SPBU Dekat Danau Raja Rengat Diduga “Tembak” Menggunakan Jeriken, Masyarakat Mengeluh Harus Gunakan Barcode

- Penulis

Jumat, 10 Januari 2025 - 23:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Rengat – Sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di dekat kawasan Danau Raja, Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, SPBU tersebut diduga melakukan praktik pengisian bahan bakar menggunakan jeriken atau “tembak gelen,” sementara masyarakat umum diharuskan membeli dengan sistem barcode.

Keluhan ini disampaikan oleh sejumlah warga yang merasa dipersulit oleh aturan pembelian menggunakan barcode, sedangkan jeriken diduga dilayani tanpa prosedur yang semestinya. Hal ini menimbulkan ketidakadilan di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan BBM secara mendesak namun terkendala sistem tersebut.

“Kenapa masyarakat harus pakai barcode, sementara ada yang pakai jeriken bisa dilayani? Ini sangat tidak adil,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.Rabu 08/01/2025

Praktik “tembak gelen” di SPBU memang sering menjadi masalah, terutama karena dapat memicu kelangkaan bahan bakar yang seharusnya tersedia untuk masyarakat. Jika dibiarkan, hal ini juga dapat mengganggu distribusi BBM yang tepat sasaran.

Masyarakat berharap pihak berwenang, baik dari pemerintah daerah maupun Pertamina, segera turun tangan untuk menyelesaikan persoalan ini. Pengawasan terhadap SPBU yang melakukan pelanggaran harus diperketat agar tidak ada pihak yang dirugikan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pengelola SPBU maupun instansi terkait. Masyarakat berharap adanya kejelasan dan tindakan tegas atas dugaan penyalahgunaan tersebut.

(Syahwani)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Pakenjeng kembali menjadi sorotan publik
Usai Janji Menikahi, Pria Berinisial URI Asal Nyalindung Disebut Menghindar Setelah Kekasihnya Hamil
DPP ASWIN Gelar Forum Zoom Nasional Investigasi, Dorong Jurnalisme Berkualitas
Aksi Pencurian Terekam CCTV, SDN 4 Karangtengah Cibadak Dibobol Maling pada Malam Hari
KNPI Kota Sukabumi Tegaskan Keterlibatan dalam Aksi Forum RT/RW, Tantan Sutandi: Logo Dicantumkan Atas Izin Resmi
BREAKING NEWS: Polres Raja Ampat Bersama Tim Gabungan Evakuasi Jenazah Laki-laki Tanpa Identitas di Perairan Waipun
Hujan Deras dan Drainase Buruk Picu Longsor di Perum Griya Bojongkokosan Asri, Warga Cemas Ancaman Susulan
Desakan FORWACIB Menguat, Dugaan Kejanggalan Kredit Rp2 Miliar Seret Nama Legislator Kota Sukabumi
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:09 WIB

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Pakenjeng kembali menjadi sorotan publik

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:45 WIB

Usai Janji Menikahi, Pria Berinisial URI Asal Nyalindung Disebut Menghindar Setelah Kekasihnya Hamil

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:58 WIB

DPP ASWIN Gelar Forum Zoom Nasional Investigasi, Dorong Jurnalisme Berkualitas

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:18 WIB

Aksi Pencurian Terekam CCTV, SDN 4 Karangtengah Cibadak Dibobol Maling pada Malam Hari

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:22 WIB

KNPI Kota Sukabumi Tegaskan Keterlibatan dalam Aksi Forum RT/RW, Tantan Sutandi: Logo Dicantumkan Atas Izin Resmi

Berita Terbaru

Kabupaten Kepulauan Meranti

Hari bayangkara ke 80 kampung tangguh anti narkoba banglas barat di nilai polda riau

Rabu, 24 Jun 2026 - 14:11 WIB