Dinkes Kediri Prioritaskan Penanganan Stunting dan Wasting di Puncu, Kandangan, dan Kepung

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| KEDIRI – Dalam pelaksanaan TMMD ke-127 di Desa Gadungan, Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri turut memperkuat intervensi kesehatan dengan memprioritaskan penanganan stunting dan wasting di tiga kecamatan, yakni Puncu, Kandangan, dan Kepung.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Achmad Khatib, menyampaikan bahwa sasaran 300 penerima bantuan juga mempertimbangkan keluarga dengan risiko stunting dan wasting, terutama yang memiliki balita dan ibu hamil.

“Penanganan stunting dan wasting menjadi prioritas kami. Intervensi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemantauan tumbuh kembang balita, pemberian makanan tambahan, hingga edukasi gizi keluarga,” ujar Achmad Khatib.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, stunting berkaitan dengan gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis, sedangkan wasting merupakan kondisi kekurangan gizi akut. Kedua persoalan tersebut membutuhkan penanganan cepat dan berkelanjutan.

Menurut dia, kolaborasi lintas sektor melalui TMMD menjadi momentum strategis untuk memperkuat edukasi kepada masyarakat, termasuk pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi melalui gerakan Geyatri.

READ  Kolaborasi TMMD ke-127 dan UPT BLK Kediri, Warga Gadungan Dibekali Keterampilan Roti dan Kue

“Kami menargetkan tidak ada pertumbuhan kasus baru atau zero growth stunting. Dengan dukungan semua pihak, termasuk TNI dan pemerintah desa, upaya ini bisa lebih efektif,” ungkapnya.

Sementara itu, Pasi Ter Kodim 0809/Kediri, Kapten Inf Arif Wahyudi, menambahkan, pembangunan infrastruktur dalam TMMD juga berperan mendukung akses layanan kesehatan.

“Dengan jalan yang lebih baik, masyarakat bisa lebih mudah menjangkau puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya. Ini menjadi bagian dari dukungan kami terhadap peningkatan kualitas kesehatan warga,” pungkas Arif.

Ia berharap program terpadu antara pembangunan fisik dan intervensi kesehatan tersebut dapat memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat desa.

 

Penulis : AGS

Editor   : Red

Sumber Berita : suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Keempat Pencarian, Satpolairud Polres Tabanan Intensifkan Penyisiran Korban Terseret Arus di Pantai Yeh Gangga
Rupiah Melemah, Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati
Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Polres Jember Gelar Sosialisasi KUHAP Baru Bersama PPNS dan Kejaksaan
Jelang Masa Panen, Bhabinkamtibmas Sonorejo Beri Edukasi Pengendalian Hama kepada Petani
Polres Probolinggo Siagakan Personel Layanan Pengamanan Yadnya Kasada di Gunung Bromo
Polres Malang Amankan Tersangka Penganiayaan di Warung Seafood Singosari
Polres Lumajang Ungkap Sindikat Pencurian Rel Kereta Api, 3 Tersangka Diamankan
Satlantas polres Kediri Kota Gelar Pengaturan Lalu Lintas dan Patroli Harkamtibmas Guna Antisipasi Balap Liar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:25 WIB

Hari Keempat Pencarian, Satpolairud Polres Tabanan Intensifkan Penyisiran Korban Terseret Arus di Pantai Yeh Gangga

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:14 WIB

Rupiah Melemah, Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:00 WIB

Jelang Masa Panen, Bhabinkamtibmas Sonorejo Beri Edukasi Pengendalian Hama kepada Petani

Minggu, 31 Mei 2026 - 03:05 WIB

Polres Probolinggo Siagakan Personel Layanan Pengamanan Yadnya Kasada di Gunung Bromo

Minggu, 31 Mei 2026 - 03:02 WIB

Polres Malang Amankan Tersangka Penganiayaan di Warung Seafood Singosari

Berita Terbaru

Uncategorized

Rupiah Melemah, Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:14 WIB