Program ATENSI Kemensos Sentuh 434 Penerima Manfaat di Bekasi, Total Bantuan Rp 776 Juta

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info || BEKASI – Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan sosial terpadu senilai Rp 776.360.500 di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Program ini menyasar sekitar 434 penerima manfaat dari berbagai kelompok rentan yang selama ini belum tersentuh program pembangunan.

Penyaluran bantuan tersebut ditinjau langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf di RS Bhakti Husada Cikarang, Rabu (25/2/2026). Dalam keterangannya, Saifullah Yusuf menyebut bantuan ini diperuntukkan bagi keluarga kurang mampu yang belum tersentuh program pembangunan atau yang disebut sebagai the invisible people.

“Bakti sosial ini ditujukan kepada keluarga-keluarga penerima manfaat yang memerlukan bantuan dari pemerintah. Banyak di antara mereka yang belum tersentuh program pembangunan,” ujarnya.(25/2/2026)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kelompok tersebut merupakan masyarakat yang tertinggal, kurang beruntung, bahkan belum terdata secara optimal sehingga membutuhkan perhatian khusus dari negara.

Program Penyaluran Terpadu Asistensi Rehabilitasi Sosial ini mencakup berbagai bentuk bantuan, antara lain operasi katarak bagi 41 penerima manfaat, khitanan massal untuk 10 anak, alat bantu disabilitas bagi 27 orang, pemeriksaan kesehatan, bantuan kewirausahaan untuk 39 penerima manfaat, paket nutrisi dan perlengkapan kebersihan, serta bantuan sarana dapur, kamar, dan perlengkapan sekolah.

Kegiatan dilaksanakan di tiga lokasi, yakni RS Bhakti Husada Cikarang, Desa Sukamanah, dan Desa Sukaasih, Kabupaten Bekasi. Selain itu, Kemensos juga memberikan dukungan bagi keluarga yang kesulitan menebus ijazah sekolah serta bantuan pemberdayaan ekonomi bagi warga yang ingin meningkatkan usaha.

READ  376 Warga Binaan Lapas Sorong Terima Remisi Saat HUT ke-80 RI, 20 Orang Langsung Bebas

Saifullah Yusuf menegaskan program ini merupakan bagian dari mandat Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan kelompok rentan benar-benar mendapat perhatian. Ia juga mendorong sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pihak swasta, serta lembaga filantropi agar penanganan keluarga rentan dapat berjalan lebih luas dan tepat sasaran.

Kegiatan serupa, lanjutnya, akan digelar di berbagai daerah lain. “Besok di Alor bersama Yayasan Pundi Amal kami akan melakukan operasi katarak dengan jumlah penerima manfaat lebih dari 400 orang,” pungkasnya.

Salah satu penerima manfaat, Romih (53), mengaku bersyukur setelah menjalani operasi katarak gratis. Ia sebelumnya tidak dapat melihat dengan jelas selama tiga bulan terakhir. “Hari ini enak, sudah tidak sakit. Mata emak sudah lama tidak bisa melihat. Alhamdulillah ini ada bantuan,” tuturnya.

Program bantuan sosial Kemensos di Kabupaten Bekasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat rentan, sekaligus memperluas akses layanan kesehatan dan pemberdayaan ekonomi.

Penulis : Haris Pranatha

Editor : Red

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keluarga Besar Osok Kabanolo Palang TPA Sorong, Tuntut Pengukuran Ulang Dan Kesepakatan Tertulis
Diduga Settingan Karena Tidak Dibacakan, Rapat Paripurna LKPJ DPR Kota Sorong Menuai Kritik Tajam
Pemprov Papua Barat Daya Gelar FGD, Perkuat Komitmen Lindungi Hutan dan Laut
Imigrasi Sukabumi Perketat Pengawasan TKA di Sektor Tambang, Timpora Libatkan Kecamatan hingga KUA untuk Jaga Stabilitas dan Kelestarian Lingkungan
Pemkot Sorong Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Sosial Melalui FGD Perencanaan Kontigensi Bersama ADRA Indonesia
Bunda PAUD Papua Barat Daya Komitmen Dorong Akses Pendidikan Prasekola untuk Seluruh Anak Usia Dini
Sepihak Pasang Tanda Jual Cepat, Oknum Pegawai Bank BRI Diduga Intimidasi Nasabah.
Forkopimcam Parungkuda Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional, Usung Tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Bangsa dan Negara”
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 09:43 WIB

Keluarga Besar Osok Kabanolo Palang TPA Sorong, Tuntut Pengukuran Ulang Dan Kesepakatan Tertulis

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:36 WIB

Diduga Settingan Karena Tidak Dibacakan, Rapat Paripurna LKPJ DPR Kota Sorong Menuai Kritik Tajam

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:45 WIB

Pemprov Papua Barat Daya Gelar FGD, Perkuat Komitmen Lindungi Hutan dan Laut

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:10 WIB

Imigrasi Sukabumi Perketat Pengawasan TKA di Sektor Tambang, Timpora Libatkan Kecamatan hingga KUA untuk Jaga Stabilitas dan Kelestarian Lingkungan

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:04 WIB

Pemkot Sorong Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Sosial Melalui FGD Perencanaan Kontigensi Bersama ADRA Indonesia

Berita Terbaru

Uncategorized

Rupiah Melemah, Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:14 WIB