman tuak suling terjadi di Desa Pangkalan Indarung, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, pada Minggu (26/1/2025). Kejadian ini berujung pada dugaan penganiayaan terhadap seorang pria bernama Noitoloni Hia. Tak hanya itu, saat pihak kepolisian melakukan penyelidikan, ditemukan pula dua unit senjata api rakitan sejenis gobok berisikan bahan peledak.

Menurut keterangan Noitoloni Hia, awalnya ia diundang oleh Pak Kiri untuk melihat lokasi pekerjaan. Pertemuan dijadwalkan di rumah Pak Soter Zega sekitar pukul 16.30 WIB. Saat tiba di lokasi, ia mendapati beberapa orang sedang berkumpul sambil minum tuak suling dan berkaraoke.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya diajak minum oleh mereka, dan karena menghormati, saya mencicipi sedikit. Namun, mereka terlihat sudah mabuk lebih dahulu,” ungkap Noitoloni.

Sementara itu, Mariaman Waruwu, menantu Noitoloni, mengungkapkan bahwa ia sempat mendokumentasikan kejadian tersebut sebelum meninggalkan lokasi sekitar pukul 17.00 WIB. Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 21.00 WIB, ia menerima kabar dari mertuanya bahwa telah terjadi keributan dan ia mengalami penganiayaan.

Karena khawatir, Mariaman menghubungi seorang wartawan bernama Athia, yang juga merupakan keluarga Noitoloni, untuk membantu menelusuri kejadian tersebut. Athia kemudian berupaya menghubungi Noitoloni, namun ponselnya sudah tidak aktif.

Polisi Turun ke Lokasi dan Temukan Senjata Api Rakitan

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Singingi AKP Linter Sihaloho S.H., M.H. memerintahkan personel kepolisian untuk turun ke lokasi pada Senin (27/1/2025) pagi. Dari hasil penyelidikan di rumah Pak Soter Zega, polisi menemukan dua unit senjata api rakitan yang berisikan bahan peledak menggunakan mesiu. Kedua senjata rakitan tersebut langsung diamankan sebagai barang bukti.

READ  Satgas Yonif 501/BY Sukses Pulangkan Wakil Pimpinan OPM, PJ Bupati Maybrat Apresiasi Usaha Pemulangan Ke Pelukan NKRI

Sementara itu, Noitoloni Hia secara resmi melaporkan kejadian penganiayaan dan atau pengeroyokan yang menimpanya ke Polsek Singingi dengan nomor laporan STPL/B/02/1/2025/SPKT/Polsek Singingi/Polres Kuantan Singingi/Polda Riau.

Unsur Pemaksaan Perdamaian

Noitoloni mengaku bahwa setelah kejadian, ada upaya pemaksaan perdamaian tanpa melibatkan keluarganya. Ia merasa keberatan karena kesepakatan tersebut dilakukan sepihak oleh kelompok yang diduga sebagai pelaku.

Di sisi lain, pihak terduga pelaku awalnya tidak mengakui adanya keributan, namun di lain waktu justru mengklaim telah terjadi perdamaian. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai kebenaran peristiwa tersebut.

“Awalnya mereka tidak mengakui adanya keributan, lalu mereka berbicara sudah berdamai. Mana yang benar?” ungkap Noitoloni dengan nada kesal.

Seiring dengan berjalannya proses hukum, pihak terduga pelaku disebut-sebut mulai berupaya mencari klasifikasi dan membalikkan fakta. Bahkan, beberapa di antaranya yang sebelumnya meminta maaf, kini bersedia menjadi saksi bagi pihak mereka yang telah dilaporkan.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian untuk memastikan kebenaran dan keadilan bagi para pihak yang terlibat.

(Athia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GWN Dorong UMKM Bergerak di CFD Bengkalis 2–3 Mei 2026
Percepatan Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV Capai 45 Persen
Koarmada III Gelar Upacara 17-an, Panglima TNI Tekankan Kesiapsiagaan Tinggi
Koarmada III Gelar Upacara 17-an, Panglima TNI Tekankan Kesiapsiagaan Tinggi
Organisasi BRAIN (Battra Anti Narkotika Indonesia) Dukung Program Asta Cita, BRAIN Gelar Edukasi Pencegahan Narkotika di Living Plaza Cikarang 
Kiandarat Darat Optimistis Pertahankan Gelar di Musabaqah Tilawatil Qur’an
Pelaksanaan MTQ Ke-XII SBT Dinilai Minim Persiapan hingga Kehilangan Nilai Syiar dan Dampak Ekonomi
Kodim 1802/Sorong Percepat Progres Jembatan Perintis Garuda Tahap IV
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 04:34 WIB

Percepatan Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV Capai 45 Persen

Selasa, 21 April 2026 - 04:13 WIB

Koarmada III Gelar Upacara 17-an, Panglima TNI Tekankan Kesiapsiagaan Tinggi

Selasa, 21 April 2026 - 04:09 WIB

Koarmada III Gelar Upacara 17-an, Panglima TNI Tekankan Kesiapsiagaan Tinggi

Minggu, 19 April 2026 - 14:59 WIB

Organisasi BRAIN (Battra Anti Narkotika Indonesia) Dukung Program Asta Cita, BRAIN Gelar Edukasi Pencegahan Narkotika di Living Plaza Cikarang 

Minggu, 19 April 2026 - 07:49 WIB

Kiandarat Darat Optimistis Pertahankan Gelar di Musabaqah Tilawatil Qur’an

Berita Terbaru

TNI

Kodaeral XIV Hadiri Peringatan Hari Kartini di Sorong

Selasa, 21 Apr 2026 - 14:51 WIB