Pertamina Patra Niaga Tegaskan Stok BBM Aman dan Perkuat Pengawasan Bersama DPR Kota Sorong

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 05:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

i

Screenshot

Kota Sorong Papua Barat Daya – PT Pertamina Patra Niaga melalui Sales Branch Manager Papua Barat I, Yunus Muharrahman, menegaskan bahwa ketersediaan dan pendistribusian BBM di Kota Sorong dalam kondisi aman, Rabu (28/1/2026).

Hal ini disampaikan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPR Kota Sorong yang membahas pendistribusian BBM serta isu yang berkembang pasca aksi demonstrasi di sekitar Depot Pertamina Sorong.

Dalam rapat tersebut, Yunus menyampaikan bahwa Pertamina memenuhi undangan DPRD Kota Sorong untuk memberikan penjelasan secara terbuka kepada para wakil rakyat terkait kuota, mekanisme pendistribusian, serta ketentuan dan regulasi yang berlaku di SPBU.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari sisi stok, tidak ada kendala. Namun ada beberapa hal yang menjadi perhatian bersama dan perlu disikapi secara kolaboratif,” ujarnya.

Yunus mengungkapkan bahwa hasil inspeksi mendadak (sidak) lintas sektoral yang dilakukan pada akhir pekan lalu menunjukkan dampak positif. Antrean di sejumlah SPBU penyalur solar dilaporkan berkurang secara signifikan, bahkan ada yang kosong.

“Artinya, pengawasan bersama memberikan hasil. Ke depan, akan lebih efektif jika sidak dilakukan secara rutin dan simultan melalui tim gabungan lintas sektoral,” jelasnya.

Terkait praktik penyaluran BBM menggunakan jeriken, tangki modifikasi, maupun kendaraan yang terindikasi sebagai bagian dari mafia BBM, Yunus menegaskan bahwa hal tersebut tidak diperkenankan berdasarkan Undang-Undang Migas. BBM, khususnya BBM subsidi, wajib disalurkan langsung kepada konsumen akhir dan tidak untuk diperjualbelikan kembali.

READ  Miris! Seorang Guru SD di Jakarta Timur Kehilangan Motor Diduga Diperas Oknum Polisi,Ketua Gakorpan Angkat Bicara

Pertamina Patra Niaga, lanjut Yunus, melakukan pengawasan hingga tingkat SPBU dengan penerapan sistem QR Code yang terhubung dengan nomor polisi kendaraan. Apabila ditemukan SPBU yang melanggar ketentuan atau melayani kendaraan tidak sesuai data, Pertamina akan memberikan sanksi tegas.

“Sanksi dapat berupa surat peringatan, penghentian sementara penyaluran BBM subsidi, hingga penutupan SPBU,” tegasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa Pertamina telah melakukan pemblokiran ratusan QR Code yang terindikasi disalahgunakan serta terus meningkatkan pengawasan di lapangan. Dalam pengawasan terbaru, ditemukan sejumlah kendaraan roda dua yang terindikasi melakukan pengisian tidak sesuai ketentuan di salah satu SPBU di Kota Sorong.

Yunus menegaskan bahwa penindakan terhadap pemilik kendaraan merupakan kewenangan aparat penegak hukum. Sementara itu, Pertamina fokus pada pembinaan dan pengawasan terhadap SPBU sebagai mitra penyalur.

Pertamina Patra Niaga juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan distribusi BBM dengan melaporkan dugaan penyimpangan melalui Call Center Pertamina 135.

“Kami berkomitmen untuk transparan dan tidak berkomplot dengan pihak mana pun. Distribusi BBM adalah hak masyarakat dan harus dijaga bersama,” pungkasnya.

Penulis : Leonardo

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: SuaraRakyat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pakar Hukum Kristianto Manullang: Menanti Keppres Prabowo, Polemik Status Ibu Kota Negara Kembali Menghangat Pasca Putusan MK
Kepala tukang: Pondasi Bak Penampungan Air Bersih Harus Presisi
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari, Berikan Pertolongan Pertama Kepada Warga Yang Terkena Parang Saat Kerja
17 Tahun LBH BALINKRAS: Dari Pendampingan Rakyat Kecil hingga Menjaga Marwah Keadilan di Tengah Tantangan Zaman
252 Siswa SDN Ciherang Sukabumi Tak Terima MBG Lebih Lima Bulan, Disebutkan Alasan Over Kuota
321 WNA Digulung di Hayam Wuruk, Polri Bongkar Dugaan Sindikat Judi Online dan Penipuan Daring Internasional Bernilai Miliaran Rupiah
TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari, Jadi Bukti Nyata Soliditas TNI-Polri dan Rakyat Kompak Bangun Kampung Tanah Rubuh
Kodaeral XIV Sorong Gelar Persami Korps Kadet Republik Indonesia Gelombang V
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:01 WIB

Pakar Hukum Kristianto Manullang: Menanti Keppres Prabowo, Polemik Status Ibu Kota Negara Kembali Menghangat Pasca Putusan MK

Selasa, 12 Mei 2026 - 05:11 WIB

Kepala tukang: Pondasi Bak Penampungan Air Bersih Harus Presisi

Selasa, 12 Mei 2026 - 05:07 WIB

Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari, Berikan Pertolongan Pertama Kepada Warga Yang Terkena Parang Saat Kerja

Senin, 11 Mei 2026 - 14:16 WIB

17 Tahun LBH BALINKRAS: Dari Pendampingan Rakyat Kecil hingga Menjaga Marwah Keadilan di Tengah Tantangan Zaman

Senin, 11 Mei 2026 - 11:01 WIB

252 Siswa SDN Ciherang Sukabumi Tak Terima MBG Lebih Lima Bulan, Disebutkan Alasan Over Kuota

Berita Terbaru