Gubernur Papua Barat Daya Siapkan Dokumen Lengkap Hadapi Sengketa Tiga Pulau

- Penulis

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Sorong Papua Barat Daya – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya tengah mempersiapkan dokumen dan data pendukung secara lengkap untuk menghadapi rencana pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara terkait sengketa tiga pulau.

Pertemuan ini diharapkan dapat difasilitasi langsung oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Kamis (8/1/2026).

Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, menegaskan bahwa seluruh dokumen yang dibutuhkan oleh pihak Papua Barat Daya pada prinsipnya telah siap, Dokumen tersebut akan disandingkan dengan data milik Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam forum resmi yang difasilitasi pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dokumen kita pada dasarnya sudah cukup. Tinggal nanti kita sandingkan bersama dengan dokumen dari Maluku Utara untuk melihat secara jelas posisi masing-masing,” ujar Gubernur Elisa Kambu.

Ia menegaskan bahwa persoalan ini bukan soal pengakuan, melainkan fakta wilayah. Menurutnya, tiga pulau tersebut secara administratif dan historis merupakan bagian dari wilayah Papua.

READ  Gubernur Elisa Kambu Tegaskan Kedamaian dan Penegakan Hukum Usai Ricuh Di Kota Sorong

“Bukan mengakui, memang itu wilayah kita yang diambil. Itu tanah orang Papua, pulau orang Papua,” tegasnya.

Gubernur Elisa Kambu menyatakan optimisme tinggi bahwa wilayah tersebut akan kembali ke Papua Barat Daya. Ia menegaskan pemerintah provinsi akan memperjuangkan hal ini dengan segala cara yang sah dan konstitusional.

“Harus, apa pun caranya kita akan berjuang sampai wilayah itu kembali. Ini bukan persoalan individu atau provinsi semata, tetapi menyangkut tanah dan martabat orang Papua,” katanya.

Lebih lanjut, Gubernur menegaskan bahwa jika dalam pertemuan yang difasilitasi Kementerian Dalam Negeri belum menghasilkan keputusan, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya siap menempuh jalur lain sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Bahkan, ia membuka kemungkinan melibatkan seluruh gubernur se-Tanah Papua dalam perjuangan tersebut.

“Kalau belum ada keputusan, kita akan tempuh jalur lain. Ini masalah Papua secara keseluruhan, bukan hanya Papua Barat Daya.

Penulis : Leonardo

Editor : Fredo

Sumber Berita: SuaraRakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Settingan Karena Tidak Dibacakan, Rapat Paripurna LKPJ DPR Kota Sorong Menuai Kritik Tajam
Pemprov Papua Barat Daya Gelar FGD, Perkuat Komitmen Lindungi Hutan dan Laut
Imigrasi Sukabumi Perketat Pengawasan TKA di Sektor Tambang, Timpora Libatkan Kecamatan hingga KUA untuk Jaga Stabilitas dan Kelestarian Lingkungan
Pemkot Sorong Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Sosial Melalui FGD Perencanaan Kontigensi Bersama ADRA Indonesia
Bunda PAUD Papua Barat Daya Komitmen Dorong Akses Pendidikan Prasekola untuk Seluruh Anak Usia Dini
Sepihak Pasang Tanda Jual Cepat, Oknum Pegawai Bank BRI Diduga Intimidasi Nasabah.
Forkopimcam Parungkuda Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional, Usung Tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Bangsa dan Negara”
Imigrasi Sukabumi Perkuat Pengawasan WNA, Hotel dan Penginapan Didorong Aktif Gunakan APOA
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:36 WIB

Diduga Settingan Karena Tidak Dibacakan, Rapat Paripurna LKPJ DPR Kota Sorong Menuai Kritik Tajam

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:45 WIB

Pemprov Papua Barat Daya Gelar FGD, Perkuat Komitmen Lindungi Hutan dan Laut

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:10 WIB

Imigrasi Sukabumi Perketat Pengawasan TKA di Sektor Tambang, Timpora Libatkan Kecamatan hingga KUA untuk Jaga Stabilitas dan Kelestarian Lingkungan

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:04 WIB

Pemkot Sorong Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Sosial Melalui FGD Perencanaan Kontigensi Bersama ADRA Indonesia

Kamis, 21 Mei 2026 - 04:23 WIB

Bunda PAUD Papua Barat Daya Komitmen Dorong Akses Pendidikan Prasekola untuk Seluruh Anak Usia Dini

Berita Terbaru