Suararakyat.info.Sukabumi-Menanggapi isu dugaan pungutan liar (pungli) dalam program pembukaan rekening siswa PAUD yang difasilitasi oleh Persatuan Orang Tua Peserta Didik Seluruh Sukabumi (POPDIKSI), Ketua POPDIKSI, Ujang Suherman, S.Pd, memberikan penjelasan rinci terkait penggunaan biaya sebesar Rp10.000 yang dibebankan kepada orang tua siswa.
Menurut Ujang, biaya tersebut dibagi menjadi dua alokasi utama:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rp5.000 untuk setoran awal pembukaan rekening “Setoran ini langsung dititipkan sebagai saldo awal dalam rekening siswa dan merupakan kebijakan standar dari pihak bank yang bekerja sama dengan program ini,” jelasnya.Selasa 21/01/2025
Rp5.000 untuk akomodasi dan kegiatan pendukung Biaya ini digunakan untuk beberapa keperluan, seperti:
Penyusunan data siswa yang akan membuka rekening.
Perencanaan kunjungan siswa ke bank untuk pembukaan rekening secara langsung.
Pelaksanaan acara gebyar pembukaan rekening secara serentak, yang juga menjadi ajang edukasi literasi keuangan bagi anak-anak dan orang tua.

“Program ini tidak hanya membuka rekening, tetapi juga mengedukasi anak-anak dan orang tua tentang pentingnya menabung dan literasi keuangan. Semua dilakukan secara transparan dan terencana,” ungkap Ujang Suherman.
Dinas Pendidikan Mendukung Program Literasi Keuangan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang, menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya mendukung literasi keuangan di kalangan siswa sejak dini. Ia juga menegaskan bahwa setiap alokasi biaya telah disampaikan secara terbuka kepada orang tua.
“Kami memastikan bahwa kegiatan ini berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku. Tidak ada paksaan, dan semua dilakukan untuk mendukung pengelolaan keuangan anak sejak dini,” ujar Eka Nandang.
Transparansi dan Evaluasi Dinas Pendidikan dan POPDIKSI menegaskan bahwa mereka terbuka terhadap masukan dan kritik dari masyarakat untuk meningkatkan program ini di masa mendatang. Jika ada pihak yang merasa keberatan atau dirugikan, Dinas Pendidikan menyediakan kanal pengaduan resmi untuk menyampaikan keluhan.
Dengan klarifikasi ini, diharapkan masyarakat memahami tujuan program dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak benar. Program pembukaan rekening siswa PAUD menjadi langkah awal dalam menanamkan budaya menabung dan pengelolaan keuangan yang baik.
(Hil)














