Diduga Markup Data Siswa, PKBM Aji Saka Kediri Disorot Publik

- Penulis

Rabu, 8 April 2026 - 05:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info || KEDIRI — Keberadaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Aji Saka yang berlokasi di Dusun Wates, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, tengah menjadi sorotan publik. Lembaga pendidikan nonformal tersebut diduga melakukan manipulasi data jumlah siswa yang tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, PKBM yang tercatat dalam sistem Sekolah Kita dengan status swasta dan bentuk pendidikan PKBM ini dilaporkan memiliki jumlah peserta didik mencapai ratusan orang. Namun, sejumlah warga setempat meragukan validitas data tersebut.

“Kalau melihat aktivitas belajar mengajar sehari-hari, rasanya tidak mungkin jumlahnya sampai ratusan. Sepi, tidak terlihat kegiatan yang menunjukkan banyak siswa,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Selasa (7/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kecurigaan warga semakin menguat lantaran minimnya aktivitas yang terlihat di lokasi. Beberapa warga bahkan menyebut bahwa kegiatan pembelajaran tidak berjalan secara intens sebagaimana mestinya lembaga pendidikan dengan jumlah siswa besar.

Di sisi lain, upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan kepada pihak pengelola PKBM belum membuahkan hasil. Kepala PKBM yang tercatat bernama Pardi, S.Pd, serta operator lembaga, Moh. Hadi Asrofi, tidak memberikan tanggapan saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.

READ  Transisi Energi Papua Harus Dimulai dari Pengakuan Kedaulatan Adat dan Suara Orang Papua

Berdasarkan data yang tersedia, PKBM tersebut memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) P9948549 dan terakreditasi B. Dengan siswa yang di laporkan ke sistem dapodik siswa laki laki 667 dan siswa perempuan 444 siswa Namun, dugaan ketidaksesuaian antara data administratif dengan kondisi faktual memunculkan pertanyaan serius terkait validitas pelaporan data pendidikan.

Pengamat pendidikan nonformal menyebutkan bahwa transparansi dan akurasi data merupakan hal krusial, terutama karena berkaitan dengan potensi penerimaan bantuan pemerintah seperti dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP).

“Jika benar terjadi manipulasi data siswa, ini bukan hanya pelanggaran administratif, tapi juga berpotensi merugikan negara. Dana yang seharusnya tepat sasaran bisa disalahgunakan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak PKBM Aji Saka maupun instansi terkait di Kabupaten Kediri. Masyarakat berharap Dinas Pendidikan setempat segera turun tangan untuk melakukan verifikasi dan audit lapangan guna memastikan kebenaran data tersebut.

Kasus ini menambah daftar panjang persoalan tata kelola pendidikan nonformal yang dinilai masih lemah dalam pengawasan. Transparansi dan akuntabilitas menjadi tuntutan utama agar lembaga pendidikan benar-benar menjalankan fungsinya sebagai sarana pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar formalitas administratif.

Penulis : HS/Tim

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Koarmada III Gelar Kauseri Agama, Perkuat Mental dan Spiritualitas Prajurit
Pelayanan KP2KP Selatpanjang Tuai Respons Positif di Hari Terakhir Pelaporan SPT
Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong
Hampir selesai, Masyarakat Senang Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV TA. 2026 Wilayah Kodim 1802/Sorong Capai 80%
​Cara BRI BO Fatmawati Cetak Insan BRILiaN yang Tanggap Kondisi Darurat
Mama-Mama Papua Turun Tangan, Dapur Umum Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Makin Solid
SATGAS TMMD KE-128 KODIM 1801/MANOKWARI LAKSANAKAN PEMASANGAN DINDING RUMAH PROGRAM RTLH
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Laksanakan Rehabilitasi 5 Unit MCK Umum di Kampung Tanah Rubuh
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 09:33 WIB

Koarmada III Gelar Kauseri Agama, Perkuat Mental dan Spiritualitas Prajurit

Kamis, 30 April 2026 - 05:10 WIB

Pelayanan KP2KP Selatpanjang Tuai Respons Positif di Hari Terakhir Pelaporan SPT

Rabu, 29 April 2026 - 14:35 WIB

Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong

Rabu, 29 April 2026 - 14:33 WIB

Hampir selesai, Masyarakat Senang Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV TA. 2026 Wilayah Kodim 1802/Sorong Capai 80%

Rabu, 29 April 2026 - 09:55 WIB

​Cara BRI BO Fatmawati Cetak Insan BRILiaN yang Tanggap Kondisi Darurat

Berita Terbaru

Uncategorized

Polres Kediri ungkap 5 Kasus curanmor, dan kembalikan ke pemilik

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:19 WIB

Uncategorized

Kapolres Kediri Resmikan Renovasi Jembatan Merah Putih Presisi

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:09 WIB

Uncategorized

Menyongsong Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kediri Gelar Lomba TPTKP

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:05 WIB