Proyek Revitalisasi SMP Islam Ciherang Sukabumi Senilai Rp1,5 Miliar , Ditemukan Besi Berkarat Bekas dan Kondisi Lapangan Memprihatinkan

- Penulis

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat info Kabupaten Sukabumi, Program revitalisasi SMP Islam Ciherang di Desa Cikarae Thoyyibah, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi senilai Rp1.550.719.000 dari APBN 2026 menuai sorotan publik. Berdasarkan pantauan di lokasi pelaksanaan pembangunan pada Selasa (18/5/2026), ditemukan penggunaan bahan material yang tidak sesuai harapan, khususnya besi berkarat bekas hasil bongkaran bangunan sekolah lama. 21 Mei 2026

Kondisi lapangan juga dinilai memprihatinkan dan tidak tertata dengan baik, di mana puing-puing material berserakan serta para pekerja tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Penggunaan APD merupakan kewajiban yang tidak boleh diabaikan sesuai dengan peraturan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) konstruksi untuk menjamin keselamatan pekerja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu pekerja yang menangani perakitan besi mengakui bahwa sebagian bagian bangunan memang menggunakan besi bekas. “Kita memilih-pilih yang masih agak bagus untuk digunakan,” ungkapnya.

Proyek dengan masa kerja 120 hari kalender yang dimulai sejak 1 Mei 2026 ini diamanahkan kepada Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan. Dugaan lemahnya pengawasan dari pihak terkait serta konsultan membuat material yang tidak memenuhi standar spesifikasi bisa lolos digunakan menjadi sorotan utama.

READ  Kecam Pencabutan Kartu Liputan Wartawan CNN Indonesia, PPWI Desak Presiden Pecat Kepala BPMI

Tim pantauan mencoba menghubungi kepala sekolah untuk mendapatkan klarifikasi, namun pekerja menyampaikan bahwa kepala sekolah sedang berada di Sukabumi untuk menghadiri rapat. Upaya konfirmasi selanjutnya kepada bagian Tata Usaha (TU) M. Umarudin juga tidak berhasil untuk mempertemukan dengan tim penanggung jawab pelaksana di lapangan.

Kondisi ini dikhawatirkan akan menurunkan mutu bangunan sehingga tidak tahan lama, mengingat kualitas dan kuantitas material tidak terjaga dengan baik. Selain itu, hal ini juga berpotensi merugikan keuangan negara. Warga masyarakat meminta agar Dinas Pendidikan, pihak pengawas, serta aparat berwenang segera melakukan audit menyeluruh dan mengambil tindakan tegas jika terbukti adanya penyimpangan, demi menjamin keselamatan dan kenyamanan siswa yang akan menggunakan fasilitas tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, kepala sekolah sebagai penanggung jawab, panitia pelaksana pembangunan, serta pihak Dinas Pendidikan belum dapat dimintai keterangan resmi terkait kondisi tersebut.

Penulis Dede

Editor lambang indra Setiawan

Publikasi suararakyat info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SENGKARUT MBG: INVESTOR DESAK BGN TEGAKKAN PKS ATAU KEMBALIKAN DANA RP 218 MILIAR
Prajurit Marinir Buktikan Kelasnya, Praka Erwin Simangunsong Juara Kickstriking Byon Madness Volume 4
Kepala Unit BRI Jalan Mesjid Selatpanjang Belum Tanggapi Konfirmasi Media, Transparansi Prosedur Penagihan dan Penjualan Agunan Jadi Sorotan
Jelang Operasi Patuh Dofior 2026, Polda Papua Barat Daya Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas
Dukung Mobilitas dan Ekonomi, Pertamina Turunkan Harga BBM Diesel Nonsubsidi
Perkuat Integritas ASN, Kemenkum Papua Barat Ambil Sumpah PNS dan Angkat 10 Pejabat Fungsional
Semangat Hari Lahir Pancasila 2026, Forkopimda Kota Bandung Teguhkan Persatuan dan Nilai Kebangsaan
Dugaan Kriminalisasi Profesi Advokat, Putusan PN Denpasar terhadap Togar Situmorang Picu Kekhawatiran Dunia Hukum
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:54 WIB

SENGKARUT MBG: INVESTOR DESAK BGN TEGAKKAN PKS ATAU KEMBALIKAN DANA RP 218 MILIAR

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:38 WIB

Kepala Unit BRI Jalan Mesjid Selatpanjang Belum Tanggapi Konfirmasi Media, Transparansi Prosedur Penagihan dan Penjualan Agunan Jadi Sorotan

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:37 WIB

Jelang Operasi Patuh Dofior 2026, Polda Papua Barat Daya Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Rabu, 3 Juni 2026 - 02:11 WIB

Dukung Mobilitas dan Ekonomi, Pertamina Turunkan Harga BBM Diesel Nonsubsidi

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:47 WIB

Perkuat Integritas ASN, Kemenkum Papua Barat Ambil Sumpah PNS dan Angkat 10 Pejabat Fungsional

Berita Terbaru