SUARARAKYAT.info||Surabaya– Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia kembali menjadi ruang refleksi tentang makna sesungguhnya dari kemerdekaan. Wakil Koordinator Wilayah Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (FABEM) Jawa Timur, Rahmat Nashrullah Sa’ Bani, menegaskan bahwa kemerdekaan bangsa ini adalah buah dari pengorbanan besar para leluhur, baik rakyat biasa maupun kaum bangsawan, yang berjuang tanpa pamrih hingga titik darah penghabisan.minggu (17/8/2025)
Namun, menurutnya, makna kemerdekaan itu belum sepenuhnya terwujud dalam kehidupan rakyat Indonesia. Ia menyoroti masih banyaknya penderitaan yang dialami masyarakat, terutama generasi muda yang seharusnya menjadi penerus bangsa. Data menunjukkan, kata Rahmat, masih banyak anak-anak usia 7 hingga 18 tahun yang terpaksa putus sekolah karena berbagai faktor, mulai dari kesulitan ekonomi, kenakalan remaja, hingga terjerumus dalam tindakan kriminal.
“Ini menjadi tanda bahwa kita belum benar-benar merdeka. Pemerintah harus lebih memperhatikan persoalan sosial yang menimpa rakyatnya, jangan hanya memikirkan keuntungan kelompok atau diri sendiri,” tegas Rahmat dalam pernyataannya di Surabaya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
FABEM Jawa Timur juga menyoroti pentingnya keberanian negara dalam memberantas praktik korupsi yang hingga kini masih menjadi penyakit kronis bangsa. Rahmat menegaskan, pada momentum HUT RI ke-80 ini, FABEM mendesak DPR RI dan MPR untuk segera mengesahkan Undang-Undang Perampasan Aset Koruptor. Ia juga menuntut agar penegakan hukum di Indonesia tidak lagi bersifat “tajam ke bawah namun tumpul ke atas.”
“Pejabat negara harus menjadi teladan, bukan justru menjadi bagian dari masalah. Kami menegaskan agar seluruh aparatur negara menahan diri dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. Itu syarat mutlak agar rakyat percaya pada pemerintah,” imbuhnya.
Di akhir pernyataannya, Rahmat bersama FABEM Jawa Timur menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke-80. “Dirgahayu Indonesia, semoga bangsa ini benar-benar merdeka dalam arti yang sesungguhnya,” tutupnya.
(Hs)














