SUARARAKYAT || PURWOREJO- Setelah rangkain acara mulai dari Tahlilan 3,7,40 kini berlangsung 100 harinya wafatnya Ibu Marsih binti Kromo Dimedjo berlangsung hikmah dan penuh harapan doa agar diampuni dosa serta dilapangkan kuburannya.
Acara peringatan 100 hari wafatnya almarhumah dalam tradisi Islam di Indonesia diisi dengan kegiatan tahlilan, membaca surat yasin, zikir tak luput membaca doa untuk almarhumah,acara berlangsung di desa Tangkisan Krajan RT 002/O1 Kec Bayan, Kab Purworejo, Propinsi Jawa Tengah, pada Selasa (4/8/2026).
Menurut Ibu Marni selalu ahli waris/shohibul bait berharap banyak atas kehadiran tamu/warga sekitar untuk mendoakan almarhumah secara iklas dan khusyuk.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Terima kasih banyak atas kehadiran warga, handai tolan, saudara dan ponakan yang bisa hadir dimalam 100 harinya Almarhumah Ibu Marsih, agar adik saya diampuni dosa-dosanya dan di masukan ke surga firdaus, ” ujar Ibu Marni kepada suararakyat. Info, di Tangkisan, Kamis (06/09/2026).
Dalam penutupannya pihak keluarga bisa melanjutkan tradisi islam ini pada tahlilan berikutnya pada 1, 2, maupun 3 tahun. (han)
Penulis : Handoko
Editor : Redaksi
Sumber Berita: SUARARAKYAT.info














