Komisi II DPRD Jabar Lina Ruslinawati Soroti Kelangkaan Pupuk dan Kurangnya Infrastruktur Irigasi Menjadi Masalah Serius di Jabar

- Penulis

Senin, 28 April 2025 - 02:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Sukabumi-Kesulitan petani mendapatkan pupuk dan kurangnya infrastruktur irigasi di sebagai tantangan utama di sektor pertanian Jawa Barat.

kekhawatiran mengenai dampak negatif dari kurangnya pasokan pupuk dan irigasi terhadap hasil panen petani tersebut menjadi Sorotannya.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi II DPRD Jabar Lina Ruslinawati kepada awak media usai menghadiri peresmian Jalan Mayjen Kunto Arief Wibowo dan panen perdana timun  organik di Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes, Minggu, (27/04/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lina Ruslinawati, anggota Komisi II DPRD Jabar, mengungkapkan bahwa sulitnya mendapatkan pupuk dan kurangnya infrastruktur irigasi menjadi masalah serius yang dihadapi petani di Jawa Barat.

” Saat ini para petani ini masih terkendala dengan sulitnya pupuk dan kurangnya Infrastruktur Irigasi dalam menunjang pertanian di Sukabumi secara umum di Jawa Barat.” Kata Lina

Dikatakan Lina kurangnya pasokan pupuk dan irigasi dapat berdampak besar pada hasil panen petani, sehingga mengancam ketahanan pangan daerah.

” Kami melihat pasokan Pupuk hari ini harganya cukup tinggi dan sulit didapat oleh masyarakat. Kalaupun tinggi harga pupuknya ada dipasaran tidak jadi masalah yang jadi masalah hari ini Harga tinggi tapi pupuknya tersebut tidak ada dipasaran.” Terangnya.

READ  Anggota Komisi III DPR Apresiasi Kerja Polri Kawal Kelancaran Mudik Lebaran

Selain itu menurut Lina kurangnya infrastruktur irigasi menyebabkan banyaknya para petani gagal panen akibat tidak ada air.

” Sulitnya pupuk dipasaran. Para petani masih bisa membuat pupuk organik tetapi ketika irigasi sebagai sumber utama dalam melakukan budidaya airnya tidak ada percuma pakai pupuk juga tidak akan optimal. ‘ “Jadi intinya para petani ini menginginkan kepada pemerintah pasokan Pupuk lancar dan pembangunan infrastruktur irigasi supaya para petani padi dan tanaman holtikultura dapat menghasilkan tanaman yang baik.” Bebernya.

Lina berjanji akan mendesak pemerintah untuk segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini, termasuk memastikan ketersediaan pupuk yang cukup dan memperbaiki infrastruktur irigasi.

” Saya akan mendorong pemerintah untuk memberikan pelatihan dan pendampingan teknis kepada petani agar dapat memanfaatkan pupuk dan irigasi secara optimal.” Ungkapnya.

Ia berharap dengan adanya solusi yang tepat, sektor pertanian di Jawa Barat dapat kembali menjadi lebih produktif dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian daerah.

 

(Prim RK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perjuangkan Hak Orang Asli Papua, DPR Kota Sorong Siapkan Regulasi Khusus
Menteri PPPA Minta Maaf, Tegaskan Fokus Penanganan Trauma dan Perlindungan Anak Korban Tragedi Kreta Api Bekasi Timur
Dukung Program Nasional, Pemkot Sorong Gratiskan BPHTB bagi Warga Berpenghasilan Rendah
Pemkot Sorong Resmi Bebaskan PBG dan BPHTB untuk MBR, Dorong Perumahan Rakyat
Ditegur Menteri PKP, WaliKota Sorong Pastikan BPHTB dan PBG Gratis Mulai Besok, Ancam Copot Pejabat
Kolaborasi Jadi Kunci, Kementerian PKP Percepat Rumah Subsidi di Papua
Wapres Gibran Rakabuming Raka Disambut Tarian Budaya saat Kunjungan Kerja di Sorong
Pemkot Sorong Tinjau Warga Terdampak Gelombang, Siapkan Penanganan dan Pembangunan Tembok Penahan Ombak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 01:05 WIB

Perjuangkan Hak Orang Asli Papua, DPR Kota Sorong Siapkan Regulasi Khusus

Rabu, 29 April 2026 - 16:24 WIB

Menteri PPPA Minta Maaf, Tegaskan Fokus Penanganan Trauma dan Perlindungan Anak Korban Tragedi Kreta Api Bekasi Timur

Selasa, 28 April 2026 - 17:24 WIB

Dukung Program Nasional, Pemkot Sorong Gratiskan BPHTB bagi Warga Berpenghasilan Rendah

Selasa, 28 April 2026 - 17:14 WIB

Pemkot Sorong Resmi Bebaskan PBG dan BPHTB untuk MBR, Dorong Perumahan Rakyat

Senin, 27 April 2026 - 17:06 WIB

Ditegur Menteri PKP, WaliKota Sorong Pastikan BPHTB dan PBG Gratis Mulai Besok, Ancam Copot Pejabat

Berita Terbaru