Pemprov Papua Barat Daya Siap Tertibkan Kendaraan Berplat Luar Daerah Demi Keadilan Fiskal dan Perlindungan Infrastruktur

- Penulis

Kamis, 27 November 2025 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Sorong Papua Barat Daya — Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (Pemprov PBD) menyoroti meningkatnya jumlah kendaraan berplat nomor luar daerah yang beroperasi di wilayah provinsi ke-38 ini, Kondisi tersebut dinilai merugikan daerah, terutama terkait penerimaan pajak serta kerusakan infrastruktur akibat aktivitas kendaraan, Kamis (27/11/2025)

Asisten II Pemprov Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Johni Way, menegaskan hal tersebut usai membuka Rapat Koordinasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) se-Papua Barat Daya.

Menurut Jhony Way, banyak kendaraan perusahaan maupun kendaraan pribadi yang beroperasi di Papua Barat Daya namun masih menggunakan plat nomor dari luar daerah. Akibatnya, pajak kendaraan tidak masuk ke Samsat Papua Barat Daya, padahal aktivitas kendaraan berada sepenuhnya di wilayah ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mobil-mobil atau kendaraan plat luar ini sudah saya sampaikan ke Pak Kepala Dinas Perhubungan agar berkoordinasi dengan kabupaten/kota. Kendaraan berplat luar harus dicek dan ditertibkan, apakah ada aturannya,” tegas Johni Way.

Ia menambahkan bahwa penggunaan plat luar membuat penerimaan pajak justru masuk ke daerah asal kendaraan, sementara Papua Barat Daya harus menanggung dampaknya, termasuk kerusakan jalan.

“Kita di sini yang rugi. Samsat kita tidak terima apa-apa. Kendaraan beroperasi di sini, merusak jalan di sini, kita bangun dengan anggaran daerah, tetapi pajaknya malah dibayar di daerah lain,” ujarnya dengan nada geram.

READ  Pengakuan Pemodal PETI Dibuka ke Publik, Inisial Jack Bongkar Dugaan Mafia Tambang Emas Ilegal di Solok

Pemprov PBD berencana melakukan langkah penertiban melalui koordinasi dengan Dinas Perhubungan serta instansi terkait lainnya. Johni Way memastikan bahwa laporan dan rekomendasi resmi akan segera disampaikan kepada Gubernur Papua Barat Daya untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.

“Kami segera lapor Gubernur. Kita harus tertib. Tidak boleh ada lagi plat-plat sembarang di sini. Kalau mau beroperasi di sini, segera urus plat Papua Barat Daya (Plat PY),” tegasnya.

Sebagai bentuk pembinaan, Pemprov PBD akan memberikan tenggat waktu bagi perusahaan dan pemilik kendaraan untuk mengurus perpindahan registrasi.

“Kita akan berikan waktu 1–2 bulan sebagai peringatan. Setelah masa itu lewat dan tidak ada proses pengurusan, barulah tindakan tegas dilakukan,” ujarnya.

Pemprov menilai penataan plat kendaraan sangat penting untuk memastikan pendapatan daerah meningkat serta memaksimalkan penanganan kerusakan infrastruktur, terutama akibat aktivitas alat berat dan kendaraan operasional perusahaan.

Johni Way menegaskan bahwa kebijakan ini bukan untuk mempersulit pelaku usaha, tetapi sebagai upaya menciptakan keadilan fiskal dan melindungi kepentingan daerah.

“Penertiban ini kita lakukan agar semua kendaraan dapat beroperasi sesuai aturan yang berlaku. Ini demi kebaikan bersama,” tandasnya.

Apabila Anda membutuhkan versi yang lebih formal, lebih singkat, atau disesuaikan dengan format media tertentu, saya siap membantu.

(Leo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Sorong Genjot Program Kebersihan Demi Lingkungan Sehat: Langkah Nyata Wujudkan Kota Bersih dan Nyaman
Panglima Armada III Beri Penghargaan kepada Prajurit Berprestasi
Komadan Kodaeral XIV Laksanakan Pengecekan Ketahanan Pangan
Dinas Sosial Kota Sorong Kunjungi Yayasan Kasih Agape, Siap Perkuat Penanganan ODGJ
Kodim 1802/Sorong Percepat Penguatan Pondasi Jembatan Garuda Tahap IV
Latihan dan Uji Terampil Glagaspur, Prajurit Kodaeral XV Laksanakan Renang Laut, dan Menembak
Progres Jembatan Garuda Tahap IV Capai 23 Persen, Pekerjaan Pondasi Terus Dikebut di Sorong Barat
Uji Ketangguhan di Lembang, Yonif 2 Marinir TNI AL Dapat Perhatian Langsung Danpasmar 1
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 08:40 WIB

Pemkot Sorong Genjot Program Kebersihan Demi Lingkungan Sehat: Langkah Nyata Wujudkan Kota Bersih dan Nyaman

Kamis, 16 April 2026 - 06:55 WIB

Komadan Kodaeral XIV Laksanakan Pengecekan Ketahanan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 06:47 WIB

Dinas Sosial Kota Sorong Kunjungi Yayasan Kasih Agape, Siap Perkuat Penanganan ODGJ

Kamis, 16 April 2026 - 00:01 WIB

Kodim 1802/Sorong Percepat Penguatan Pondasi Jembatan Garuda Tahap IV

Rabu, 15 April 2026 - 13:59 WIB

Latihan dan Uji Terampil Glagaspur, Prajurit Kodaeral XV Laksanakan Renang Laut, dan Menembak

Berita Terbaru

Uncategorized

Di Duga Jaksa Di Usir Hakim Di Sidang Praperadilan Nganjuk

Kamis, 16 Apr 2026 - 11:30 WIB