Ikuti Kuliah Umum di UIR Bersama Menteri PPMN:ini Suatu Kebanggan Buat Kami

- Penulis

Kamis, 17 Juli 2025 - 00:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Riau- Bertempat auditorium lantai 4 haji rawi Universitas Islam Riau, pengurus PPMLN menghadiri undangan kuliah umum yg dilaksanakan oleh universitas Islam Riau bersama menteri pekerja migran Indonesia haji Abdul Kadir Karding Spi MSI dikota Pekanbaru Rabu 16 juli 2025.bersama BEM se Riau.ppmln yg di dihadiri ketua umum Hasbi kurniallah, sekretaris umum umarul Ahmad ,serta ketua bidang agama dan sosial ppmln haji Hamzah Ahmad.

Kuliah umum yang yg berjudul ; peluang kerja luar negeri dan migrasi aman.

Yang di adakan oleh pihak UIR (universitas Islam Riau)yg merupakan salah satu universitas terkemuka di propinsi Riau.Kegiatan tersebut dihadiri langsung menteri PMI haji Abdul Kadir Karding Spi MSI,rektor universitas Islam Riau Assoc prof.Dr Admiral SH MH.dari pemerintah propinsi di hadiri oleh kepala dinas tenaga kerja dan transmigrasi .boby Rahmat st.mt.kepala bp3mi Riau Fanny Wahyu .

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti yang disampaikan oleh sekretaris umum ppmln umarul Ahmad: Alhamdulillah syukur hari ni kita mendapatkan undangan untuk menghadiri kuliah umum di UIR,dan ini merupakan suatu kehormatan bagi kami dapat hadir di kalangan para mahasiswa,kaum intelektual cerdik pandai tokoh akademisi dan mendapat ilmu pengetahuan yang intinya menambah ilmu pengetahuan.

Begitu juga ketua umum ppmln husbi kurniallah mengucapkan ribuan terima kasih kepada pihak UIR yg telah mengundang kami di kuliah umum ini.

Haji Abdul Kadir Karding dalam kuliahnya menekankan bahwa paradigma ttg pekerja migran Indonesia (PMI) perlu di ubah.ia menjelaskan bahwa pekerja migran bukan sekedar tenaga kerja informal SPT asisten rumah tangga , melainkan seluruh WNI yang bekerja dan mendapatkan Upah diluar wilayah Indonesia, termasuk kalangan propesional seperti doktor, ahli iT, perawat maupun pekerja di sektor industri.

“Menurut UU no 18 tahun 2017, siapapun warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri dan mendapatkan Upah , mereka adalah pekerja migran.ibu Sri Mulyani saat di IMF, pak habibie saat di Jerman, bahkan pelatih dan atlet sepakbola seperti Asnawi pun masuk dlm kategori pekerja migran ,”jelasnya.

READ  DPR Kota Sorong Tetapkan 13 Raperda Prioritas Tahun 2025, Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Lebih Baik

ia juga menyampaikan bahwa jumlah pekerja migran Indonesia sangat besar yaitu sekitar 5, 2 juta yg terdaftar secara prosedural , dan sekitar jumlah yg sama bekerja secara non prosedural . karena itu negara TDK boleh abai terhadap perlindungan mereka.

“Pemerintah hadir untuk memberikan perlindungan , baik kepada pekerja migran yang legal maupun yang non prosedural.mereka semua adalah warga negara yang berjuang untuk kehidupan keluarga ,”ujar menteri.

Dalam kuliah umum tersebut , Abdul Kadir juga memaparkan pentingnya membangun jaringan internasional dan keterampilan global sejak dini.ia mengajak mahasiswa untuk mempersiapkan diri menjadi pekerja kompeten yg mampu bersaing di luar negeri, terutama di sektor -sektor strategis seperti perawat, teknologi informasi dan hospitality .

“Saat ini , perawat yang bekerja di Jerman bisa mendapatkan gaji Rp 30 hingga 50 juta per bulan.bahkan, ada tenaga kesehatan di Amerika yg memperoleh penghasilan hingga 1 milyar per bulan.ini bukan ilusi, tapi peluang nyata jika kita memiliki sertifikasi dan keterampilan yang mumpuni ,”tegasnya.

Dalam sesi wawancara dengan wartawan , Abdul Kadir menegaskan bahwa rendahnya pemahaman masyarakat tentang tata cara migrasi aman menjadi salah satu tantangan besar pemerintah . oleh karena itu kementeriannya secara aktif melakukan sosialisasi ke kampus -kampus , sekolah -sekolah kejuruan , serta kelompok masyarakat.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri.maka kami terus membangun kerjasama dengan berbagai pihak , termasuk kampus, pemerintah daerah, lembaga swasta dan masyarakat sipil.Kolaborasi adalah kunci ,”ungkapnya.

 

(Umarul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Koarmada III Gelar Kauseri Agama, Perkuat Mental dan Spiritualitas Prajurit
Pelayanan KP2KP Selatpanjang Tuai Respons Positif di Hari Terakhir Pelaporan SPT
Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong
Hampir selesai, Masyarakat Senang Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV TA. 2026 Wilayah Kodim 1802/Sorong Capai 80%
​Cara BRI BO Fatmawati Cetak Insan BRILiaN yang Tanggap Kondisi Darurat
Mama-Mama Papua Turun Tangan, Dapur Umum Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Makin Solid
SATGAS TMMD KE-128 KODIM 1801/MANOKWARI LAKSANAKAN PEMASANGAN DINDING RUMAH PROGRAM RTLH
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Laksanakan Rehabilitasi 5 Unit MCK Umum di Kampung Tanah Rubuh
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 09:33 WIB

Koarmada III Gelar Kauseri Agama, Perkuat Mental dan Spiritualitas Prajurit

Kamis, 30 April 2026 - 05:10 WIB

Pelayanan KP2KP Selatpanjang Tuai Respons Positif di Hari Terakhir Pelaporan SPT

Rabu, 29 April 2026 - 14:35 WIB

Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong

Rabu, 29 April 2026 - 14:33 WIB

Hampir selesai, Masyarakat Senang Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV TA. 2026 Wilayah Kodim 1802/Sorong Capai 80%

Rabu, 29 April 2026 - 09:55 WIB

​Cara BRI BO Fatmawati Cetak Insan BRILiaN yang Tanggap Kondisi Darurat

Berita Terbaru

Uncategorized

Polres Kediri ungkap 5 Kasus curanmor, dan kembalikan ke pemilik

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:19 WIB

Uncategorized

Kapolres Kediri Resmikan Renovasi Jembatan Merah Putih Presisi

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:09 WIB

Uncategorized

Menyongsong Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kediri Gelar Lomba TPTKP

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:05 WIB