Sinergi Bulog dan Polri: Menjaga Pangan, Menyejahterakan Petani Jagung

- Penulis

Senin, 2 Juni 2025 - 23:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jakarta-Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani, Perum Bulog menggandeng Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk melaksanakan program penyerapan hasil panen jagung dengan target ambisius sebesar 1 juta ton. Kolaborasi strategis ini ditandai dengan pertemuan antara Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI Novi Helmy Prasetya, S.I.P., M.I.P., dan Irwasum Polri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., yang juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri.Selasa (2/6/2025)

Pertemuan berlangsung di Ruang Pertemuan Dirut Bulog, Jakarta, pada Senin, 2 Juni 2025. Dalam suasana penuh keseriusan dan optimisme, kedua institusi negara ini menyepakati skema sinergis untuk memastikan hasil panen petani jagung dapat terserap maksimal oleh negara, dengan harga yang menguntungkan bagi petani namun tetap stabil di pasar.

Melalui 26 Kantor Wilayah dan 133 Kantor Cabang Bulog yang tersebar di seluruh Indonesia, sistem penyerapan jagung akan dioperasikan dengan kapasitas gudang yang mampu menampung antara 120 hingga 300 ton per unit. Fasilitas pengering yang dimiliki Bulog akan dimanfaatkan untuk memastikan jagung yang diserap tetap berkualitas, memenuhi standar nasional maupun pasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harga beli yang ditetapkan untuk penyerapan ini akan mengacu pada ketentuan Badan Pangan Nasional. Hal ini untuk memastikan bahwa petani tidak mengalami kerugian, sekaligus menjaga stabilitas harga di pasar agar tidak terjadi fluktuasi tajam yang merugikan baik produsen maupun konsumen.

Demi memperkuat pelaksanaan program ini, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 6 triliun. Dana ini akan menjadi tulang punggung operasional Bulog dalam menjalankan fungsi penyerapan sekaligus distribusi jagung.

Sementara itu, Polri mengambil peran aktif dalam memastikan kelancaran implementasi di lapangan. Melalui jaringan Kapolres di seluruh Indonesia, Polri akan berkoordinasi langsung dengan unit-unit Bulog di daerah untuk mengawasi proses penyerapan, distribusi, serta mencegah potensi terjadinya penimbunan atau spekulasi harga oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

READ  Imigrasi Sukabumi Perketat Pengawasan TKA di Sektor Tambang, Timpora Libatkan Kecamatan hingga KUA untuk Jaga Stabilitas dan Kelestarian Lingkungan

“Sinergi ini merupakan langkah strategis untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Kami akan memastikan seluruh jajaran kami di daerah terlibat aktif dalam mendampingi petani dan mengawal distribusi agar berjalan lancar dan tepat sasaran,” ujar Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Ia menambahkan bahwa Polri juga akan ikut dalam kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada para petani terkait mekanisme penyerapan ini. Pendampingan intensif akan dilakukan bersama dengan dinas-dinas pertanian di daerah sebagai bentuk kehadiran negara di tengah rakyat.

Direktur Utama Bulog, Letjen TNI Novi Helmy Prasetya, menegaskan bahwa lembaganya telah mempersiapkan seluruh infrastruktur yang dibutuhkan untuk menjamin kesuksesan program ini.

“Bulog siap menyerap 1 juta ton jagung. Ini bukan hanya angka, tapi bentuk konkret keberpihakan pada petani kita. Dengan infrastruktur yang telah kami miliki, kami optimistis dapat menjaga keseimbangan harga sekaligus memastikan petani mendapatkan keuntungan yang layak dari hasil jerih payah mereka,” jelasnya.

Sebagai langkah tindak lanjut, Bulog bersama Polri akan turun langsung ke daerah untuk melakukan pengecekan kesiapan gudang, fasilitas pengering, serta menjalin komunikasi langsung dengan petani dan kelompok tani.

Program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk mewujudkan swasembada jagung sekaligus memperbaiki rantai distribusi pangan nasional. Dalam kondisi global yang rentan terhadap krisis pangan, langkah preventif seperti ini menjadi semakin penting.

Namun lebih dari itu, sinergi antara Bulog dan Polri juga menunjukkan bentuk nyata dari kolaborasi antar-lembaga negara demi kepentingan rakyat, khususnya petani yang selama ini masih sering berada dalam posisi lemah dalam rantai pasok pertanian.

Dengan komitmen kuat, dukungan anggaran, dan struktur operasional yang siap, kerja sama ini diharapkan dapat menjadi tonggak baru dalam pengelolaan pangan nasional bukan hanya soal angka dan cadangan, tetapi tentang keadilan ekonomi bagi petani Indonesia.

 

(Han)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hak Siswa Dipertanyakan, Dugaan Penahanan PIP dan Denda Tunggakan Mencuat di MA Sabilal Muhtadin
Muswil I MUI Papua Barat Daya Dipalang Adat, MMP Tuntut Keterlibatan Muslim Asli Papua
APINDO Minta Kajian Komprehensif Sebelum Konvensi ILO tentang Pekerja Platform Diratifikasi
Otonomi Daerah di Persimpangan Jalan, Dr. Fachrul Razi Beberkan Masalah Pokok dan Solusi Strategis di Kuliah Umum UICI
Hadapi Ancaman El Nino, Menko Polkam Arahkan Desk Karhutla Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Pencegahan
Nama Calon Tersangka Sudah Dikantongi Polda Papua Barat Daya, Kasus Korupsi Inspektorat Tinggal Tunggu Audit BPK
Mahasiswa Sorong Desak Evaluasi Kebijakan Pemerintah, Tolak MBG, Soroti Harga BBM dan Pemborosan APBN
UICI dan Dr. Fachrul Razi Bahas Otonomi Daerah dalam Bingkai Wawasan Nusantara
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:03 WIB

Hak Siswa Dipertanyakan, Dugaan Penahanan PIP dan Denda Tunggakan Mencuat di MA Sabilal Muhtadin

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:44 WIB

Muswil I MUI Papua Barat Daya Dipalang Adat, MMP Tuntut Keterlibatan Muslim Asli Papua

Jumat, 19 Juni 2026 - 02:32 WIB

APINDO Minta Kajian Komprehensif Sebelum Konvensi ILO tentang Pekerja Platform Diratifikasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:06 WIB

Otonomi Daerah di Persimpangan Jalan, Dr. Fachrul Razi Beberkan Masalah Pokok dan Solusi Strategis di Kuliah Umum UICI

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:57 WIB

Hadapi Ancaman El Nino, Menko Polkam Arahkan Desk Karhutla Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Pencegahan

Berita Terbaru

Uncategorized

Ziarah ke Makam Soekarno, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa

Sabtu, 20 Jun 2026 - 07:14 WIB

Uncategorized

Tim Basket Polda Jatim Juara 1 Kapolri Cup 2026

Sabtu, 20 Jun 2026 - 07:10 WIB