Miris.!! Oknum Personil Polres Bungo Diduga Terlibat Bisnis Kebun Secara Bagi Hasil dan Mengancam Anak Pemilik Lahan

- Penulis

Selasa, 1 April 2025 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Bungo- Seorang personil Polres Bungo, Dedi Sulaiman, diduga terlibat dalam bisnis pengelolaan kebun secara bagi hasil dengan cara yang dinilai tidak transparan. Tak hanya itu, ia juga dituduh mengancam akan menembak M. Putra, anak dari pemilik lahan kebun yang kini menjadi sengketa.(1/4/2025)

M. Putra, yang merupakan ahli waris dari kedua orang tuanya, Syamsuir dan Ermawati, mengungkapkan bahwa kebun keluarganya yang terletak di Kelurahan Sepunggur, Kecamatan Bathin II Babeko, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, telah dikelola oleh Dedi Sulaiman. Menurut Putra, perjanjian kerja sama yang dibuat antara ibunya, adiknya, dan Dedi Sulaiman sejak awal sudah menyimpan banyak kejanggalan.

Kronologi Sengketa

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

M. Putra menjelaskan bahwa kebun tersebut awalnya merupakan lahan yang sudah ditanami pohon karet dan memiliki sertifikat kepemilikan atas nama ayahnya, Syamsuir, serta kakaknya, Armaini. Namun, setelah kedua orang tuanya berpisah, ibunya dan adiknya, M. Nurul Hidayat, setuju untuk melakukan kerja sama bagi hasil dengan Dedi Sulaiman dalam penanaman kelapa sawit di atas lahan seluas 16 hektare.

“Saat perjanjian dibuat, ayah saya masih hidup, dan kakak saya pun masih ada. Namun, dalam perjanjian tersebut, nama kakak saya dicantumkan tanpa sepengetahuan dan tanda tangannya. Ini jelas menyalahi aturan,” ujar Putra.

Menurutnya, sejak awal pelaksanaan perjanjian tersebut banyak hal yang tidak sesuai dengan kesepakatan. Setelah berbagai upaya mediasi yang dilakukan oleh Putra tidak membuahkan hasil, ia akhirnya memanen hasil kebun tersebut dengan keyakinan bahwa ia memiliki hak atas lahan tersebut. Namun, tindakan ini justru berujung pada ancaman dari Dedi Sulaiman.

“Dia dengan tegas mengatakan akan menembak saya. Apakah seperti ini seharusnya sikap seorang polisi? Harusnya dia menepati janji dan menerima kritik, apalagi dalam perjanjian itu disebutkan jika ada masalah harus dimusyawarahkan kembali,” tegas Putra dengan nada kesal.

READ  Dugaan Modus Bantuan Fiktif, Nelayan Sukabumi Tertipu Puluhan Juta oleh Oknum Kades

Pernyataan Dedi Sulaiman

Saat dikonfirmasi oleh wartawan pada Sabtu, 29 Maret 2025, Dedi Sulaiman membenarkan bahwa dirinya bertugas di Polres Bungo dan menjelaskan bahwa seluruh biaya pengelolaan kebun tersebut berasal dari dirinya.

“Bagaimana bisa saya dikatakan salah? Ibu Ermawati sendiri yang menjamin dan bertanggung jawab terhadap keluarganya dalam perjanjian tersebut. Semua modal berasal dari saya, tetapi sekarang mereka malah melakukan panen sendiri. Ini jelas pelanggaran terhadap perjanjian yang sudah kami buat,” ujar Dedi Sulaiman sembari menunjukkan dokumen perjanjian.

Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Kasus ini memunculkan pertanyaan terkait dugaan penyalahgunaan wewenang oleh seorang anggota kepolisian yang terlibat dalam bisnis bagi hasil di luar tugasnya sebagai aparat penegak hukum. Ancaman yang diduga dilontarkan kepada M. Putra semakin menambah kontroversi kasus ini.

Beberapa pihak menilai bahwa permasalahan ini harus segera diselesaikan melalui jalur hukum agar tidak semakin berlarut-larut. M. Putra sendiri berencana untuk melaporkan kasus ini ke pihak berwenang guna mendapatkan keadilan atas haknya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Polres Bungo terkait dugaan keterlibatan salah satu personelnya dalam kasus ini. Masyarakat berharap ada tindakan tegas dari pihak kepolisian terhadap anggotanya yang diduga melakukan tindakan intimidasi dan penyalahgunaan wewenang.

Kasus ini masih terus berkembang, dan masyarakat menantikan tindak lanjut dari pihak berwenang dalam menangani sengketa ini secara adil dan transparan.

 

(Athia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Forum Lintas Suku OAP Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian Jelang 1 Juli 2026 Di Papua Barat Daya
Cabang Mata Lomba Khat MTQ ke-XXXI Tingkat Provinsi Maluku, Kafilah SBB Masuk Final
Kawendra Lukistian: OTT Global Harus Punya Kontribusi Lebih Adil Bagi Indonesia
Ketua Komisi VI DPR Dorong Pemerintah Regulasi OTT: Ini Masalah Merah Putih!
Sekretaris PKC PMII Riau Supriadi Desak Copot Kapolda Riau, Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Massa Aksi Cipayung Plus
DPC ASWIN Kepulauan Meranti Resmi Daftarkan Kepengurusan ke Kesbangpol
Kejari Bengkalis Petakan 98 Dapur SPPG, Awasi Program Makan Bergizi Gratis
Dinas DLH Gerak Cepat Tindaklanjuti Viralnya Pemberitaan Media Online Terkait keluhan warga Bayah
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:26 WIB

Forum Lintas Suku OAP Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian Jelang 1 Juli 2026 Di Papua Barat Daya

Jumat, 26 Juni 2026 - 02:02 WIB

Cabang Mata Lomba Khat MTQ ke-XXXI Tingkat Provinsi Maluku, Kafilah SBB Masuk Final

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:50 WIB

Kawendra Lukistian: OTT Global Harus Punya Kontribusi Lebih Adil Bagi Indonesia

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:33 WIB

Ketua Komisi VI DPR Dorong Pemerintah Regulasi OTT: Ini Masalah Merah Putih!

Kamis, 25 Juni 2026 - 03:34 WIB

Sekretaris PKC PMII Riau Supriadi Desak Copot Kapolda Riau, Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Massa Aksi Cipayung Plus

Berita Terbaru