Rolls-Royce Disulap Kemensos Jadi Harapan: Mobil Mewah Lelang Kemensos Dikonversi untuk Keluarga Miskin

- Penulis

Jumat, 13 Juni 2025 - 02:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jakarta- Kementerian Sosial Republik Indonesia mencatatkan langkah progresif dalam pengelolaan aset negara dengan berhasil melelang satu unit mobil mewah Rolls-Royce seharga Rp2,5 miliar. Lelang ini dilakukan secara resmi melalui koordinasi dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) dan telah melalui tiga tahapan sebelum akhirnya mencapai keberhasilan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menyambut gembira hasil lelang tersebut. Menurutnya, dana hasil penjualan kendaraan mewah itu akan dikonversi secara konkret menjadi bantuan sosial dalam bentuk yang lebih bermakna yaitu rumah layak huni bagi keluarga miskin.

“Alhamdulillah, proses lelang ini berjalan dengan baik. Rolls-Royce ini bukan lagi simbol kemewahan, tapi sudah kita ubah menjadi simbol keadilan sosial. Hasil lelangnya akan digunakan untuk membangun rumah bagi masyarakat miskin,” ungkap Gus Ipul dalam keterangannya.(12/6/2025)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mobil mewah yang dilelang merupakan salah satu aset negara yang sebelumnya tidak dimanfaatkan secara optimal. Kini, berkat sinergi antara Kemensos dan KPKNL, aset tersebut berhasil dikembalikan fungsinya untuk mendukung agenda perlindungan sosial pemerintah.

READ  DPRD Bangka Gelar Rapat Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan HUT RI ke 80 Tahun 2025

Proses lelang sendiri tidak langsung terjadi dalam satu tahap. Tiga kali tahapan lelang dilakukan guna mendapatkan nilai terbaik dan memastikan transparansi serta akuntabilitas di setiap prosesnya. Hasil akhirnya membuktikan efektivitas mekanisme tersebut, dengan angka penjualan mencapai Rp2,5 miliar.

Dana hasil lelang akan dialokasikan langsung ke dalam program-program bantuan sosial yang dikelola oleh Kemensos, khususnya pembangunan hunian bagi keluarga prasejahtera yang selama ini belum memiliki tempat tinggal yang layak.

Langkah ini juga menjadi simbol perubahan paradigma dalam tata kelola aset negara: dari simbol-simbol kemewahan yang eksklusif, menjadi instrumen nyata pemerataan kesejahteraan. Kementerian Sosial berharap, langkah ini dapat menjadi contoh bagi kementerian dan lembaga lainnya dalam mengoptimalkan aset untuk kepentingan rakyat banyak.

 

(Hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Integritas ASN, Kemenkum Papua Barat Ambil Sumpah PNS dan Angkat 10 Pejabat Fungsional
RSUD Sele Be Solu Kota Sorong Matangkan Persiapan Akreditasi, Kesiapan Capai 80 Persen
Gubernur Papua Barat Daya Resmi Buka Turnamen U-15, Dorong Generasi Muda Lewat Sepak Bola
Keluarga Besar Osok Kabanolo Palang TPA Sorong, Tuntut Pengukuran Ulang Dan Kesepakatan Tertulis
Diduga Settingan Karena Tidak Dibacakan, Rapat Paripurna LKPJ DPR Kota Sorong Menuai Kritik Tajam
Pemprov Papua Barat Daya Gelar FGD, Perkuat Komitmen Lindungi Hutan dan Laut
Imigrasi Sukabumi Perketat Pengawasan TKA di Sektor Tambang, Timpora Libatkan Kecamatan hingga KUA untuk Jaga Stabilitas dan Kelestarian Lingkungan
Pemkot Sorong Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Sosial Melalui FGD Perencanaan Kontigensi Bersama ADRA Indonesia
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:47 WIB

Perkuat Integritas ASN, Kemenkum Papua Barat Ambil Sumpah PNS dan Angkat 10 Pejabat Fungsional

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:34 WIB

RSUD Sele Be Solu Kota Sorong Matangkan Persiapan Akreditasi, Kesiapan Capai 80 Persen

Senin, 1 Juni 2026 - 09:09 WIB

Gubernur Papua Barat Daya Resmi Buka Turnamen U-15, Dorong Generasi Muda Lewat Sepak Bola

Senin, 25 Mei 2026 - 09:43 WIB

Keluarga Besar Osok Kabanolo Palang TPA Sorong, Tuntut Pengukuran Ulang Dan Kesepakatan Tertulis

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:36 WIB

Diduga Settingan Karena Tidak Dibacakan, Rapat Paripurna LKPJ DPR Kota Sorong Menuai Kritik Tajam

Berita Terbaru