SUARARAKYAT.info|| Garut — Aksi solidaritas kembali ditunjukkan oleh warga Desa Neglasari, Kecamatan Pakenjeng, setelah musibah kebakaran yang menimpa rumah seorang warga di Kampung Cilembu. Paguyuban Warga Cidarangdan RT 04/RW 04, yang dipimpin oleh Kusnadi, menyerahkan bantuan hasil penggalangan dari warga RT 01 hingga RT 08 di RW 04 dan RW 05.Minggu (7/12/2025)
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung kepada korban, Ibu Dede, dengan disaksikan perangkat desa termasuk Kepala Dusun Neglasari. Bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong dari anggota paguyuban serta masyarakat sekitar yang tergerak membantu meringankan beban korban kebakaran.
Kusnadi, Ketua Paguyuban Warga Cidarangdan, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial warga terhadap sesama. Menurutnya, semangat berbagi dan saling menopang di tengah kesulitan merupakan nilai yang terus dijaga oleh masyarakat Cidarangdan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bantuan ini adalah bentuk kepedulian warga RT 01 sampai RT 08 RW 04 dan RW 05 serta anggota paguyuban. Semoga dapat meringankan beban Ibu Dede yang sedang tertimpa musibah. Kami juga mendoakan semoga Allah memberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan bagi beliau,” ujar Kusnadi.
Ia menambahkan bahwa aksi sosial ini merupakan bagian dari program eksternal Paguyuban Warga Cidarangdan yang terus mendorong kegiatan kemanusiaan dan hubungan sosial yang harmonis di lingkungan masyarakat. “Atas amanah yang diberikan warga, kami berharap segala bentuk kebaikan ini dicatat sebagai amal oleh Allah SWT,” tambahnya.
Adapun bantuan yang berhasil dihimpun dan disalurkan meliputi:
1. Beras sebanyak 1,33 kilogram
2. Uang tunai senilai Rp 2.421.000
3. Alat tulis
4. Perlengkapan mandi
5. Pakaian layak pakai
Ibu Dede, selaku korban, menyampaikan rasa haru dan terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh paguyuban dan masyarakat. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan dasar setelah kehilangan harta benda akibat kebakaran.
“Terima kasih banyak kepada warga dan seluruh anggota paguyuban. Saya sangat terbantu dan tidak menyangka mendapat perhatian sebesar ini,” ujar Ibu Dede.
Aksi kemanusiaan ini kembali menegaskan bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama masyarakat di pedesaan, terutama ketika menghadapi musibah dan bencana yang datang tanpa diduga. Paguyuban Warga Cidarangdan berharap gerakan solidaritas seperti ini dapat terus tumbuh dan menginspirasi lingkungan lainnya.
Penulis : Yogi Setiawan
Editor : Red-SR
Sumber Berita: Suararakyat. info














