Ketua RW 01 Angkat Bicara Terkait Tumpukan Sampah di Desa Parakansalak,Diduga Pemdes Tutup Mata!

- Penulis

Minggu, 27 April 2025 - 06:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Sukanumi– Aroma tak sedap dan pemandangan memilukan tumpukan sampah di Desa Parakansalak, yang berdampak langsung ke Kampung Cisarandi RT 1 RW 1 desa lebaksari, kini menuai kemarahan warga. Masalah yang sudah bertahun-tahun dibiarkan ini, seolah dianggap angin lalu oleh pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Parakansalak.kecamatan Parakansalak kabupaten sukabumi Jawa Barat.

Ketua RW 01, Kusoy, akhirnya angkat bicara lantang, membeberkan fakta-fakta memilukan yang selama ini disembunyikan di balik dinding pembiaran.Minggu, 27/4/2025

Dalam keterangannya, Kusoy menuturkan bahwa dirinya sudah sejak lama berusaha mencari solusi bersama Pemdes. Ia bahkan pernah berbicara langsung empat mata dengan Kepala Desa Parakansalak, menyampaikan kegelisahan warga soal menumpuknya sampah liar yang mencemari lingkungan. Namun semua itu, menurutnya, hanya berakhir di meja kosong tanpa tindakan nyata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sudah berbicara langsung dengan Bu Kades soal solusi. Saya juga sudah menawarkan ide, agar lokasi pembuangan itu di-blongsong atau dibangun tembok pembatas, dan harus ada pengelolanya. Tapi, sampai hari ini, semua seperti membicarakan angin. Tidak ada realisasi,” ujar Kusoy dengan nada geram.kepada awak media suararakyat.info di kediaman nya

Ironisnya, sampah yang menumpuk itu bukan hanya dari satu RW saja. Aliran limbah domestik dari Kampung Pajangan RW 02 dan RW 01 sendiri, berkumpul di satu titik, mengotori aliran selokan yang menjadi sumber kebutuhan air warga, seperti untuk mandi dan memasak. Saat hujan turun, tumpukan sampah menyebabkan air meluap, banjir pun tak terhindarkan membawa potensi wabah penyakit ke dalam rumah-rumah warga.

READ  KDM : Ekonomi Tradisi Jadi Penunjang Pengendalian Inflasi di Jabar

“Saya sangat prihatin. Sampah ini bisa menjadi sumber penyakit berbahaya. Seharusnya Pemdes Parakansalak lebih peka. Tapi yang terjadi justru sebaliknya, mereka tutup mata, seolah-olah tidak terjadi apa-apa,” kecam Kusoy.

Lebih lanjut, Kusoy menyindir keras sikap abai pihak desa, yang menurutnya, lebih memilih diam daripada bergerak mencari solusi. Ia bahkan menantang langsung Kepala Desa Parakansalak untuk datang berbicara jika merasa tersinggung dengan pernyataannya.

“Kalau kepala desa merasa tersinggung dengan apa yang saya sampaikan, silahkan datang atau panggil saya. Jangan cuma diam di balik meja. Ini soal kesehatan dan keselamatan warga,” tandasnya.

Masalah ini pun menjadi potret buram bagaimana aparatur desa seharusnya hadir sebagai pelayan masyarakat, bukan justru membiarkan masalah lingkungan berkembang menjadi ancaman nyata. Sampah yang menumpuk bukan hanya soal bau, tapi soal nyawa.

Apakah Pemdes Parakansalak akan terus tidur di atas tumpukan sampah ini?k

Dikutip dari kata mutiara, anna dopatu minal iman kebersihan bagian dari iman bersih pemimpin bersih lingkungannya agar Desa menjadi mubarokah

Warga kini menunggu, bukan janji manis, tetapi tindakan nyata.

 

(Yh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi
Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan
Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan
Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim
Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!
DPRD Sukabumi Sikat HGU Bermasalah, Iwan Ridwan: Tak Ada Toleransi untuk Izin Mati
Isu Revisi Ditolak Mentah, Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Minhol Nol Persen Tetap Berlaku
Tol Bocimi Melaju, Jalan Kabupaten Terluka: Ayi Permana Desak Tanggung Jawab
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:40 WIB

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:28 WIB

Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:44 WIB

Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:19 WIB

Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:01 WIB

Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!

Berita Terbaru