PETI di Perkebunan Sawit Eks Duta Palma Jadi Sorotan Publik: Ketika Fakta di Lapangan Tak Sejalan dengan Pernyataan Resmi

- Penulis

Minggu, 27 Juli 2025 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Kuansing- Penindakan aktivitas tambang emas ilegal atau Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di areal eks PT Duta Palma, yang kini dikelola PT Agrinas Palma Nusantara (APN), menuai sorotan. Pasalnya, laporan penindakan oleh aparat disebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Sebelumnya, Kapolres Kuansing AKBP Raden Ricky Pratiningrat mengklaim kepada media bahwa pihaknya telah memusnahkan **32 unit rakit PETI dan 15 tenda terpal** dalam razia di wilayah Divisi 6, 7, dan 8 yang masuk kawasan Desa Banjar Benai, Dusun Kuko, dan Kenegerian Kopah, Kecamatan Kuantan Tengah.

Namun, informasi yang dihimpun dari sumber internal perusahaan menyebutkan bahwa **jumlah rakit yang dibakar hanya dua unit**, bukan 32 seperti yang diberitakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya benar ada aktivitas itu, dan saat penindakan hanya dua rakit yang dibakar,” ujar seorang perwakilan perusahaan saat ditemui di sebuah warung kopi di Teluk Kuantan, Kamis (24/7/2025).

Pihak perusahaan mengklaim telah mengingatkan seluruh penambang agar menghentikan aktivitas PETI dan segera keluar dari wilayah konsesi perusahaan.

“Sudah kami sampaikan juga ke Picon, yang merupakan anggota DPRD Kuansing, agar lokasi bersih dalam pekan ini,” tambahnya.

Senada dengan itu, narasumber yang berbeda yang ditemui wartawan juga membenarkan bahwa aktivitas PETI masih berlangsung setelah penindakan aparat.

“Masih beroperasi, Bang. Sebagian disuruh keluar sebelum razia. Ada pungutan juga oleh Piyon, sekitar 15 unit masing-masing Rp2,5 juta. Dia juga punya dua rakit di Divisi 7,” bebernya.

READ  Diduga Langgar Kode Etik, Oknum Wartawan di Kuansing Viral Usai Tekan Narasumber Saat Wawancara

Ketika dikonfirmasi, Piyon yang disebut-sebut terlibat—tidak membantah tudingan tersebut. Ia mengaku aktivitasnya semata-mata demi membantu masyarakat.

“Saya memang mendompeng, tapi jangan bawa-bawa nama anak saya. Saya lakukan ini untuk bantu pengangguran di kampung,” katanya.

“Sekarang rakit saya pindah dulu ke lahan kampung. Kalau sudah selesai nanti kita jumpa lagi,” pungkasnya.

Pada Minggu (27/7/2025), pihak perusahaan kembali mengirimkan dokumentasi ke media yang menunjukkan bahwa beberapa rakit PETI telah keluar dari lokasi. Termasuk salah satunya rakit milik Picon anggota DPRD yang dibawa keluar melalui Pos 1, serta tiga rakit lain yang sedang dibongkar untuk dikeluarkan.

Tak hanya itu, pihak Intel Korem Mayor inf kabul juga telah turun tangan dan melakukan penindakan lanjutan. Sebagian rakit dibakar, dan sebagian lainnya dipaksa keluar dari lokasi.

“Saya juga dikabari, tapi datangnya agak terlambat. Penindakan ini untuk memastikan tidak ada lagi aktivitas PETI. Tapi kenyataannya, sebagian masih beroperasi,” ujar sumber.

Desakan untuk Kapolres Kuansing

Berbagai pihak kini mendesak Kapolres Kuansing agar turun langsung ke lapangan dan tidak hanya menerima laporan dari jajaran di bawahnya. Hal ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Kabupaten Kuantan Singingi.

PT Agrinas Palma Nusantara sendiri menyatakan komitmennya untuk menolak segala bentuk aktivitas pertambangan ilegal di areal perkebunan yang merupakan aset negara tersebut.

 

(Athia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Remaja Diduga Spesialis Curanmor di Sorong Diamankan, Polisi Ungkap 18 TKP
Kepala Unit BRI Jalan Mesjid Selatpanjang Belum Tanggapi Konfirmasi Media, Transparansi Prosedur Penagihan dan Penjualan Agunan Jadi Sorotan
Jelang Operasi Patuh Dofior 2026, Polda Papua Barat Daya Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas
Jadwal Kapal Pelni Sorong Bulan Juni 2026, Kacab Jhoni Rachman: Cek Rute dan Beli Tiket Resmi Agar Pelayaran Aman Sampai Tujuan
Crosser Cilik Berprestasi, M Dylan Ramadhan Terima Penghargaan pada Upacara HJB ke-544 Tingkat Kecamatan Cijeruk
Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Bengkalis Monitoring Lahan Jagung di Desa Ketamputih Kec. Bengkalis
DUKUNG KETAHANAN PANGAN, BHABINKAMTIBMAS POLSEK BENGKALIS CEK LAHAN JAGUNG PIPIL DI DESA PEMATANG DUKU
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:53 WIB

Dua Remaja Diduga Spesialis Curanmor di Sorong Diamankan, Polisi Ungkap 18 TKP

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:38 WIB

Kepala Unit BRI Jalan Mesjid Selatpanjang Belum Tanggapi Konfirmasi Media, Transparansi Prosedur Penagihan dan Penjualan Agunan Jadi Sorotan

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:37 WIB

Jelang Operasi Patuh Dofior 2026, Polda Papua Barat Daya Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:17 WIB

Jadwal Kapal Pelni Sorong Bulan Juni 2026, Kacab Jhoni Rachman: Cek Rute dan Beli Tiket Resmi Agar Pelayaran Aman Sampai Tujuan

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:37 WIB

Crosser Cilik Berprestasi, M Dylan Ramadhan Terima Penghargaan pada Upacara HJB ke-544 Tingkat Kecamatan Cijeruk

Berita Terbaru