SUARARAKYAT.info|| Cianjur – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Kadis DKP) Provinsi Jawa Barat, Ibu Rini Cempaka, melaksanakan rangkaian safari kerja selama dua hari berturut-turut, mulai Selasa, 18 November 2025, hingga Rabu, 19 November 2025. Kegiatan ini meliputi peninjauan kawasan pesisir, pelabuhan perikanan, serta evaluasi peningkatan fasilitas nelayan di beberapa titik penting di wilayah selatan Jawa Barat.
Rangkaian agenda dimulai pada Selasa, 18 November 2025, dari wilayah Cisolok dan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi. Di lokasi tersebut, Kadis DKP Jabar bersama jajaran meninjau aktivitas perikanan, fasilitas pelabuhan, serta berdialog dengan masyarakat nelayan terkait kebutuhan penguatan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi pesisir.
Safari kerja kemudian berlanjut ke hari berikutnya, Rabu, 19 November 2025. Rombongan bergerak menuju Ujung Genteng, sebelum melanjutkan perjalanan ke PPC (Pelabuhan Perikanan Cilautereun) Jayanti, Kabupaten Cianjur. Setibanya di Jayanti, seluruh rombongan melaksanakan isoma (istirahat, salat, makan) di Rumah Makan Ponyo Rasa 2 yang berlokasi di Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun.

Selepas isoma, Kadis DKP Jabar beserta jajaran meneruskan agenda peninjauan dermaga atau kolam labuh Jayanti, sekaligus menghadiri peresmian Mess PPC Jayanti yang ditandai dengan prosesi gunting pita. Meski diguyur hujan, acara peresmian berlangsung aman, tertib, dan lancar, tanpa hambatan berarti.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, rombongan turut didampingi oleh unsur maritim setempat, yakni Babinpotmar Posmat Cidaun Serka Mustopa dan Kopka Irvan, yang mewakili Danlanal Bandung dan Danposal Ujung Genteng. Kehadiran aparat maritim tersebut memastikan bahwa seluruh rangkaian safari kerja berjalan sesuai protokol keamanan dan pelayanan di wilayah pesisir.
Kadis DKP Jabar, Ibu Rini Cempaka, menyampaikan apresiasi atas kerja sama lintas pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan. Ia menegaskan bahwa penguatan fasilitas pelabuhan perikanan, pembangunan mess, serta perbaikan sarana labuh merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan, memperkuat ekonomi biru, dan memajukan sektor kelautan Jawa Barat.
“Alhamdulillah seluruh agenda safari kerja berjalan lancar. Semoga fasilitas yang kita tinjau dan resmikan dapat semakin memperkuat pelayanan kepada nelayan dan meningkatkan aktivitas perikanan di selatan Jawa Barat,” ujarnya.
Dengan selesainya agenda hari kedua, safari kerja Kadis DKP Jabar dinyatakan rampung dan ditutup dengan harapan adanya percepatan pembangunan sektor kelautan di wilayah pesisir Jabar selatan, terutama di kawasan prioritas seperti Jayanti, Pelabuhan Ratu, dan Ujung Genteng.
(Cep/Irv)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT














