CV Hikmah Abadi Diduga Tunggak Pembayaran Pekerja dan Alat Berat, Pihak Lapangan Ancam Bongkar Kembali Hasil Pekerjaan

- Penulis

Minggu, 2 November 2025 - 07:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Inhil, Riau – Dugaan ketidakberesan dalam pelaksanaan proyek pembangunan di Kabupaten Indragiri Hilir kembali mencuat. Kali ini, menyangkut tiga paket pekerjaan proyek bernilai ratusan juta rupiah yang dikerjakan oleh CV Hikmah Abadi.Minggu (2/10/2025)

Meski disebutkan bahwa pencairan dana proyek telah mencapai 100 persen, sejumlah pekerja lapangan dan pemilik alat berat hingga kini belum menerima hak mereka. Uang upah dan biaya akomodasi yang dijanjikan belum juga dibayarkan oleh pihak perusahaan.

Salah seorang pekerja lapangan, sebut saja Z, mengungkapkan bahwa dirinya bersama rekan-rekan lain sudah bekerja hingga proyek selesai, bahkan menggunakan alat berat milik pribadi untuk mempercepat proses pekerjaan. Namun hingga saat ini, mereka masih menunggu itikad baik dari saudara “G” selaku Direktur CV Hikmah Abadi dan “M” yang bertindak sebagai kuasa direktur.

“Kami sudah menyampaikan seluruh bukti pekerjaan dan rincian biaya yang kami keluarkan ke saudara G. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan. Kalau hak kami tidak dibayarkan, kami akan kembalikan pekerjaan seperti semula, karena itu hak kami,” ujar Z saat dikonfirmasi.


Pernyataan Z ini menegaskan adanya kekecewaan mendalam dari pihak pekerja yang merasa diperlakukan tidak adil. Menurut mereka, perusahaan telah menikmati hasil dari pencairan dana proyek, sementara para pelaksana di lapangan justru ditelantarkan tanpa upah.

Lebih jauh, sumber dari pihak dinas terkait juga membenarkan bahwa memang sudah ada aduan resmi dari pekerja dan pemilik alat berat mengenai tunggakan tersebut.
Dinas bahkan mengisyaratkan kepada pihak CV Hikmah Abadi untuk segera menyelesaikan kewajiban pembayaran upah dan biaya sewa alat berat, guna menghindari konflik lanjutan di lapangan.

“Kami sudah terima aduan, dan sudah kami sampaikan agar segera diselesaikan. Kalau tidak, ini akan menjadi masalah yang bisa merugikan semua pihak, termasuk pemerintah daerah,” ungkap salah satu pejabat dinas yang enggan disebutkan namanya.

Akibat persoalan ini, proyek yang seharusnya memberikan manfaat bagi masyarakat justru terancam rusak. Para pekerja dan pemilik alat berat berencana menguruk kembali pekerjaan yang telah diselesaikan, sebagai bentuk protes dan upaya menuntut keadilan atas hak mereka yang belum dibayar.

“Kami hanya minta keadilan. Kami sudah kerja, sudah keluar biaya besar. Tapi uangnya tidak dibayar. Kalau terus begini, kami akan bongkar kembali pekerjaan itu. Biar Pemda tahu siapa yang sebenarnya salah,” tegas salah satu operator alat berat di lokasi.

Konflik ini tak hanya merugikan para pekerja, tapi juga berpotensi menimbulkan kerugian bagi Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Pemda Inhil), karena proyek yang telah rampung bisa rusak kembali akibat sengketa antara pihak pelaksana dan kontraktor utama.

Publik kini menanti langkah tegas dari pihak dinas dan aparat penegak hukum untuk menelusuri ke mana sebenarnya dana proyek yang sudah cair 100 persen itu digunakan, serta memastikan hak-hak pekerja lapangan dan penyedia alat berat benar-benar dibayarkan.

(Syahwani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemimpin Siak Turun Langsung ke Masyarakat, Hardiknas Jadi Momentum Dengar Aspirasi Warga
Satgas TMMD ke 128 Kodim 1801/Manokwari Bersama Warga Tetap Tunaikan Sholat Jum’at
Di Balik Nasi Bungkus Ada Kebersamaan :  TMMD Ke-128 di Kampung Tanah Rubuh, Tanpa Sekat Tanpa Batas
Bentengi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba, Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Berikan Penyuluhan di SD Inpres 62 Asai
CFD & CFN Bengkalis Digelar, GWN Dorong UMKM Bangkit dan Berdaya Saing
Koarmada III Gelar Kauseri Agama, Perkuat Mental dan Spiritualitas Prajurit
Pelayanan KP2KP Selatpanjang Tuai Respons Positif di Hari Terakhir Pelaporan SPT
Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:23 WIB

Pemimpin Siak Turun Langsung ke Masyarakat, Hardiknas Jadi Momentum Dengar Aspirasi Warga

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:29 WIB

Satgas TMMD ke 128 Kodim 1801/Manokwari Bersama Warga Tetap Tunaikan Sholat Jum’at

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:27 WIB

Di Balik Nasi Bungkus Ada Kebersamaan :  TMMD Ke-128 di Kampung Tanah Rubuh, Tanpa Sekat Tanpa Batas

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:24 WIB

Bentengi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba, Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Berikan Penyuluhan di SD Inpres 62 Asai

Kamis, 30 April 2026 - 09:33 WIB

Koarmada III Gelar Kauseri Agama, Perkuat Mental dan Spiritualitas Prajurit

Berita Terbaru