Kota Sorong Papua Barat Daya – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya tengah mempersiapkan dokumen dan data pendukung secara lengkap untuk menghadapi rencana pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara terkait sengketa tiga pulau.
Pertemuan ini diharapkan dapat difasilitasi langsung oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Kamis (8/1/2026).
Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, menegaskan bahwa seluruh dokumen yang dibutuhkan oleh pihak Papua Barat Daya pada prinsipnya telah siap, Dokumen tersebut akan disandingkan dengan data milik Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam forum resmi yang difasilitasi pemerintah pusat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dokumen kita pada dasarnya sudah cukup. Tinggal nanti kita sandingkan bersama dengan dokumen dari Maluku Utara untuk melihat secara jelas posisi masing-masing,” ujar Gubernur Elisa Kambu.
Ia menegaskan bahwa persoalan ini bukan soal pengakuan, melainkan fakta wilayah. Menurutnya, tiga pulau tersebut secara administratif dan historis merupakan bagian dari wilayah Papua.
“Bukan mengakui, memang itu wilayah kita yang diambil. Itu tanah orang Papua, pulau orang Papua,” tegasnya.
Gubernur Elisa Kambu menyatakan optimisme tinggi bahwa wilayah tersebut akan kembali ke Papua Barat Daya. Ia menegaskan pemerintah provinsi akan memperjuangkan hal ini dengan segala cara yang sah dan konstitusional.
“Harus, apa pun caranya kita akan berjuang sampai wilayah itu kembali. Ini bukan persoalan individu atau provinsi semata, tetapi menyangkut tanah dan martabat orang Papua,” katanya.
Lebih lanjut, Gubernur menegaskan bahwa jika dalam pertemuan yang difasilitasi Kementerian Dalam Negeri belum menghasilkan keputusan, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya siap menempuh jalur lain sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Bahkan, ia membuka kemungkinan melibatkan seluruh gubernur se-Tanah Papua dalam perjuangan tersebut.
“Kalau belum ada keputusan, kita akan tempuh jalur lain. Ini masalah Papua secara keseluruhan, bukan hanya Papua Barat Daya.
Penulis : Leonardo
Editor : Fredo
Sumber Berita: SuaraRakyat.info














