BGN Bekali Pelaksana MBG Yogyakarta, Perkuat Antisipasi Risiko Hukum dan Isu Publik

- Penulis

Minggu, 29 Maret 2026 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat BGN, Khairul Hidayati, dalam
penyuluhan hukum dan penguatan strategi komunikasi publik yang digelar secara hybrid di Yogyakarta selama tiga hari (28-30 Maret 2026), kegiatan ini untuk meningkatkan kesiapan pelaksana dalam menghadapi potensi risiko hukum sekaligus dinamika isu publik di lapangan.

i

Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat BGN, Khairul Hidayati, dalam penyuluhan hukum dan penguatan strategi komunikasi publik yang digelar secara hybrid di Yogyakarta selama tiga hari (28-30 Maret 2026), kegiatan ini untuk meningkatkan kesiapan pelaksana dalam menghadapi potensi risiko hukum sekaligus dinamika isu publik di lapangan.

Yogyakarta — Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat kapasitas para pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta melalui penyuluhan hukum dan penguatan strategi komunikasi publik. Kegiatan yang digelar secara hybrid di Yogyakarta selama tiga hari (28-30 Maret 2026), ini difokuskan untuk meningkatkan kesiapan pelaksana dalam menghadapi potensi risiko hukum sekaligus dinamika isu publik di lapangan.

Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat BGN, Khairul Hidayati, menegaskan bahwa pelaksana program di daerah memiliki peran strategis dalam memastikan program berjalan sesuai ketentuan sekaligus tetap mendapat kepercayaan masyarakat.

“Pelaksana di lapangan adalah garda terdepan. Mereka perlu dibekali pemahaman hukum yang kuat agar mampu mengantisipasi potensi persoalan sejak awal, sekaligus memastikan setiap langkah tetap berada dalam koridor aturan,” ujar Hida di Yogyakarta, Sabtu (28/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Hida, risiko dalam pelaksanaan program pemerintah tidak dapat dihindari, baik yang bersifat administratif, perdata, maupun pidana. Oleh karena itu, pendekatan preventif melalui penguatan layanan bantuan hukum menjadi kunci penting dalam menjaga keberlangsungan program.

Selain aspek hukum, BGN juga menekankan pentingnya kemampuan komunikasi publik bagi para pelaksana MBG di daerah. Di tengah tingginya perhatian masyarakat terhadap program pemenuhan gizi nasional, pengelolaan informasi yang tepat dinilai menjadi faktor penentu dalam menjaga stabilitas pelaksanaan program.

READ  Bintara Remaja Polda PBD Tanam Bibit Uwi Ungu untuk Ketahanan Pangan Dukung Asta Cita Presiden

“Komunikasi publik bukan lagi sekadar pelengkap, tetapi menjadi bagian penting dari keberhasilan program. Informasi yang tidak tersampaikan dengan baik berpotensi menimbulkan mispersepsi hingga berkembang menjadi persoalan yang lebih luas,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, para pelaksana MBG di Yogyakarta diharapkan mampu mengidentifikasi potensi risiko sejak dini, menyusun langkah mitigasi yang tepat, serta membangun strategi komunikasi yang adaptif dan responsif terhadap perkembangan isu di masyarakat.

Penyuluhan ini menghadirkan beberapa narasumber dari unsur praktisi hukum dan komunikasi publik dan Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi BGN, Rahman. Kegiatan turut diikuti oleh Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Sleman, Kepala Regional, Koordinator Wilayah se-Daerah Istimewa Yogyakarta, serta peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga SPPG di Lebong Sigap Jadi Dapur Darurat, Salurkan 4.514 Porsi Makanan Untuk Korban Banjir
Smart Greenhouse Jadi Model Baru Inovasi Pangan Berkelanjutan
Percepat Transformasi Digital, BGN Kembangkan Website PPID dan JDIH Agar Lebih Modern dan Terintegrasi
Jawab Tantangan Digital, BGN Gelar Pelatihan Video Editing dan Motion Graphics
Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa
Dari Dapur ke Publik: Cerita di Balik Komunikasi Humanis MBG
BGN Jajaki Sinergi dengan DPMPTSP Kota Makassar guna Perkuat Dukungan Hukum Program MBG
Halalbihalal SMK Ma’arif NU 01 Limpung, Kabiro Hukum dan Humas BGN: Gizi yang Baik Mungkin Terlihat Sederhana, tapi Dampaknya sangat Besar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 06:07 WIB

Tiga SPPG di Lebong Sigap Jadi Dapur Darurat, Salurkan 4.514 Porsi Makanan Untuk Korban Banjir

Selasa, 14 April 2026 - 15:14 WIB

Smart Greenhouse Jadi Model Baru Inovasi Pangan Berkelanjutan

Jumat, 10 April 2026 - 04:27 WIB

Percepat Transformasi Digital, BGN Kembangkan Website PPID dan JDIH Agar Lebih Modern dan Terintegrasi

Selasa, 7 April 2026 - 15:57 WIB

Jawab Tantangan Digital, BGN Gelar Pelatihan Video Editing dan Motion Graphics

Selasa, 7 April 2026 - 10:21 WIB

Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa

Berita Terbaru

Uncategorized

Jaksa Di Usir Hakim Di Sidang Praperadilan Nganjuk

Kamis, 16 Apr 2026 - 11:30 WIB

Berita Daerah

Panglima Armada III Beri Penghargaan kepada Prajurit Berprestasi

Kamis, 16 Apr 2026 - 08:36 WIB