Tragis di Kebun Bambu,Diduga Seorang Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Meninggal Tertimpa Pohon

- Penulis

Senin, 23 Maret 2026 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info || SUKABUMI – Warga Kampung Lebakmuncang, Desa Pabuaran, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat laki-laki di area kebun bambu pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Korban diketahui bernama Saep (74), seorang petani yang tinggal seorang diri di kediamannya.

Informasi awal diterima oleh Petugas P2BK Kecamatan Pabuaran setelah warga melaporkan adanya temuan jasad dalam kondisi mengenaskan. Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, korban ditemukan dalam posisi tertimpa batang bambu yang diduga ditebangnya sendiri.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Ruslan (46), yang merupakan tetangga korban. Ia mengaku mulai curiga karena sejak Sabtu malam lampu rumah korban terlihat padam dan tidak ada aktivitas seperti biasanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekitar pukul 10.00 WIB saya bermaksud bersilaturahmi ke rumah almarhum untuk memastikan keadaannya. Namun saat tiba di rumah, beliau tidak ada. Saya kemudian berinisiatif mencarinya ke ladang,” ungkap Ruslan.

Pencarian tersebut berujung pada penemuan korban di kebun bambu miliknya. Saat ditemukan, kondisi korban sudah tertimpa pohon bambu dan tubuhnya telah dipenuhi belatung, yang mengindikasikan bahwa korban telah meninggal dunia sejak beberapa hari sebelumnya.

Warga kemudian beramai-ramai mendatangi lokasi dan melaporkan kejadian tersebut kepada aparat setempat. Petugas gabungan dari berbagai unsur langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Adapun pihak yang terlibat dalam penanganan kejadian ini antara lain Kapospol Pabuaran beserta anggota, tim dari Puskesmas Pabuaran, P2BK Kecamatan Pabuaran, Kepala Desa beserta perangkat desa, serta anggota Satpol PP.

READ  [BREAKING NEWS] Akses Jalan ke Kampung Gunung Rompang, Desa Loji, Simpenan Terputus Akibat Longsor

Hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban diduga meninggal dunia akibat kecelakaan saat menebang bambu, di mana batang bambu tersebut roboh dan menimpanya.

“Dari kondisi jasad, diperkirakan korban sudah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum ditemukan,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Proses evakuasi pun dilakukan oleh petugas bersama warga setempat dengan penuh kehati-hatian. Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Diketahui, korban selama ini hidup seorang diri setelah istrinya meninggal dunia, sementara anaknya berada di luar kota. Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai takdir dan menolak dilakukannya autopsi terhadap jenazah korban.

“Keluarga sudah membuat surat pernyataan penolakan autopsi dan menghendaki almarhum segera dimakamkan di pemakaman keluarga yang tidak jauh dari rumahnya,” tambah petugas.

Sebagai tindak lanjut, P2BK Kecamatan Pabuaran telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk perangkat desa, kecamatan, unsur TNI-Polri, Satpol PP, serta pihak puskesmas guna memastikan penanganan berjalan lancar.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan dalam bekerja, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas di area kebun atau ladang dengan risiko tinggi. Selain itu, perhatian terhadap warga lanjut usia yang tinggal seorang diri juga menjadi hal yang perlu ditingkatkan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BREAKING NEWS: Polres Raja Ampat Bersama Tim Gabungan Evakuasi Jenazah Laki-laki Tanpa Identitas di Perairan Waipun
Hujan Deras dan Drainase Buruk Picu Longsor di Perum Griya Bojongkokosan Asri, Warga Cemas Ancaman Susulan
Desakan FORWACIB Menguat, Dugaan Kejanggalan Kredit Rp2 Miliar Seret Nama Legislator Kota Sukabumi
Kepala Dinas atau Juru Lempar Jawaban?  MIO Sukabumi Raya Soroti Dugaan Mandulnya Pengawasan di Dinas PU Kabupaten Sukabumi
Air Bersih Tak Pernah Mengalir, Warga Sukasirna Desak KPK Turun Periksa Program Hibah MBR dan SL Mandiri PDAM Sukabumi
Kapolsek Kalibunder Pastikan Penanganan Kasus Pria Ditemukan Meninggal di Alfamart Dilakukan Sesuai Prosedur
SIMPUL Sukabumi Gelar Aksi Damai, Soroti Mangkraknya Pembangunan RSB Bebeza dan Transparansi Dana Umat di BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Jalan Kabupaten Terabaikan, Warga Jampang Tengah Tandu Pasien 10 Km Demi Akses Layanan Kesehatan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:56 WIB

BREAKING NEWS: Polres Raja Ampat Bersama Tim Gabungan Evakuasi Jenazah Laki-laki Tanpa Identitas di Perairan Waipun

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:45 WIB

Hujan Deras dan Drainase Buruk Picu Longsor di Perum Griya Bojongkokosan Asri, Warga Cemas Ancaman Susulan

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:54 WIB

Desakan FORWACIB Menguat, Dugaan Kejanggalan Kredit Rp2 Miliar Seret Nama Legislator Kota Sukabumi

Senin, 11 Mei 2026 - 14:31 WIB

Kepala Dinas atau Juru Lempar Jawaban?  MIO Sukabumi Raya Soroti Dugaan Mandulnya Pengawasan di Dinas PU Kabupaten Sukabumi

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:16 WIB

Air Bersih Tak Pernah Mengalir, Warga Sukasirna Desak KPK Turun Periksa Program Hibah MBR dan SL Mandiri PDAM Sukabumi

Berita Terbaru