Dua Agenda Internasional di Bengkalis: Dosen Polbeng Bertugas sebagai Interpreter pada Forum Iklim dan Mangrove

- Penulis

Kamis, 5 Februari 2026 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info Bengkalis — Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) kembali menunjukkan kontribusinya dalam forum internasional dengan terlibat langsung dalam dukungan komunikasi lintas bahasa pada dua agenda berskala internasional yang digelar di Bengkalis pada Februari 2026.
Dua dosen Bahasa Inggris Polbeng, Agnes Arum Budiana dan Arita Destianingsih, dipercaya bertugas sebagai interpreter dalam kegiatan Pertukaran Pembelajaran Perlindungan dan Rehabilitasi Mangrove dalam Mendukung Country Proposition Indonesia yang berlangsung pada 2–5 Februari 2026. Kegiatan ini dilanjutkan dengan Workshop ASEAN–UK Partnering for Accelerated Climate Transition (PACT) Green Transition Fund (GTF) yang dijadwalkan pada 9–14 Februari 2026.


Dalam kegiatan internasional, peran interpreter sangat krusial sebagai penerjemah lisan yang menyampaikan pesan secara langsung dari satu bahasa ke bahasa lain saat acara berlangsung. Berbeda dengan penerjemah tertulis, interpreter memastikan paparan, diskusi, dan sesi tanya jawab—termasuk istilah teknis dan kebijakan—dapat dipahami secara akurat oleh seluruh peserta, sehingga koordinasi antar pihak berjalan efektif.
Agenda pertukaran pembelajaran pada 2–5 Februari 2026 diselenggarakan oleh Global Mangrove Alliance (GMA) Indonesia Chapter bekerja sama dengan LPHD Desa Teluk Pambang, Bengkalis. Rangkaian kegiatan meliputi diskusi, lokakarya, serta kunjungan lapangan yang menghadirkan narasumber internasional dari Amerika Serikat, Spanyol, Belanda, dan Filipina. Kehadiran peserta lintas negara tersebut menjadikan kebutuhan interpretasi sebagai elemen penting dalam kelancaran komunikasi.

READ  Hutan Adat Habis, Masyarakat Adat Terdesak:Kami Tak Punya Ruang Hidup Lagi


Forum ini membahas berbagai strategi perlindungan dan rehabilitasi mangrove dalam kerangka Country Proposition Indonesia, mencakup isu regulasi, pendanaan, manfaat, hingga dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat pesisir.
Bengkalis dinilai memiliki posisi strategis sebagai lokasi pembelajaran mangrove, karena praktik konservasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan serta menunjukkan capaian nyata di lapangan. Salah satu contoh yang dibahas adalah Desa Teluk Pambang, yang dilaporkan berhasil menurunkan laju degradasi mangrove hingga 96 persen, dari 27 hektare per tahun (2016–2021) menjadi hanya 1 hektare per tahun (2022–2024) melalui kolaborasi pemerintah daerah, pemerintah desa, dan kelompok mangrove setempat.
Setelah agenda tersebut, Agnes dan Arita kembali dijadwalkan bertugas sebagai interpreter pada Workshop ASEAN–UK PACT GTF yang mengangkat tema transisi iklim. Workshop ini memerlukan dukungan interpretasi intensif, khususnya pada sesi diskusi yang melibatkan terminologi teknis serta penyamaan pemahaman antarpeserta dari berbagai negara.
Keterlibatan dosen Polbeng dalam dua agenda internasional yang berlangsung berurutan ini mencerminkan peran aktif perguruan tinggi dalam mendukung komunikasi global di tingkat lokal. Melalui interpretasi yang akurat, materi dan pembahasan lintas negara dapat tersampaikan dengan jelas, sekaligus memperkuat pertukaran pembelajaran dan mendorong tindak lanjut program perlindungan ekosistem pesisir serta pemberdayaan masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Koarmada III Gelar Kauseri Agama, Perkuat Mental dan Spiritualitas Prajurit
Pelayanan KP2KP Selatpanjang Tuai Respons Positif di Hari Terakhir Pelaporan SPT
Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong
Hampir selesai, Masyarakat Senang Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV TA. 2026 Wilayah Kodim 1802/Sorong Capai 80%
​Cara BRI BO Fatmawati Cetak Insan BRILiaN yang Tanggap Kondisi Darurat
Mama-Mama Papua Turun Tangan, Dapur Umum Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Makin Solid
SATGAS TMMD KE-128 KODIM 1801/MANOKWARI LAKSANAKAN PEMASANGAN DINDING RUMAH PROGRAM RTLH
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Laksanakan Rehabilitasi 5 Unit MCK Umum di Kampung Tanah Rubuh
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 09:33 WIB

Koarmada III Gelar Kauseri Agama, Perkuat Mental dan Spiritualitas Prajurit

Kamis, 30 April 2026 - 05:10 WIB

Pelayanan KP2KP Selatpanjang Tuai Respons Positif di Hari Terakhir Pelaporan SPT

Rabu, 29 April 2026 - 14:35 WIB

Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong

Rabu, 29 April 2026 - 14:33 WIB

Hampir selesai, Masyarakat Senang Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV TA. 2026 Wilayah Kodim 1802/Sorong Capai 80%

Rabu, 29 April 2026 - 09:55 WIB

​Cara BRI BO Fatmawati Cetak Insan BRILiaN yang Tanggap Kondisi Darurat

Berita Terbaru

Uncategorized

Polres Kediri ungkap 5 Kasus curanmor, dan kembalikan ke pemilik

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:19 WIB

Uncategorized

Kapolres Kediri Resmikan Renovasi Jembatan Merah Putih Presisi

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:09 WIB

Uncategorized

Menyongsong Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kediri Gelar Lomba TPTKP

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:05 WIB