Kota Sorong Papua Barat Daya – Para kepala suku yang tergabung dalam Forum Lintas Suku Orang Asli Papua (OAP) Provinsi Papua Barat Daya menegaskan komitmen bersama untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif menjelang 1 Juli 2026.
Komitmen itu menjadi wujud tanggung jawab moral para tokoh adat dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai kebersamaan, serta menciptakan suasana damai di seluruh wilayah Sorong Raya.
Pernyataan itu disampaikan Ketua Forum Lintas Suku OAP Papua Barat Daya, Buce Ijie, didampingi para kepala suku Orang Asli Papua, dalam keterangan pers kepada awak media, Jumat (26/6/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Buce Ijie mengajak seluruh tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh lapisan masyarakat agar terus mengedepankan semangat persaudaraan serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi maupun ajakan yang berpotensi memicu gangguan keamanan.
“Jangan mudah terpengaruh oleh isu maupun ajakan yang dapat memecah belah persatuan. Mari kita selesaikan setiap persoalan melalui musyawarah, dialog, dan pendekatan yang bijaksana demi menjaga kedamaian di Papua Barat Daya,” ujarnya.
Menurut Buce, keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas daerah agar aktivitas sosial, pemerintahan, pendidikan, maupun perekonomian dapat berjalan dengan baik.
Selain mengajak masyarakat menjaga kondusivitas wilayah, Forum Lintas Suku OAP juga mendorong penguatan pembinaan generasi muda melalui berbagai kegiatan positif yang mampu menanamkan nilai-nilai adat, memperkuat karakter, serta meningkatkan rasa cinta terhadap tanah Papua.
Forum juga mengingatkan pentingnya upaya bersama dalam menekan penyalahgunaan minuman keras yang selama ini masih menjadi salah satu faktor penyebab berbagai gangguan keamanan di sejumlah wilayah, Pencegahan terhadap peredaran dan konsumsi minuman keras dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis.
Forum Lintas Suku OAP berharap seluruh masyarakat Papua Barat Daya terus menjaga persatuan, saling menghormati, serta aktif berpartisipasi dalam memelihara keamanan di lingkungan masing-masing.
“Dengan semangat persaudaraan, gotong royong, dan kebersamaan, kami optimistis Papua Barat Daya akan tetap aman, damai, dan kondusif menjelang 1 Juli 2026 sehingga seluruh aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan lancar,” tutup Buce Ijie.
Penulis : Leonardo Alfredo Kara
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Suara Rakyat Info














