Begini Penampakan Proyek Jalan Rp 193 Juta di Ciambar Disoal Warga: Hasil Diduga Asal Jadi, Pengawasan Dinas Perkim Dipertanyakan?

- Penulis

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||SUKABUMI — Proyek pembangunan jalan lingkungan yang berlokasi di Kampung Ciaripin Girang, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, kembali menuai sorotan tajam dari warga setempat. Pekerjaan yang menggunakan anggaran negara senilai Rp 193.086.000 dari APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2025 itu dinilai tidak memenuhi standar kualitas dan terkesan dikerjakan secara asal-asalan.


Proyek yang dikerjakan berdasarkan SPK Nomor000.3.2/E64/SPK/Bid.PB/DPKP/IX/2025 dengan waktu pelaksanaan 45 hari kalender tersebut belum lama rampung. Namun kondisi jalan yang baru dibangun sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Warga menyebut permukaan jalan tidak rata, kualitas material diragukan, serta tampak tidak ada ketelitian dalam proses pengerjaan.


“Kami bukan anti pembangunan. Tapi kalau hasilnya seperti ini, sayang sekali uang rakyat. Ini belum lama jadi, tapi sudah rusak dan terkesan dikerjakan asal jadi,” ujar salah satu warga yang kecewa saat dimintai keterangan.Jumat (12/12/2025)

Menurut warga, proyek yang seharusnya meningkatkan akses dan kenyamanan masyarakat justru memunculkan kekhawatiran. Mereka menduga bahwa kontraktor tidak mengikuti spesifikasi teknis secara benar, sementara pengawasan dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi dinilai sangat lemah.


“Seharusnya pihak dinas hadir memastikan kualitasnya. Pengawasan itu penting, bukan hanya formalitas. Kalau seperti ini hasilnya, wajar kalau kami merasa dirugikan,” tambah warga lain yang menilai pekerjaan tampak minim kontrol.

Warga menegaskan bahwa proyek pembangunan yang didanai oleh APBD merupakan uang publik yang harus dipertanggungjawabkan, baik oleh pihak penyedia jasa maupun dinas terkait. Mereka mendesak agar Dinas Perkim turun langsung meninjau ulang hasil pekerjaan dan memanggil pihak kontraktor untuk mempertanggungjawabkan kualitas pekerjaan.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi maupun penyedia jasa CV Cahaya Abadi, yang tertulis sebagai pelaksana pekerjaan.

Warga berharap ada tindak lanjut serius agar persoalan kualitas pengerjaan infrastruktur tidak terus berulang. Menurut mereka, pembangunan harus berdampak positif dan bermanfaat jangka panjang, bukan hanya sekadar menggugurkan kewajiban anggaran tahunan.


“Kalau begini terus, siapa yang dirugikan? Rakyat. Jalan belum dipakai lama tapi sudah seperti tidak layak. Kami meminta pemerintah lebih serius dalam mengawasi setiap proyek yang menggunakan uang negara,” tutup warga.

Penulis : Jmk

Editor : Red-SR

Sumber Berita: Suararakyat. info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rehabilitasi Jalan Kopeng–Cipetir Dimulai, Pemkab Sukabumi Genjot Infrastruktur Penunjang Ekonomi Warga Kadudampit
Aspal Rusak, Rakyat Jadi Korban: Pemkab Sukabumi Jangan Berlindung di Balik Alasan Harga Aspal
Jaya Winata Secara Aklamasi Dinobatkan Menjadi Ketua Forum TJSL Kecamatan Cicurug
Hore….. Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi Berhasil Membentuk Forum TJSL Kecamatan Cicurug
Kades Ciengang Ungkap Fakta: Jalan Vital Sudah Masuk Prioritas, Realisasi Tak Kunjung Datang
PT. Yakult Indonesia Persada menjadikan Desa Pasawahan Pilot Projeck Peduli Lingkungan
Warga Cijurey Bersama Kades Asep Suhendar Gotong Royong Rubuhkan RTLH Milik Warga Cisayang Sambil Menanti Bantuan Pemerintah
Bantuan Pangan Nasional di Garut Disorot, Dugaan Pungutan Rp3 Ribu hingga Rp10 Ribu per KPM Tuai Pertanyaan Warga
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 03:35 WIB

Rehabilitasi Jalan Kopeng–Cipetir Dimulai, Pemkab Sukabumi Genjot Infrastruktur Penunjang Ekonomi Warga Kadudampit

Kamis, 14 Mei 2026 - 04:04 WIB

Aspal Rusak, Rakyat Jadi Korban: Pemkab Sukabumi Jangan Berlindung di Balik Alasan Harga Aspal

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:16 WIB

Jaya Winata Secara Aklamasi Dinobatkan Menjadi Ketua Forum TJSL Kecamatan Cicurug

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:11 WIB

Hore….. Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi Berhasil Membentuk Forum TJSL Kecamatan Cicurug

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:01 WIB

Kades Ciengang Ungkap Fakta: Jalan Vital Sudah Masuk Prioritas, Realisasi Tak Kunjung Datang

Berita Terbaru