Pemprov Papua Barat Daya Genjot Profesionalisme Kopdes Merah Putih Demi Kemandirian Ekonomi Desa

- Penulis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kabupaten Sorong Papua Barat Daya– Dalam rangka memperkuat struktur ekonomi kerakyatan berbasis desa, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (Pemprov PBD) melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan UMKM terus melakukan langkah strategis dengan meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) anggota Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih).

Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui pelatihan intensif pengelolaan koperasi modern yang digelar secara bertahap bagi para pengurus dan anggota Kopdes Merah Putih di enam kabupaten/kota. Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya sistematis Pemprov PBD dalam mewujudkan kemandirian ekonomi desa serta pemerataan kesejahteraan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, saat membuka pelatihan perdana di Kabupaten Sorong pada Selasa (5/8), menegaskan bahwa koperasi merupakan fondasi utama dalam mendorong ekonomi rakyat, dan keberhasilan pengelolaannya sangat bergantung pada kualitas SDM yang menjalankannya.

“Koperasi bukan hanya wadah simpan pinjam. Ini adalah instrumen pemberdayaan ekonomi rakyat yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Kita ingin Kopdes Merah Putih bukan sekadar nama, tetapi benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi desa,” tegas Elisa.

Pelatihan tahap pertama ini menyasar 30 peserta dari Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, dan Maybrat. Kegiatan ini meliputi materi teknis tentang manajemen koperasi modern, pencatatan keuangan, perencanaan bisnis koperasi, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam operasional koperasi.

Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Dinas Koperindag PBD, Salmon Kambuaya, menjelaskan bahwa tujuan utama pelatihan ini adalah untuk menciptakan SDM koperasi yang andal dan siap menjalankan koperasi secara mandiri.

“Banyak dari pengurus Kopdes Merah Putih berasal dari latar belakang non-koperasi. Itu sebabnya pelatihan ini menjadi sangat penting. Mereka kita latih agar tidak hanya memahami konsep koperasi, tetapi juga mampu menjalankan koperasi dengan prinsip efisiensi dan pelayanan anggota,” jelas Salmon.

READ  Bupati Kabupaten Sukabumi Asep Japar Hadiri Peletakan Batu Pertama Gedung MUI Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni dari tanggal 4 hingga 6 Agustus 2025. Setelah itu, pelatihan serupa akan digelar kembali pada 7 Agustus 2025 untuk 30 anggota Kopdes dari Kabupaten Raja Ampat, Tambrauw, dan Kota Sorong.

Kambuaya mengungkapkan, dari total 1.013 kampung/kelurahan di enam kabupaten/kota di Papua Barat Daya, sebanyak 952 Kopdes Merah Putih telah terbentuk dan berbadan hukum, sementara sisanya masih dalam proses administrasi.

“Kami terus dorong kabupaten yang belum menuntaskan pembentukan Kopdes Merah Putih, seperti Raja Ampat, Sorong Selatan dan Tambrauw, agar segera menyelesaikan proses tersebut. Ini penting demi keberhasilan program besar ini,” ujarnya.

Program Kopdes Merah Putih merupakan inisiatif strategis nasional yang didorong oleh Kementerian Koperasi dan UKM serta didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya. Kopdes ini bertujuan memberikan akses ekonomi langsung kepada masyarakat kampung, memotong ketergantungan terhadap tengkulak, serta menciptakan ekonomi berkeadilan di wilayah tertinggal dan terluar.

Pemprov PBD berharap, melalui pelatihan ini, Kopdes Merah Putih akan bertransformasi menjadi koperasi modern yang mampu menjadi penopang utama ekonomi desa, dengan struktur kelembagaan yang kuat dan sistem manajemen yang akuntabel.

“Kita ingin setiap kampung punya koperasi aktif yang menjadi tumpuan masyarakatnya. Dengan peningkatan kapasitas ini, kami yakin Papua Barat Daya bisa menjadi model pengembangan koperasi desa di Indonesia Timur,” tutup Kambuaya.

Jumlah Kopdes Merah Putih terbentuk (per kabupaten)

Jadwal pelatihan per wilayah

Tujuan utama program Kopdes Merah Putih

Dampak yang diharapkan: ekonomi lokal, lapangan kerja, pemberdayaan perempuan dan pemuda desa

(Leo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Program Nasional, Pemkot Sorong Gratiskan BPHTB bagi Warga Berpenghasilan Rendah
Pemkot Sorong Resmi Bebaskan PBG dan BPHTB untuk MBR, Dorong Perumahan Rakyat
Ditegur Menteri PKP, WaliKota Sorong Pastikan BPHTB dan PBG Gratis Mulai Besok, Ancam Copot Pejabat
Kolaborasi Jadi Kunci, Kementerian PKP Percepat Rumah Subsidi di Papua
Wapres Gibran Rakabuming Raka Disambut Tarian Budaya saat Kunjungan Kerja di Sorong
Pemkot Sorong Tinjau Warga Terdampak Gelombang, Siapkan Penanganan dan Pembangunan Tembok Penahan Ombak
DPR Kota Sorong Dan OPD Tinjau Dampak Gelombang Air Pasang Di Pulau Doom, Dorong Penanganan Cepat
Persiapan Kunjungan RI 2 ke Raja Ampat, Pemerintah dan Forkopimda Gelar Rapat Koordinasi Bersama Gubernur
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 17:24 WIB

Dukung Program Nasional, Pemkot Sorong Gratiskan BPHTB bagi Warga Berpenghasilan Rendah

Senin, 27 April 2026 - 17:06 WIB

Ditegur Menteri PKP, WaliKota Sorong Pastikan BPHTB dan PBG Gratis Mulai Besok, Ancam Copot Pejabat

Minggu, 26 April 2026 - 13:58 WIB

Kolaborasi Jadi Kunci, Kementerian PKP Percepat Rumah Subsidi di Papua

Selasa, 21 April 2026 - 14:06 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka Disambut Tarian Budaya saat Kunjungan Kerja di Sorong

Senin, 20 April 2026 - 19:28 WIB

Pemkot Sorong Tinjau Warga Terdampak Gelombang, Siapkan Penanganan dan Pembangunan Tembok Penahan Ombak

Berita Terbaru

Uncategorized

Polri Pimpin Timnas, Pencak Silat Indonesia Borong Emas di Belgia

Rabu, 29 Apr 2026 - 00:05 WIB