Tiga Anggota DPRD Babel ‘Pasang Badan’ untuk Petani Landbouw, Sebut Pemkab Bangka Barat Arogan dan Klaim 113 Hektare Lahan Tanpa Dasar

- Penulis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT. info|| Pangkalpinang– Tiga anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung (Babel) dari daerah pemilihan Bangka Barat, Johan Virgio, Heryawandi, dan Elvi Diana, secara tegas membela perjuangan petani Landbouw Kelapa. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang Badan Musyawarah DPRD Babel pada Kamis (28/8/2025), mereka menyoroti tindakan Pemkab Bangka Barat yang dianggap arogan dan tanpa dasar hukum yang kuat.

Johan Virgio dengan lantang mengecam tindakan penggusuran yang dilakukan Pemkab di lahan yang telah digarap masyarakat.

“Tidak boleh, Pak. Masalah ini belum selesai. Saya minta pemerintahnya itu ibarat ayah dan ibu yang punya masalah dengan anak-anaknya. Kalau ayah dan ibu jahat kepada anaknya, tidak benar ini,” tegas Johan, yang mengaku tumbuh dan besar di lingkungan Kelapa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana RDP DPRD Babel dengan Petani Landbouw dan Pemkab Bangka Barat

Ia juga menyoroti kurangnya sosialisasi dari pihak terkait sebelum pemasangan plang di lahan.

BACAAN LAINNYA

DPRD Babel Desak Win-Win Solution, Sebut Pemkab Bangka Barat Bangun Proyek di Lahan Tanpa Alas Hak yang JelasBikin Gempar, Pemkab Bangka Barat Akui Kehilangan Tiga Surat Asli Tanah LandbouwPerjuangan Petani Landbow Jadi Atensi Ketua DPRD Babel

“Tiba-tiba pasang plang seenak-enaknya. Memang betul dia kerja, tapi juga sosialisasikan dengan masyarakat,” kritiknya.

Johan juga mengingatkan bahwa program pengembangan sapi di era Bupati sebelumnya sudah tidak berjalan, dan kini setelah lahan masyarakat sudah produktif, tiba-tiba ingin digusur.

READ  Anggota Komisi VI DPR RI, Tommy Kurniawan, Meninjau Program Ketahanan Pangan di Ciampea

Sementara itu, Heryawandi dari Fraksi Golkar menyoroti kejanggalan pada luas lahan yang diklaim.

“Penyerahan aset dari Pemprov Sumsel hanya 5,6 hektare, kenapa mau klaim 113 hektare?” tanyanya.

Herwandi menegaskan bahwa berdasarkan hasil penelusuran, yang tercatat sebagai aset Pemkab Bangka Barat hanyalah 5,6 hektare.

Ia juga berpesan agar Pemkab Bangka Barat tidak mengambil langkah yang dapat memicu konflik di masyarakat.

“Jangan sampai ini memancing suasana yang tadinya masih aman, masih saling tegur sapa, ternyata nanti menimbulkan konflik. Ini yang kita takutkan,” ujar Heryawandi.

Senada dengan Heryawandi, Elvi Diana dari Fraksi PDI Perjuangan juga mempertanyakan manfaat proyek yang akan dibangun oleh Pemkab.

“Saya bertanya kepada Pemkab, kepada DPRD, dan juga kepada Bupati. Pemkab ini buat apa? Dan apakah akan menjadi maslahat buat masyarakat Kelapa sendiri?” tanyanya.

Ia menyarankan agar lahan tersebut dikembalikan kepada masyarakat jika tidak ada manfaat yang jelas, demi menjaga stabilitas dan kesejahteraan warga.

Ketiga anggota dewan ini sepakat bahwa langkah hukum yang telah ditetapkan harus dihormati dan tidak ada lagi intimidasi atau penggusuran sebelum masalah ini tuntas.

Mereka berharap ada solusi terbaik yang menguntungkan semua pihak, terutama para petani yang telah menggarap lahan secara turun-temurun.

 

(Tim Investigasi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Relawan Dibatasi Usia, Kebijakan BGN Dinilai Kontraproduktif. Ketua Satgas MBG Kota Sukabumi Minta Evaluasi 
Pondasi Bak Penampungan Air Bersih Mulai Dilaksanakan oleh Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari
Dorongan Material Kembali Tiba, Satgas TMMD ke-128 Kejar Target Pembangunan Fisik
Iman dan Kerohanian Terjaga, Anggota Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Laksanakan Ibadah Minggu Bersama Warga
Iman dan Kerohanian Terjaga, Anggota Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Laksanakan Ibadah Minggu Bersama Warga
Wakapolda Riau Pimpin Konferensi Pers Pengungkapan 27 Kg Sabu Jaringan Internasional di Polres Meranti
Panglima Koarmada III Soroti Dampak Konflik Iran–AS–Israel, Dorong Modernisasi Alutsista TNI AL
Koarmada III Raih Dua Penghargaan di Rakernisku TNI AL 2026, Perkuat Tata Kelola Keuangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:20 WIB

Relawan Dibatasi Usia, Kebijakan BGN Dinilai Kontraproduktif. Ketua Satgas MBG Kota Sukabumi Minta Evaluasi 

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:54 WIB

Pondasi Bak Penampungan Air Bersih Mulai Dilaksanakan oleh Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:52 WIB

Dorongan Material Kembali Tiba, Satgas TMMD ke-128 Kejar Target Pembangunan Fisik

Minggu, 3 Mei 2026 - 03:50 WIB

Iman dan Kerohanian Terjaga, Anggota Satgas TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari Laksanakan Ibadah Minggu Bersama Warga

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:04 WIB

Wakapolda Riau Pimpin Konferensi Pers Pengungkapan 27 Kg Sabu Jaringan Internasional di Polres Meranti

Berita Terbaru