Kembangkan Alat Kesehatan Deteksi Kanker Serviks Bio Farma Gandeng Roche Indonesia

- Penulis

Rabu, 25 Juni 2025 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Bandung– PT Bio Farma bersama PT Roche Indonesia (Divisi Diagnostik), menandatangani Master of Cooperation Agreement untuk pengembangan alat kesehatan produksi lokal – deteksi kanker serviks berbasis HPV DNA dan memperluas deteksi kanker serviks lewat pendekatan model hub and spoke dengan instrumen sistem otomasi performa tinggi dan sistem PCR manual.(25/6/2025)

Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan aksesibilitas masyarakat terhadap pengujian dan merupakan dukungan konkret terhadap Rencana Aksi Nasional (RAN) Eliminasi Kanker Serviks yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Penandatanganan yang dilakukan Direktur Pengembangan Usaha Bio Farma, Yuliana Indriati, dan Direktur Divisi Diagnostik Roche Indonesia, Lee Poh Seng, dirancang sebagai kontribusi nyata dalam meningkatkan sistem deteksi dini penyakit secara masif, merata, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai langkah awal, proyek percontohan skrining kanker serviks dengan DNA HPV yang tengah dilaksanakan di Provinsi Jawa Timur, dengan pendekatan Hub & Spoke yang mendukung visi integrasi layanan primer Kementerian Kesehatan. Pemanfaatan sistem PCR untuk pengujian DNA HPV akan menjadi tulang punggung pelaksanaan program ini, sekaligus memperluas akses terhadap teknologi diagnostik mutakhir, terutama di wilayah dengan keterbatasan fasilitas kesehatan.

Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, menyatakan bahwa kerja sama ini bukan sekadar upaya skrining semata, melainkan bagian integral dari strategi nasional dalam membangun ketahanan sistem kesehatan.

“Ketahanan kesehatan nasional dibangun dari kemampuan kita mendeteksi dan menangani penyakit secara dini dan terstruktur. Kemitraan ini adalah bentuk kesiapan Indonesia untuk berdiri di atas kaki sendiri melalui transfer teknologi dan penguatan kapasitas dalam negeri,” ucap Shadiq.

READ  PPNI Papua Barat Audit Aset dan Monev Demi Penguatan Organisasi ke Depan

Shadiq juga menekankan pentingnya membangun ekosistem diagnostik nasional yang kuat guna mengurangi ketergantungan pada produk impor.

“Dengan dukungan teknologi dan keahlian dari Roche, serta kapasitas produksi dan distribusi Bio Farma, kami optimis kerja sama ini akan memperkuat fondasi kemandirian sektor kesehatan Indonesia, dari hulu ke hilir,” katanya.

Direktur Divisi Diagnostik PT Roche Indonesia, Lee Poh Seng, mengatakan kolaborasi ini sebagai bentuk kontribusi sektor swasta dalam memperkuat ketahanan sistem kesehatan nasional.

“Penandatanganan ini menjadi tonggak penting dalam kemitraan strategis kami bersama Bio Farma. Dengan menggabungkan keahlian global Roche di bidang diagnostik in vitro dan kapasitas Bio Farma sebagai pilar industri kesehatan nasional, kami yakin kemitraan ini akan mempercepat pencapaian target nasional eliminasi kanker serviks, melalui solusi skrining yang berkualitas dan berkelanjutan,” ujar Poh Seng.

Lebih lanjut, Poh Seng menekankan bahwa kolaborasi ini tidak hanya akan mendorong pemerataan pelayanan kesehatan, namun juga memperkuat inisiatif pengembangan kapasitas lokal dalam penyediaan sistem diagnostik dan pasokan bahan baku.

Inisiatif ini sejalan dengan arah kebijakan pembangunan nasional yang tertuang dalam visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada aspek peningkatan pelayanan kesehatan, pengembangan teknologi biomedis, dan kemandirian farmasi nasional.

Kolaborasi Bio Farma dan Roche Indonesia ini diharapkan menjadi model kemitraan strategis antara BUMN dan sektor swasta dalam menghadirkan inovasi kesehatan yang berdampak luas, sekaligus memperkuat fondasi sistem kesehatan nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan.

 

(Humas Jabar/Prangga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa
Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Untuk Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa
Tragedi Tambrauw, Nakes Papua Barat Daya Desak Jaminan Keamanan dan Usut Tuntas Pelaku
RS Ananda Babelan Terancam Dilaporkan Terkait Dugaan Pemberian Obat Kadaluwarsa
Orang Tua Pasien Pertanyakan Obat Expired di RS Ananda Babelan
Relawan Sehati Sejahtera Bantu Warga Sukamaju Tertolak Perhatian Desa
Apresiasi Kinerja Nakes, RSUD Sele Be Solu Beri Penghargaan Kepada Tenaga Kesehatan
Bahas Isu Strategis, Dinkes Bengkalis Gelar Forum PD Renja 2027
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 10:21 WIB

Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa

Selasa, 7 April 2026 - 09:35 WIB

Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Untuk Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:57 WIB

Tragedi Tambrauw, Nakes Papua Barat Daya Desak Jaminan Keamanan dan Usut Tuntas Pelaku

Senin, 16 Maret 2026 - 07:59 WIB

RS Ananda Babelan Terancam Dilaporkan Terkait Dugaan Pemberian Obat Kadaluwarsa

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:02 WIB

Orang Tua Pasien Pertanyakan Obat Expired di RS Ananda Babelan

Berita Terbaru

POLRI

Plt Kabid Humas Polda PBD Hadiri Hut GPI Ke-41

Senin, 25 Mei 2026 - 09:21 WIB