Suararakyat.info.Garut-Dalam upaya menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat di wilayah Jawa Barat, khususnya pesisir selatan, Kopral Kepala (Kopka) Irvan dari Babinpotmar Posmat Cidaun Cianjur memberikan himbauan penting kepada masyarakat melalui media suararakyat.info. Himbauan ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap maraknya praktik penipuan yang mengatasnamakan tokoh sepuh, agama, leluhur, dan kekuatan spiritual untuk menipu warga yang sedang dalam kondisi sulit, terutama terkait masalah keuangan dan hutang piutang.

Dalam pernyataannya, Kopka Irvan mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada individu-individu yang mengklaim diri sebagai tokoh spiritual, orang pintar, atau sepuh yang mampu menyelesaikan berbagai permasalahan finansial, termasuk hutang pribadi hingga hutang negara. “Itu semua hanya modus. Itu semua alibi mereka. Mereka mencuci otak kita supaya percaya, dan pada akhirnya kita yang akan dirugikan. Waspadalah,” tegas Irvan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan bahwa modus seperti ini biasanya menggunakan pendekatan emosional dan spiritual untuk menggaet korban. Para pelaku sering menyampaikan narasi tentang kearifan lokal, sejarah leluhur, bahkan mencampuradukkan agama demi menumbuhkan kepercayaan. Setelah berhasil mendapatkan kepercayaan korban, mereka lalu menawarkan bantuan keuangan, penggandaan uang, hingga klaim bisa melunasi utang dalam sekejap.

“Target mereka adalah masyarakat yang sedang terjepit ekonomi atau sedang mencari jalan keluar dari masalah keuangan. Mereka memanfaatkan keputusasaan dan kepercayaan buta masyarakat. Modus ini sudah banyak terjadi di beberapa wilayah di Jawa Barat,” ujar Irvan.
Kopka Irvan juga meminta masyarakat untuk segera melapor kepada aparat terdekat jika menemukan aktivitas mencurigakan yang melibatkan orang-orang seperti itu. Ia mengimbau agar warga tetap mengedepankan logika, tidak mudah terbujuk rayu, serta mencari solusi melalui jalur resmi dan rasional.
“Kita harus cerdas dan waspada. Jangan sampai kita dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.
Peringatan ini menjadi penting di tengah kondisi sosial yang masih rentan terhadap tipu daya berkedok spiritualitas. Dengan himbauan ini, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan serta menjadi agen pencegahan di lingkungan masing-masing.
(Cep Toto)














