Tim Pembina Posyandu 2025-2030, Sinergi 6 Dinas Tingkatkan Kesehatan Masyarakat

- Penulis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kota Sorong Papua Barat Daya – Walikota Sorong, Septinus secara resmi melantik dan mengukuhkan Tim Pembina Posyandu Kota Sorong periode 2025-2030  di Gedung Lambert Jitmau Pada Jumat (3/10/2025)

Pelantikan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antar sektor pemerintah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dasar masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Walikota Septinus Lobat menyampaikan rasa syukur atas kesempatan melaksanakan pelantikan di tengah kondisi masyarakat yang sehat dan penuh semangat. Ia menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan titik awal dari komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terutama bagi ibu hamil, bayi, balita, dan lansia.

“Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan dasar di Kota Sorong dengan jumlah mencapai 111 posyandu dan lebih dari 1.000 kader yang tersebar merata di seluruh kelurahan,” ujar Walikota. Ia berharap semangat gotong royong dan kerja sama antar semua pihak dapat menggerakkan keberhasilan program-program posyandu.

Ketua Tim Pembina Posyandu yang baru, dalam sambutannya, menegaskan tanggung jawab besar yang diemban untuk mendukung program-program kesehatan yang telah dicanangkan pemerintah daerah, khususnya dalam menurunkan angka stunting, meningkatkan cakupan imunisasi, dan memantau tumbuh kembang anak. Ia mengajak masyarakat menjadikan Posyandu tidak hanya sebagai tempat pelayanan, tapi juga pusat edukasi, pemberdayaan, dan perubahan perilaku hidup sehat.

“Mari kita jadikan Posyandu sebagai ruang dialog, pembelajaran, dan penguatan nilai sosial di masyarakat,” tegas Ketua Tim Pembina Posyandu.

Salah satu langkah strategis dari pelantikan ini adalah pembentukan Tim Pembina Posyandu yang melibatkan sinergi enam dinas dan lembaga di Kota Sorong, yakni Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan, Satpol PP, serta Tim Penggerak PKK. Menurut Yemima Elisabeth Windesi Lobat, S.KM, M.AP, sinergi ini penting untuk mengatasi berbagai hambatan yang selama ini menjadi tantangan di lapangan.

READ  Pelabuhan Ferry Klademak Sorong Kembali Beroperasi Pekan Depan, Keamanan Siap Diperketat

“Selama ini masyarakat sering menganggap posyandu hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan. Namun, melalui kolaborasi lintas sektor ini, pengelolaan posyandu akan menjadi kerja bersama yang saling mendukung dan menguatkan,” jelas Yemima.

Sinergi enam dinas ini diharapkan mampu mengoptimalkan pelayanan posyandu tidak hanya dalam hal kesehatan dasar, tetapi juga edukasi kesehatan, pemberdayaan masyarakat, serta kelancaran operasional posyandu.

Salah satu fokus utama Tim Pembina Posyandu periode ini adalah menurunkan angka stunting yang saat ini tercatat mencapai 30,3% di Kota Sorong. Dengan kerja sama dan dukungan yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan, diharapkan angka tersebut dapat ditekan mendekati target nasional sebesar 14%, atau setidaknya turun hingga sekitar 20%.

“Penurunan angka stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau dinas kesehatan semata, melainkan tugas bersama seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup warga Kota Sorong,” pungkas Yemima dengan optimisme tinggi.

Acara pelantikan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan daerah, tenaga kesehatan, kader posyandu, serta tokoh masyarakat, menandai momentum kebersamaan dan komitmen untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan berkelanjutan di Kota Sorong.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Tantawi Jauhari Ajak ASN Hadiri Doa Akhir Tahun Hijriah, Tekankan Percepatan APBD 2027
Belasan Siswa MA Sabilal Muhtadin Ujian di Teras Tanpa Alas, Pengakuan Siswi dan Keterangan Guru Berbeda, Hak Anak Jadi Sorotan Publik
Pemcam Sukalarang Hijaukan Wilayah Lewat Aksi Bersih-Bersih dan Penanaman Pohon Serentak
Ketidaksesuaian Foto dan Narasi Berita, Pemkab Meranti Klarifikasi Temuan Belanja Suku Cadang
DPRD Kota Sukabumi Soroti Sekolah Maung, Minta Pemprov Jabar Jangan Korbankan Akses Siswa Lokal
Perkuat Integritas ASN, Kemenkum Papua Barat Ambil Sumpah PNS dan Angkat 10 Pejabat Fungsional
RSUD Sele Be Solu Kota Sorong Matangkan Persiapan Akreditasi, Kesiapan Capai 80 Persen
Gubernur Papua Barat Daya Resmi Buka Turnamen U-15, Dorong Generasi Muda Lewat Sepak Bola
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 02:56 WIB

Sekda Tantawi Jauhari Ajak ASN Hadiri Doa Akhir Tahun Hijriah, Tekankan Percepatan APBD 2027

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:51 WIB

Belasan Siswa MA Sabilal Muhtadin Ujian di Teras Tanpa Alas, Pengakuan Siswi dan Keterangan Guru Berbeda, Hak Anak Jadi Sorotan Publik

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:09 WIB

Pemcam Sukalarang Hijaukan Wilayah Lewat Aksi Bersih-Bersih dan Penanaman Pohon Serentak

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:22 WIB

Ketidaksesuaian Foto dan Narasi Berita, Pemkab Meranti Klarifikasi Temuan Belanja Suku Cadang

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:09 WIB

DPRD Kota Sukabumi Soroti Sekolah Maung, Minta Pemprov Jabar Jangan Korbankan Akses Siswa Lokal

Berita Terbaru