Aksi Damai 10 Ribu Relawan SPPG se- Sukabumi, Kritik Narasi Sepihak terhadap Program MBG

- Penulis

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT || SUKABUMI— Ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Makan Bergizi Gratis (MBG) se-Sukabumi Raya menggelar aksi damai di Lapang Merdeka hingga depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Rabu (24/6/2026).

Aksi yang diwarnai doa bersama dan istigosah tersebut menjadi bentuk dukungan masyarakat agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus berlanjut. Massa yang didominasi pakaian serba putih mulai berkumpul sejak pagi hari.

Sebelum aksi dimulai, peserta mengikuti senam pagi dan istigosah bersama di Lapang Merdeka. Sekitar pukul 10.40 WIB, massa kemudian melakukan long march menuju Gedung DPRD Kota Sukabumi sambil membawa spanduk, poster, serta berbagai alat peraga berisi pesan dukungan terhadap program unggulan nasional tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator aksi, Yandra Utama Santosa, mengatakan jumlah massa yang hadir mencapai sekitar 10.000 orang dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari petani, nelayan, pemasok bahan pangan, relawan MBG, hingga masyarakat umum yang merasakan langsung manfaat program tersebut.

“Alhamdulillah, aksi ini diawali dengan senam pagi dan istigosah bersama. Hari ini ribuan massa hadir untuk menyampaikan aspirasi secara tertib. Ini merupakan bentuk dukungan agar program MBG tetap berlanjut, karena sejalan dengan amanat konstitusi dalam melindungi rakyat, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi,” ujar Yandra.

Menurut dia, program MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi anak-anak, tetapi juga memicu pergerakan ekonomi masyarakat. Kehadiran dapur-dapur MBG dinilai mampu membuka lapangan kerja serta memperkuat rantai pasok dari sektor pertanian hingga perikanan.

“Dampaknya sangat terasa. Dapur MBG tumbuh, ekonomi bergerak, pengangguran berkurang, serta petani dan pemasok terbantu. Ini bukan sekadar soal makan gratis, melainkan tentang ekosistem ekonomi yang ikut berjalan,” katanya.

READ  Warga dan Pemerintah Desa Kertaraharja Kompak Gotong Royong Lebarkan Jalan Akses Utama Menuju Pabrik GSI, Harapkan Bantuan CSR untuk Percepatan Pembangunan

Yandra juga menyoroti munculnya opini negatif yang dinilai terlalu menonjolkan persoalan teknis atau ulah oknum, sementara manfaat besar program tersebut kurang mendapat perhatian.

“Jangan hanya kesalahan yang dipersepsikan, tetapi lihat juga kebaikan dan manfaat besar yang dirasakan masyarakat. Dukungan mayoritas masyarakat terhadap program ini nyata,” ucapnya.

Sementara itu, penanggung jawab aksi, M. Rafi’i Nasution, membantah isu yang menyebut peserta aksi dibayar. Ia menegaskan seluruh peserta hadir atas dasar kesadaran dan kepedulian terhadap keberlanjutan program MBG.

“Jika ada isu massa dibayar, itu bukan di sini. Kami pastikan masyarakat Sukabumi Raya hadir dengan kesadaran sendiri. Bahkan ada peserta dari luar daerah yang turut bergabung karena peduli terhadap program ini,” katanya.

Rafi’i menambahkan, program MBG memberikan dampak ekonomi yang luas bagi berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pengemudi ojek, petani, nelayan, hingga pemasok bahan pangan.

“Semua merasakan manfaatnya. Tukang ojek mendapatkan penghasilan, petani dan nelayan memiliki pasar, serta pemasok tetap bergerak. Yang menjadi persoalan adalah oknum yang melakukan penyimpangan, bukan programnya,” ujarnya.

Aspirasi ribuan massa tersebut diterima oleh Sekretaris DPRD Kota Sukabumi, Asep Koswara, bersama Ketua Komisi III Bambang Hermawan. DPRD menyatakan siap menampung dan meneruskan aspirasi masyarakat terkait keberlanjutan program MBG.

“Kami menerima dan menampung aspirasi masyarakat. Program MBG menjadi perhatian bersama dan aspirasi ini akan kami sampaikan sesuai mekanisme yang berlaku,” kata Asep.

Penulis : Prima RK

Editor : Redaksi

Sumber Berita: SUARARAKYAT.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPD Tani Merdeka Sukabumi Tegaskan MBG Penopang Petani, Serukan Aksi Damai Bermartabat
Tolak Moratorium Dapur MBG, Relawan SPPG Mutiara Pelabuhanratu 1 Desak BGN Tinjau Ulang Kebijakan
Dessy Ratnasari Apresiasi PAUDQU Al-Kahfi Kebonpedes, Tekankan Peran Orang Tua dalam Pendidikan Al-Qur’an Sejak Dini
Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi
Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan
Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan
Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim
Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:02 WIB

Aksi Damai 10 Ribu Relawan SPPG se- Sukabumi, Kritik Narasi Sepihak terhadap Program MBG

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:13 WIB

Ketua DPD Tani Merdeka Sukabumi Tegaskan MBG Penopang Petani, Serukan Aksi Damai Bermartabat

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:43 WIB

Tolak Moratorium Dapur MBG, Relawan SPPG Mutiara Pelabuhanratu 1 Desak BGN Tinjau Ulang Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:09 WIB

Dessy Ratnasari Apresiasi PAUDQU Al-Kahfi Kebonpedes, Tekankan Peran Orang Tua dalam Pendidikan Al-Qur’an Sejak Dini

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:40 WIB

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi

Berita Terbaru