Ribuan Guru Honorer Sukabumi Geruduk Gedung DPRD, Menuntut Status Paruh Waktu Menjadi Penuh Waku

- Penulis

Jumat, 31 Januari 2025 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suaararakyat.info.Sukabumi– Ribuan guru honorer Kabupaten Sukabumi menggelar aksi demonstrasi di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi pada Kamis (30/1/2025), menuntut penghapusan sistem tenaga honorer paruh waktu. Aksi damai ini dijaga ketat oleh aparat kepolisian dari Polres Sukabumi, TNI dari Kodim 0622, dan Satpol PP setempat.

Para demonstran diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, didampingi jajaran Komisi IV yang dipimpin oleh Perry Supriyadi. Setelah menyampaikan tuntutan melalui orasi, para guru honorer menerima penjelasan dari Ketua DPRD mengenai kesiapan DPRD untuk mendorong aspirasi mereka melalui sidang bersama Pemerintah Daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para guru honorer, banyak di antaranya telah mengabdi bertahun-tahun, menyatakan sistem paruh waktu mengakibatkan gaji rendah dan ketidakpastian kerja. Mereka menganggap sistem ini diskriminatif dan tidak adil mengingat kontribusi mereka dalam pendidikan.

Menurut Ketua Honorer R3 Asep R mengungkapkan, “Tuntutan utama kami adalah penghapusan sistem paruh waktu dan dimasukkannya kami ke dalam kuota pengangkatan PPPK, atau setidaknya peningkatan kesejahteraan yang signifikan.

Kami sudah bertahun-tahun mengabdi, tapi penghasilan sangat minim. Sistem paruh waktu ini memberatkan kami.” Ia menambahkan kekecewaan atas janji Pemda yang belum sepenuhnya terlaksana terkait pengangkatan PPPK, terutama dengan adanya sistem paruh waktu yang tidak diterapkan di daerah lain.

Selanjutnya Pada Aksi Orasi ada Oknum DPRD yang menunjuk sambil berdiri kepada Korlap Aksi Damai, sempat di soraki oleh Para Masa Aksi, padahal Wakil Rakyat Harusnya Pro terhadap Rakyat, terutama Para Gurunya, tidak akan ada pejabat tanpa seorang guru, seharusnya memperlihatkan Adab dan panutan bagi masyarakatnya.ungkapnya

Selanjutnya menurut Korlap Aksi Deril menuturkan Bahwa Kami akan berjuang menuntut hak dan minta kejelasan R3, Jika kalau tidak dikabulkan kalau perlu kami bermalam dan menguasai Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi,” tegas Deril

READ  Gapersus Gelar Munajat Kedua: Doa Bersama Demi Keberkahan Kabupaten Bogor

Adapun Tuntutan kamibdalam aksi yang didominasi oleh guru honorer kategori R3 ini menyuarakan :

Perubahan Status Honorer R3: Mereka menuntut agar status mereka diubah dari paruh waktu menjadi penuh waktu, dengan hak dan fasilitas yang setara dengan ASN PPPK lainnya.

Kemudahan dalam Proses Pemberkasan: Mereka meminta agar tahapan pemberkasan bagi calon ASN PPPK tidak dipersulit dan menghilangkan prosedur yang berbelit-belit.

Pembukaan Formasi PPPK yang Lebih Luas: Mereka mendesak pemerintah daerah untuk membuka formasi ASN PPPK sebanyak mungkin, disesuaikan dengan jumlah honorer yang ada, dengan mempertimbangkan masa kerja dan usia sebagai prioritas utama.

Pengangkatan Seluruh Guru Honorer R3 sebagai ASN PPPK Penuh Waktu: Mereka menegaskan bahwa pengangkatan seluruh honorer menjadi ASN PPPK penuh waktu adalah harga mati dan tidak boleh ada honorer yang tertinggal dalam proses seleksi PPPK.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menyambut baik aksi unjuk rasa ini dan berjanji akan menyampaikan aspirasi para guru honorer kepada pihak terkait. Ia juga mengundang 30 orang perwakilan dari massa aksi untuk berdiskusi di dalam gedung DPRD.

Dan Kami Minta DPRD Kabupaten Sukabumi, Khususnya Komisi IV Harus mengawal tahapan tahapan pengajuan Di RADP perubahan 2024 sesuai komitmen yang telah disepakati, dan mengevaluasi Dinas Pendidikan dalam Segi pelayanan dan pendataan Guru Honorer Yang Masa Kerja atau Pengabdiannya prioritas kan yang lama.ungkap Asep.

 

(Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivis Desak Kapolri Listyo Sigit Prabowo Copot Oknum Kanit Reskrim Polsek Benai, yang Diduga Terlibat Tangkap Lepas Serta Pemerasan
Peringati HUT ke-15, GRIB Jaya Meranti Gelar Reboisasi Mangrove dan Bansos untuk Warga Pesisir
TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari, Bangkitkan Jiwa Kebersamaan Anak-Anak Ikut Gotong-royong Bangun Kampung
Semangat Gotong Royong Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari, Kebut Pembangunan Cor Jalan Warga Kampung Tanah Rubuh
TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari, Jadi Bukti Nyata Soliditas TNI-Polri dan Rakyat Kompak Bangun Kampung Tanah Rubuh
Kodaeral XIV Sorong Gelar Persami Korps Kadet Republik Indonesia Gelombang V
Pangdam XVIII/Kasuari Pimpin Miyajgema Tokoh Lintas Sektoral Papua Barat : Perkuat Persatuan dan Sinergi Daerah
Penampungan Bak Air Bersih Capai Tahap Pengecoran Beton, Progres Signifikan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 15:21 WIB

Aktivis Desak Kapolri Listyo Sigit Prabowo Copot Oknum Kanit Reskrim Polsek Benai, yang Diduga Terlibat Tangkap Lepas Serta Pemerasan

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:54 WIB

Peringati HUT ke-15, GRIB Jaya Meranti Gelar Reboisasi Mangrove dan Bansos untuk Warga Pesisir

Minggu, 10 Mei 2026 - 04:55 WIB

TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari, Bangkitkan Jiwa Kebersamaan Anak-Anak Ikut Gotong-royong Bangun Kampung

Minggu, 10 Mei 2026 - 04:53 WIB

Semangat Gotong Royong Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari, Kebut Pembangunan Cor Jalan Warga Kampung Tanah Rubuh

Minggu, 10 Mei 2026 - 04:51 WIB

TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari, Jadi Bukti Nyata Soliditas TNI-Polri dan Rakyat Kompak Bangun Kampung Tanah Rubuh

Berita Terbaru

Kepala Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional (BGN), Khairul Hidayati, dalam kegiatan kuliah pakar yang diselenggarakan Universitas Pertahanan (Unhan) secara daring pada Jumat (8/5) dengan tema Penguatan Ketahanan Pangan Nasional melalui Inovasi Teknologi, Kebijakan Gizi dan Keamanan Pangan dalam Mendukung Keamanan Nasional.

Badan Gizi Nasional

BGN Tekankan Peran Komunikasi Publik Dalam Keberhasilan Program MBG

Senin, 11 Mei 2026 - 12:39 WIB