SUARARAKYAT.info || Sukabumi – Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Desa Pasawahan (Depas) Mandiri membuktikan komitmennya dalam menjalankan program ketahanan pangan sebagaimana amanat pemerintah dimana BUMDesa ini eksis pembesaran ikan bawal dengan pasar cukup menjanjikan. Hal itu terlihat ketika panen yang dilakukan hari Sabtu, 16 Mei 2026 ikan bawal langsung diangkut ke pembeli dari Cibadak
“Saya bertanggung penuh program ketahanan pangan ini tetap berlanjut. Dan kami akan terus berusaha meningkatkan kualitas dan kuantitasnya.” Papar Direktur BUMDesa Depas Mandiri, Eah Julaeha S.Pd
Awalnya lanjut program 1.470 kg sangkal bawal dan nila 175 kg selama empat bulan panen dengan hasil baru bisa mengembalikan modal untuk dikembangkan. Selama ini pakan yang digunakan pakan pabrikan sehingga baru bisa mengembalikan modal. Kemudian dari perjalanan didapat hal menarik dengan menambah pakan buatan sendiri dari limbah rumah potong ayam berupa usus dengan vermentasi secara manual.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pakan tambahan dari limbah ini baru kami mulai karena harus dilihat progresnya. Apabila baik maka kami akan lanjutkan penggunaan pakan tambahan ini.” Ungkap direktur BUMDesa Depas Mandiri
Di tempat yang sama Ketua BPD, Aang Haetimi memberikan apresiasi tinggi kepada BUMDesa yang di nakhodai Eah Julaeha S.Pd yang hingga kini tetap eksis menjalankan program ketahanan pangan melalui pembesaran ikan nila dan bawal. Selama ini BUMDesa telah berusaha tidak hanya memberikan contoh berjalannya program tapi juga menjalankan amanah pemerintah. Untuk itu Ketua BPD berharap Direktur BUMDesa dan jajarannya melanjutkan program ini
“Saya mengapresiasi kinerja BUMDesa ya g telah membuktikan eksistensinya menjalankan program ketahanan pangan. Semoga kedepannya BUMDesa Depas Mandiri bisa lebih maju dan berkembang.” Pungkas Ketua BPD Desa Pasawahan, Aang Haetimi
Dari pemantauan Suara Rakyat Info keberadaan BUMDesa Depas Mandiri yang mengelola delapan kolam air deras patut di acungi jempol. Pasalnya usaha pembesaran ikan memerlukan ketekunan dan transparansi sehingga keberlanjutannya bisa dirasakan masyarakat. Terlebih ketika panen dilaksanakan BUMDesa mengundang seluruh jajaran BPD dan Pemdes Pasawahan guna melihat langsung kegiatan perikanan juga panen.
Penulis : Wahid
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Suararakyat.info














