Mantan Pengurus Karang Taruna Angkat Bicara, Terkait Transparansi Proyek Jalan Di Desa Parakansalak Diduga Tak Sesuai Prosedur

- Penulis

Kamis, 24 April 2025 - 23:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Sukabumi – Proyek pembangunan jalan lingkungan di Kampung Cikareo RW 07 dan Kampung Sukarame RW 05 Desa Parakansalak, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, kini menuai sorotan tajam. Mantan pengurus Karang Taruna Desa Parakansalak yang akrab disapa Kumkum, angkat bicara terkait pelaksanaan proyek yang dinilai tidak transparan dan diduga melanggar aturan dalam proses pelaksanaannya.

Menurut Kumkum, pembangunan jalan lingkungan yang didanai dari Dana Desa (DD) tahap pertama senilai Rp72.325.000,- dan Rp.40.275.000,-itu terkesan didominasi oleh Kepala Desa (Kades) tanpa melibatkan prosedur lelang yang semestinya dilakukan dalam proyek-proyek yang menggunakan anggaran negara.

“Pembangunan ini jelas-jelas tidak melalui proses lelang. Ini bukan uang pribadi, ini uang negara. Harusnya ada proses terbuka, termasuk visualisasi proyek, berita acara pemenang tender, dan informasi CV mana saja yang mengikuti proses tender tersebut,” tegas Kumkum kepada media,Kamis Sore (24/4/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan bahwa sebagai warga masyarakat,memiliki hak untuk mengetahui bagaimana uang negara digunakan, dan siapa saja yang terlibat dalam pengelolaan proyek-proyek tersebut. Tidak adanya dokumentasi resmi, seperti berita acara pemenang lelang dan visualisasi proyek, semakin memperkuat dugaan bahwa proses ini dilakukan secara tertutup dan tidak sesuai dengan prinsip-prinsip good governance.

“Kami bukan anti pembangunan, tapi kami ingin ada keterbukaan. Ini menyangkut kepercayaan publik terhadap pemerintah Desa. Jangan sampai ada kesan proyek ‘main belakang’ atau dikendalikan oleh kepentingan tertentu,” lanjutnya.

Kumkum juga menyoroti minimnya pengawasan dan pelibatan masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan proyek yang menggunakan Dana Desa, yang sejatinya merupakan bentuk keuangan negara yang harus dikelola secara akuntabel dan transparan.

READ  Program 100 Hari Kerja Bupati Wakil Bupati Sukabumi, Launching Pemasangan Air Bersih Gratis

Desakan Audit dan Investigasi

Atas dasar itu, Kumkum mendesak adanya audit independen serta investigasi dari inspektorat Kabupaten Sukabumi maupun pihak-pihak terkait seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

“Kami berharap ada langkah konkret dari pihak berwenang untuk mengusut ini. Kalau memang ada pelanggaran, harus ditindak. Jangan sampai ini menjadi preseden buruk bagi Desa-Desa lain,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah Desa Parakansalak belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut. Namun sorotan publik terus menguat, seiring meningkatnya kesadaran warga terhadap pentingnya transparansi dalam pengelolaan anggaran Desa.

Pentingnya Transparansi di Tingkat Desa

Kasus ini menegaskan kembali pentingnya pengawasan terhadap penggunaan Dana Desa yang nilainya terus meningkat setiap tahunnya. Dengan keterbukaan informasi dan pelibatan masyarakat, penyalahgunaan anggaran bisa dicegah sejak dini.

Dana Desa adalah instrumen vital untuk mendorong pembangunan dan pemerataan ekonomi di tingkat bawah. Namun, tanpa transparansi dan akuntabilitas, potensi penyimpangannya juga sangat besar.

Apakah Proyek Jalan Cikareo dan Sukarame Akan Jadi Awal Terbongkarnya Dugaan Praktik Korupsi Dana Desa?

Warga kini menunggu tindak lanjut dari pemerintah Kecamatan dan Kabupaten untuk menanggapi laporan ini. Sementara itu, suara-suara kritis dari tokoh masyarakat seperti Kumkum terus menggema, menuntut keadilan dan keterbukaan di desa yang mereka cintai.

 

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Sinergi dan Kebersamaan, LAMR Kabupaten Bengkalis dan Bea Cukai Gelar Gotong Royong Bersama
Harapan Besar untuk Revitalisasi SD 2026, Meranti Dorong Peningkatan Sarana dan Prasarana Pendidikan
LAMR Kabupaten Bengkalis Gelar Gotong Royong Bersama Sambut Sepekan Kenduri Adat Hari Jadi Bengkalis ke-514
Tudingan Terhadap Personel Pengamanan Gunung Botak Diminta Dibuktikan, Masyarakat Dorong Penegakan Hukum Berbasis Fakta
Rumah Genset TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorsel Rampung 100%, Perkuat Infrastruktur dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Sat Resnarkoba Polresta Sorong Kota Ungkap Kasus Sabu, Dua Terduga Pelaku Diamankan
Merawat Harmoni TNI dan Masyarakat Adat, Komandan Satgas Yonif 2 Marinir Hadiri Pelantikan Kepala Suku di Deiyai
Pimpinan Cabang FIF Tembilahan Angkat Bicara, Terkait Permintaan Keberatan “R” atas Pinjaman yang Tak Pernah Dilakukan nya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 03:55 WIB

Perkuat Sinergi dan Kebersamaan, LAMR Kabupaten Bengkalis dan Bea Cukai Gelar Gotong Royong Bersama

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:36 WIB

Harapan Besar untuk Revitalisasi SD 2026, Meranti Dorong Peningkatan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:56 WIB

LAMR Kabupaten Bengkalis Gelar Gotong Royong Bersama Sambut Sepekan Kenduri Adat Hari Jadi Bengkalis ke-514

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:35 WIB

Tudingan Terhadap Personel Pengamanan Gunung Botak Diminta Dibuktikan, Masyarakat Dorong Penegakan Hukum Berbasis Fakta

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:12 WIB

Rumah Genset TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorsel Rampung 100%, Perkuat Infrastruktur dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Berita Terbaru