BDPN dan Perempuan Duanu Tanam 10.000 Mangrove Sempena Hari Pohon Sedunia 2025

- Penulis

Senin, 24 November 2025 - 03:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Indragiri Hilir — Sempena Hari Pohon Sedunia yang jatuh pada tanggal 21 November 2025, Bangun Desa Payung Negeri (BDPN) bersama Perempuan Masyarakat Adat Suku Duanu melaksanakan aksi ekologis penting berupa penanaman 10.000 bibit mangrove di pesisir Dusun Sungai Bandung, Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Merah. Puncak kegiatan berlangsung pada Sabtu (22/11/25) pukul 09.00 –15.30 WIB. Lokasi ini merupakan kawasan yang selama beberapa tahun terakhir mengalami intrusi air laut dan abrasi karena menurunnya kualitas ekosistem mangrove.

Bagi Suku Duanu, mangrove bukan hanya tumbuhan pesisir, tetapi sumber kehidupan yang telah membentuk identitas budaya mereka. Hal ini tercermin dalam semboyan kearifan lokal “Hoyyu Baru Buat Betedoh, usah ditebang bia nyu Tumboh” yang bermakna bahwa hutan mangrove adalah penopang hidup masyarakat adat Duanu yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan dan senantiasa bergantung pada laut. Oleh karena itu, mangrove tidak boleh dirusak, melainkan harus dijaga, dirawat, dan dilestarikan agar kehidupan masyarakat tetap tumbuh dan berkelanjutan.


Ketua BDPN, Zainal Arifin Hussein, menyampaikan bahwa aksi ini adalah komitmen jangka panjang masyarakat adat untuk memulihkan pesisir. .

“Mangrove adalah tameng ekonomi masyarakat pesisir. Bila mangrove rusak, maka rumah, kebun, bahkan mata pencaharian masyarakat akan rusak. Hari ini perempuan Duanu menunjukkan bahwa masyarakat adat bukan objek, tetapi penggerak utama pemulihan ekosistem. Ini kontribusi nyata kami untuk masa depan pesisir Indragiri Hilir,” ujarnya. Sementara itu, perwakilan perempuan Duanu, Ibu Reti menegaskan peran penting perempuan dalam menjaga alam. “Perempuan Duanu adalah penjaga generasi dan penjaga alam. Dengan menanam mangrove, kami menanam kehidupan untuk anak cucu kami,” ungkapnya.

Aksi ini berhasil menanam 10.000 bibit mangrove dari jenis Rhizophora dengan metode jalur, dan penanaman pada area kritis abrasi. Total areal rehabilitasi mencapai 2 hektare dengan melibatkan Perempuan Adat Duanu, Generasi Muda, dan masyarakat setempat. Acara puncak ini turut dihadiri Kapolres Indragiri Hilir yang diwakili Kapolsek Tanah Merah IPTU EDI SAPUTRA, SH.,Camat Tanah Merah yg diwakili oleh Sekcam, SUHIRWAN, S.Sos.,M.Si, Kepala Desa Tanjung Pasir AMRON S.Pd, Perwakilan dari IKDR, JIKALAHARI, M4CR Riau, FEB UNISI, PPI, HMI, BEM UNISI, BEM STIKES HUGE, BRIMASPALA, GREENOMOS, KAWAN PESISIR, Asosiasi Petani Kelapa Rakyat (AKAR), serta masyarakat setempat yang memberikan dukungan penuh terhadap aksi pemulihan ekosistem pesisir ini.

READ  Resepsi Kenegaraan Peringati Hut RI ke-80, Ini Pesan Bupati Maybrat


Penanaman mangrove ini juga menjadi bagian dari kontribusi masyarakat lokal terhadap agenda nasional FOLU Net Sink 2030, yaitu upaya Indonesia untuk mencapai kondisi emisi nol atau negatif dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan pada tahun 2030. Mangrove dikenal sebagai penyerap karbon yang sangat efektif tiga hingga lima kali lebih tinggi dibandingkan hutan daratan sehingga penanaman 10.000 bibit ini diperkirakan mampu menyumbang potensi penyerapan karbon puluhan ton CO₂e per tahun, sekaligus memperkuat adaptasi pesisir terhadap perubahan iklim.

Aksi BDPN dan Perempuan Duanu ini menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau lembaga besar, tetapi juga gerakan akar rumput yang didorong oleh kearifan lokal dan kepedulian masyarakat adat terhadap masa depan wilayah mereka.
(Tim)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Tantawi Jauhari Ajak ASN Hadiri Doa Akhir Tahun Hijriah, Tekankan Percepatan APBD 2027
Belasan Siswa MA Sabilal Muhtadin Ujian di Teras Tanpa Alas, Pengakuan Siswi dan Keterangan Guru Berbeda, Hak Anak Jadi Sorotan Publik
Pemcam Sukalarang Hijaukan Wilayah Lewat Aksi Bersih-Bersih dan Penanaman Pohon Serentak
Ketidaksesuaian Foto dan Narasi Berita, Pemkab Meranti Klarifikasi Temuan Belanja Suku Cadang
DPRD Kota Sukabumi Soroti Sekolah Maung, Minta Pemprov Jabar Jangan Korbankan Akses Siswa Lokal
Perkuat Integritas ASN, Kemenkum Papua Barat Ambil Sumpah PNS dan Angkat 10 Pejabat Fungsional
RSUD Sele Be Solu Kota Sorong Matangkan Persiapan Akreditasi, Kesiapan Capai 80 Persen
Gubernur Papua Barat Daya Resmi Buka Turnamen U-15, Dorong Generasi Muda Lewat Sepak Bola
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 02:56 WIB

Sekda Tantawi Jauhari Ajak ASN Hadiri Doa Akhir Tahun Hijriah, Tekankan Percepatan APBD 2027

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:51 WIB

Belasan Siswa MA Sabilal Muhtadin Ujian di Teras Tanpa Alas, Pengakuan Siswi dan Keterangan Guru Berbeda, Hak Anak Jadi Sorotan Publik

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:09 WIB

Pemcam Sukalarang Hijaukan Wilayah Lewat Aksi Bersih-Bersih dan Penanaman Pohon Serentak

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:22 WIB

Ketidaksesuaian Foto dan Narasi Berita, Pemkab Meranti Klarifikasi Temuan Belanja Suku Cadang

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:09 WIB

DPRD Kota Sukabumi Soroti Sekolah Maung, Minta Pemprov Jabar Jangan Korbankan Akses Siswa Lokal

Berita Terbaru