Suararakyat.info.Jakarta-Menjelang Idul Adha 1446 Hijriyah kondisi Pasar Lokbin Palmerah, Jakarta Pusat belum menunjukkan aktivitas yang berarti masih seperti biasa disamping daya beli masyarakat yang belum kembali normal.
Menurut Khaerudin aktivitas warga untuk bertransaksi menjelang puncak haji 2025 belum signifikan dan kondisi sekitar pasar aman dan terkendali tidak ada yang berarti/normal.
“Warga masih belanja sesuai kebutuhan pokok dan harga masih stabil, namun ada beberapa kebutuhan bahan pokok seperti sayuran dan cabe keriting merah masih tinggi/mahal sehingga pedagang mengeluh kini harga cabe keriting merah berkisar Rp.40.000/ kilo, harga sayuran ada peningkatan disusul harga kelapa sebesar Rp 12.000/kilo ini yang dikeluhkan pedagang /pengecer yang biasanya mereka jual 200-300 butir kelapa/hari ini maksimal paling 150 butir kelapa belum lagi pembeli/konsumen yang menurun,” ujar Khaerudin selaku Koordinator Pedagang Pasar Lokbin Palmerah ketika dijumpai SUARARAKYAT INFO, di Jakarta, Jumat (23/05/ 2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dikatakan Khaerudin selain faktor daya beli juga dipengaruhi pasokan sayuran, kelapa dan kebutuhan bahan pokok yang kedatangannya terlambat akibat cuaca.
“Mudah-mudahan jelang puncak haji kondisi pasar mulai rame sehingga pedagang merasakan dampak dari musim haji tahun ini.Yang pasti para pedagang masih semangat walaupun dengan kondisi yang ada saat ini,”tutur Ketua Koperasi KP2LP.
Disitu sisi tambah Khaerudin meskipun pedagang merasakan kondisi perekonomian yang tidak baik-baik namun dengan niat dan iman yang kuat sehingga tidak melupakan berkurban pada Idul Adha 1446 H/2025.
“Laporan yang masuk sudah ada satu ekor sapi untuk dikurbankan oleh pedagang/7 orang.Insallah pedagang yang lain menyusul untuk berkorban kambing biasanya satu minggu jelang lebaran haji seperti tahun sebelumnya,”harapnya.
(s handoko)














