BPBD Kabupaten Bekasi Imbau Warga Waspadai Puncak Musim Hujan hingga Januari

- Penulis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 03:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Transparent umbrella under heavy rain against water drops splash background. Rainy weather concept.

i

Transparent umbrella under heavy rain against water drops splash background. Rainy weather concept.

SUARARAKYAT.info|| Bekasi-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seiring puncak musim hujan yang diperkirakan masih berlangsung hingga Januari.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, H. Muchlis, menyusul masih ditemukannya sejumlah titik banjir di beberapa wilayah Kabupaten Bekasi.

Menurut Muchlis, berdasarkan informasi perakhiran cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), intensitas hujan dengan curah tinggi terjadi sejak akhir Desember dan diprediksi berlanjut hingga Januari. Kondisi ini berpotensi memicu banjir, terutama di wilayah rawan seperti daerah bantaran sungai dan dataran rendah.

“Upaya mitigasi sudah kami lakukan dengan menyampaikan informasi kepada masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan. Kami juga mengimbau warga untuk bersiap melakukan evakuasi mandiri apabila kondisi banjir memburuk,” ujar Muchlis.(17/1/2026)

BPBD Kabupaten Bekasi terus berkoordinasi dengan pihak terkait serta memantau perkembangan cuaca dan kondisi lapangan guna meminimalisir risiko dan dampak bencana terhadap masyarakat.

Penulis : Haris Pranatha

Editor : Red

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergitas TNI-Polri Menguat, Forkopimda Kota Bandung Gelar Olahraga Bersama Sambut Hari K3 Sedunia
Lima Tahun Terlantar Tanpa Penanganan, Noval Warga Parakansalak Diduga Alami Gangguan Jiwa di Tengah Pusat Pemerintahan, Pemdes dan Puskesmas Disorot 
Tradisi yang Tak Lekang Waktu: Menyusuri Kehidupan dan Kearifan Lokal Kampung Naga di Tasikmalaya
Gelap Berkepanjangan di Jalur Parungkuda–Pakuwon, Warga Desak Perbaikan PJU dan Tambahan Lampu Baru
Banjir Limpahan Proyek Tol Bocimi Rendam Sawah Warga di Nagrak, Suara Protes Warga Menguat
SOP Mengalahkan Kemanusiaan, Dugaan Pelayanan RS Betha Medika Cisaat Picu Kemarahan Keluarga Pasien
MIO Desak Walikota Bertindak: Dualisme KNPI Sukabumi Dinilai Rawan Konflik, Pemerintah Diminta Segera Ambil Keputusan Tegas
Distribusi Dana Zakat Disorot: Kesehatan dan Dakwah Jadi Perbincangan Publik di Sukabumi
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 01:59 WIB

Sinergitas TNI-Polri Menguat, Forkopimda Kota Bandung Gelar Olahraga Bersama Sambut Hari K3 Sedunia

Jumat, 24 April 2026 - 09:51 WIB

Lima Tahun Terlantar Tanpa Penanganan, Noval Warga Parakansalak Diduga Alami Gangguan Jiwa di Tengah Pusat Pemerintahan, Pemdes dan Puskesmas Disorot 

Jumat, 24 April 2026 - 08:17 WIB

Tradisi yang Tak Lekang Waktu: Menyusuri Kehidupan dan Kearifan Lokal Kampung Naga di Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 - 02:26 WIB

Gelap Berkepanjangan di Jalur Parungkuda–Pakuwon, Warga Desak Perbaikan PJU dan Tambahan Lampu Baru

Jumat, 24 April 2026 - 02:14 WIB

Banjir Limpahan Proyek Tol Bocimi Rendam Sawah Warga di Nagrak, Suara Protes Warga Menguat

Berita Terbaru