Tidak Sependapat Jika Kampus Diberikan Pengelolaan Tambang

- Penulis

Minggu, 9 Februari 2025 - 03:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surarakyat.info.Jakarta-Wacana terkait Perguruan Tinggi Baik PTN-BH dan PTS akan dilibatkan dalam pengelolaan izin usaha pertambangan (WIUP) yang diinisiasi oleh DPR-RI menjadi polemik dan mendapat tanggapan dari berbagai kalangan, ada yang setuju dan menolak/membatalkan.

Menurut Prof Sumaryoto pengelolaan tambang melibatkan kampus tujuannya sebetulnya baik cuma dirasa kurang tepat karena kalau tujuannya mengeksplor tambang/mineral, itu kan kaitannya adalah ranah bisnis/perusahaan. Sementara kampus adalah lembaga pedidikan, ini yang kurang tepat.

“Saya kurang sependapat kampus dilibatkan pengelolaan tambang walaupun tujuannya baik . Tujuannya untuk memberikan kesempatan mendapatkan income/profit tapi kurang tepat karena kampus bukan untuk bisnis praktis ataupun politik praktis tapi lembaga pendidikan, walaupun kajian keilmuannya memang dikampus,”ujar Prof Sumaryoto Rektor UNINDRA kepada SUARARAKYAT.INFO, di Jakarta, Minggu (09/02/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut Prof Sumaryoto menyebut untuk membantu kampus dalam persoalan keuangan baik UKT/SPP buat mahasiswa bukan seperti itu caranya. Selama ini sudah ada bantuan pemerintah melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP). Jadi jangan sampai kampus diseret kebisnis secara praktis . Apabila sudah seperti itu bisa mencampur adukan ranah keilmuan ( lembaga pendidikan) dengan ranah parktık (dunia usaha/dunia industri).

READ  Badan Pemulihan Aset Lelang Kembali Kapal Tanker MT Arman 114 Beserta Muatan Light Crude Oil di Batam

“Nanti dalam struktur organisasi kampus mau diletakkan dimana? Meskupun ada prodinya bukan berarti kampus mengelola seperti perusahaan, jadi dikampus hanya kajian keilmuan dan riset, tapi bukan secara praktis,” tegasnya.

Untuk mengelola perusahaan tambah Prof Sumaryoto serahkan saja kepada swasta maupun BUMN itu lebih tepat dan proposional.

“Jangan ingin memberikan perhatian ke perguruan tinggi dengan cara seperti itu, itu yang kurang tepat,”tandasnya.

 

(s handoko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KM Dorolonda Raih Pujian Penumpang Soal Kebersihan Kabin dan Toilet: “Kapalnya Bersih, Rasanya Nyaman Sampai Tujuan”
Diduga Settingan Karena Tidak Dibacakan, Rapat Paripurna LKPJ DPR Kota Sorong Menuai Kritik Tajam
Proyek Revitalisasi SMP Islam Ciherang Sukabumi Senilai Rp1,5 Miliar , Ditemukan Besi Berkarat Bekas dan Kondisi Lapangan Memprihatinkan
Yakub F Ismail: Optimisme Menatap Masa Depan Indonesia
Kapolda PBD Pimpin Upacara Harkitnas ke-118: Tegaskan Semangat Persatuan Bangsa, Perkuat Nasionalisme dan Soliditas Personel
Federasi Serikat Pekerja Pertamina (FSPPB) Desak Presiden Terbitkan Perppu Migas Demi Kedaulatan Energi Nasional
Pengawasan Hewan Kurban di Papua Barat Daya Diperketat, Tujuh Sapi Banmas Presiden Disiapkan
BKHIT Papua Barat Daya Musnahkan Hewan dan Tumbuhan Ilegal, Cegah Penyebaran Penyakit dan Penyelundupan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:57 WIB

KM Dorolonda Raih Pujian Penumpang Soal Kebersihan Kabin dan Toilet: “Kapalnya Bersih, Rasanya Nyaman Sampai Tujuan”

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:36 WIB

Diduga Settingan Karena Tidak Dibacakan, Rapat Paripurna LKPJ DPR Kota Sorong Menuai Kritik Tajam

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:15 WIB

Proyek Revitalisasi SMP Islam Ciherang Sukabumi Senilai Rp1,5 Miliar , Ditemukan Besi Berkarat Bekas dan Kondisi Lapangan Memprihatinkan

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:36 WIB

Yakub F Ismail: Optimisme Menatap Masa Depan Indonesia

Rabu, 20 Mei 2026 - 03:53 WIB

Kapolda PBD Pimpin Upacara Harkitnas ke-118: Tegaskan Semangat Persatuan Bangsa, Perkuat Nasionalisme dan Soliditas Personel

Berita Terbaru