Mengapa Kandungan Susu MBG Belum 100% Lokal? Ini Alasannya

- Penulis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor — Banyak yang bertanya, mengapa susu dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum sepenuhnya menggunakan bahan baku lokal? Jawabannya ternyata bukan sekadar soal pasokan, tapi hasil dari pertimbangan ilmiah dan strategi nasional jangka panjang.

Program yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran ini dirancang bukan hanya untuk memberi makan anak sekolah, tetapi juga untuk membangun ekosistem gizi dan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Tim Pakar Bidang Susu Badan Gizi Nasional (BGN) sekaligus Guru Besar Ilmu dan Teknologi Susu, Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Epi Taufik, menjelaskan bahwa produksi Susu Segar Dalam Negeri (SSDN) masih jauh di bawah kebutuhan nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebelum MBG, kebutuhan susu Indonesia sekitar 4,7 juta ton per tahun. Dengan MBG, kebutuhan naik menjadi lebih dari 8 juta ton. Padahal produksi lokal baru sekitar satu juta ton per tahun. Jadi, kalau kita paksa 100 persen lokal, stok susu nasional langsung habis,” jelas Prof. Epi di Bogor, Selasa (15/10).

Karena itu, pemerintah memutuskan komposisi awal susu MBG minimal mengandung 20 persen susu segar lokal, dengan target persentase ini akan terus meningkat setiap tahun seiring bertambahnya produksi nasional.

Namun, Epi menegaskan, kualitas susu MBG tidak kalah dengan susu segar murni. Formulasinya disusun berdasarkan standar gizi susu cair penuh (full cream milk) sesuai Peraturan BPOM No. 13 Tahun 2023, sehingga anak-anak penerima program tetap memperoleh manfaat gizi optimal.

READ  Ngopi Bareng Wong Binmas, Cara Humanis Polres Nganjuk Serap Aspirasi Warga Patianrowo

“Walau belum 100 persen menggunakan susu segar lokal, kandungan gizi susu MBG — mulai dari protein, kalsium, hingga vitamin D — dibuat setara dengan susu segar. Anak-anak tetap dapat energi dan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh dan belajar,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati melihat MBG sebagai pintu kebangkitan industri susu nasional. Dengan adanya pasar besar dan tetap dari pemerintah, peternak lokal akan memiliki jaminan penyerapan hasil produksi yang selama ini sulit mereka dapatkan.

“Ini bukan soal berapa persen sekarang, tapi bagaimana kita memulai. MBG menciptakan pasar domestik yang kuat bagi susu lokal. Begitu peternak siap, kandungan lokal pasti naik,” katanya optimistis.

Menurut Hida sapaan akrab Khairul Hidayati, BGN telah menyusun peta jalan peningkatan produksi susu nasional 2025–2029, termasuk program peningkatan populasi sapi perah, modernisasi peternakan lokal, serta kerja sama antar daerah penghasil susu.

“Jadi, MBG bukan hanya soal memberi makan anak-anak, tapi membangun sistem pangan nasional. Dari segelas susu, kita sedang membangun masa depan bangsa,” tegasnya.(SPS)

Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi Perempuan Garut Menguat Lewat Silaturahmi: Dari Kebersamaan Menuju Pemberdayaan Nyata
Polri Bentuk Satgas Haji dan Umrah, Antisipasi Penipuan dan Pemberangkatan Ilegal
Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan Tersangka Pengedar Sabu di Surabaya
Polres Gresik Ungkap Penimbunan 17 Ribu Liter Solar Subsidi, Satu Tersangka Diamankan
Polri Bentuk Satgas Perlindungan Jemaah Haji untuk Masyarakat Indonesia
Polres Mojokerto Amankan Tersangka Pengedar Narkoba Sita 17,69 Gram Sabu
Satgas Pangan Polres Pasuruan Gelontorkan 9,6 Ton Minyakita untuk Stabilkan Harga
Bidhumas Polda Jatim Raih 3 Penghargaan Nasional di Rakernis Humas Polri 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 07:35 WIB

Sinergi Perempuan Garut Menguat Lewat Silaturahmi: Dari Kebersamaan Menuju Pemberdayaan Nyata

Sabtu, 18 April 2026 - 11:58 WIB

Polri Bentuk Satgas Haji dan Umrah, Antisipasi Penipuan dan Pemberangkatan Ilegal

Jumat, 17 April 2026 - 02:44 WIB

Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan Tersangka Pengedar Sabu di Surabaya

Jumat, 17 April 2026 - 02:39 WIB

Polres Gresik Ungkap Penimbunan 17 Ribu Liter Solar Subsidi, Satu Tersangka Diamankan

Jumat, 17 April 2026 - 02:36 WIB

Polri Bentuk Satgas Perlindungan Jemaah Haji untuk Masyarakat Indonesia

Berita Terbaru