Kebocoran Pipa PAM Akibat Galian Kabel Optik Zinet PT Pragata di Cikarang Barat, Kawali Desak Pemkab Bekasi Tegas

- Penulis

Rabu, 2 Juli 2025 - 05:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Bekasi-Telah terjadi insiden kebocoran pipa air PAM di wilayah Kampung Cikarang Jati, Pasar Beras, RT 03 RW 06, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Insiden ini diduga kuat akibat pekerjaan galian kabel optik oleh Zinet dari PT Pragata yang dinilai lalai dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Menurut laporan dari warga dan hasil investigasi tim Koalisi Kawal Lingkungan Indonesia Raya (KAWALI), peristiwa kebocoran terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, saat pekerja tengah melakukan penggalian. Air dari pipa yang bocor sempat menyembur deras hingga menggenangi pemukiman warga, bahkan menyebabkan banjir yang masuk ke rumah-rumah sekitar lokasi proyek.

Ironisnya, saat tim KAWALI mendatangi lokasi, para pekerja terlihat tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti helm, rompi keselamatan, maupun papan penanda adanya proyek galian. Hal ini menjadi sorotan serius bagi Ketua KAWALI DPD Bekasi, Sopian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat prihatin atas insiden ini. Diduga pekerjaan yang tidak sesuai prosedur keselamatan dan tidak dapat memperlihatkan izin yang jelas berpotensi merugikan masyarakat. Kebocoran ini bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga kelalaian yang merugikan warga,” tegas Sopian.

READ  Tragis, Bocah yang Hilang Diterkam Buaya di Dusun Air Layang Ditemukan Meninggal

Saat dikonfirmasi, salah satu mandor pengawas lapangan yang berinisial RY justru mengungkapkan pernyataan mengejutkan, “Kalau dikasih helm saya pakai, kalau nggak ya nggak saya pakai,” ungkapnya.

KAWALI mendesak Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Air (DBMSDA) agar segera melakukan evaluasi ketat terhadap perizinan dan pengawasan proyek-proyek serupa di wilayah Kabupaten Bekasi, tidak hanya untuk kenyamanan warga tetapi juga keamanan lingkungan, Selain itu, KAWALI menuntut agar PT Pragata diberikan teguran tegas serta bertanggung jawab atas kerugian yang dialami warga akibat kebocoran pipa tersebut.

Insiden ini menjadi peringatan penting bahwa pengabaian terhadap aspek keselamatan kerja dan koordinasi dengan instansi terkait dapat menimbulkan dampak nyata terhadap lingkungan dan kehidupan warga.

KAWALI akan terus memantau perkembangan kasus ini dan mendorong penegakan hukum serta regulasi lingkungan dan pekerjaan publik yang lebih ketat di Kabupaten Bekasi.

 

Tim Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi
Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan
Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan
Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim
Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!
DPRD Sukabumi Sikat HGU Bermasalah, Iwan Ridwan: Tak Ada Toleransi untuk Izin Mati
Isu Revisi Ditolak Mentah, Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Minhol Nol Persen Tetap Berlaku
Tol Bocimi Melaju, Jalan Kabupaten Terluka: Ayi Permana Desak Tanggung Jawab
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:40 WIB

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:28 WIB

Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:44 WIB

Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:19 WIB

Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:01 WIB

Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!

Berita Terbaru