SUARARAKYAT.info|| Jakarta —Gelombang ajakan untuk berhimpun dalam barisan perubahan kembali ditegaskan oleh Presiden Partai Oposisi Merdeka (POM) sekaligus Jenderal KOMPII, Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal. Dalam keterangannya kepada media di Jakarta,Jum’at malam (14/11/2025) usai menunaikan salat, ia menyerukan kepada seluruh masyarakat Indonesia termasuk mantan narapidana, mantan preman, dan masyarakat umum untuk bergabung ke dalam Ormas Komite Mantan Preman Indonesia Istighfar (KOMPII) dan Partai Oposisi Merdeka (POM).
Ormas KOMPII yang dipimpin langsung oleh Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal didirikan pada 19 Februari 2000 di kawasan Kalisari, Komplek Kopassus, Jakarta Timur. Organisasi ini hadir sebagai rumah besar bagi para mantan narapidana dan mantan preman yang ingin berubah dan memperbaiki diri.
Menurut Sutan Nasomal, KOMPII dibangun dengan misi kemanusiaan dan spiritual yang kuat: membangkitkan kesadaran moral, menegakkan nilai-nilai keagamaan, membina akhlak, serta mengajak para anggotanya meninggalkan masa kelam dan kembali menjadi warga negara yang taat dan bermanfaat.
“Tujuan kita adalah menciptakan masyarakat yang sadar akan kebesaran Allah SWT, taat aturan, mendukung penegakan hukum dan Kamtibmas bersama aparatur pemerintah, TNI–POLRI, serta tokoh-tokoh lintas agama. Pembinaan ini harus terus berjalan hingga akhir zaman,” ujar Sutan Nasomal.
Ia menegaskan bahwa visi KOMPII berpusat pada penciptaan generasi mantan preman dan narapidana yang bekerja secara halal, hidup bermartabat, serta sepenuhnya meninggalkan tindakan melanggar hukum.
POM: Gerakan Politik Demi Keadilan, Kemakmuran, dan Keberpihakan pada Rakyat
Selain memimpin KOMPII, Sutan Nasomal juga menjabat sebagai Ketua Umum dan Presiden Partai Oposisi Merdeka (POM), partai politik yang ia dirikan pada 19 Februari 2019 di Jakarta. Partai ini berkomitmen menjadi kekuatan politik yang berani, membela rakyat, serta menghapus praktik korupsi dan ketidakadilan.
Ia membuka peluang bagi siapapun, tanpa kecuali, untuk menjadi anggota atau pengurus POM di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.
“Partai ini kita bangun agar bisa menjadi kekuatan pemerintahan Republik Indonesia, agar kita dapat berbuat lebih besar untuk rakyat, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Menurutnya, POM akan dikenal sebagai partai yang fokus pada pembinaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Visi dan Misi POM: Indonesia Sejahtera Tanpa Kemiskinan
Visi Partai Oposisi Merdeka adalah membela dan menyejahterakan rakyat dari Sabang hingga Merauke, serta menghapus kemiskinan dari muka bumi Indonesia.
Adapun misinya mencakup:
Membangun pemerintahan yang adil dan berpihak kepada rakyat.
Menggerakkan kedaulatan pangan dan harga murah.
Menciptakan keamanan nasional yang stabil dan terkendali.
Menegakkan hukum secara lurus tanpa pandang bulu.
Memiskinkan dan menghukum berat pelaku korupsi sebagai efek jera.
“Indonesia harus menjadi negara yang sejahtera, aman, hukum ditegakkan, dan rakyatnya hidup makmur hingga membuat dunia memandang bangsa kita dengan hormat,” kata Presiden POM itu.
Dalam pernyataannya, Sutan Nasomal mengajak seluruh rakyat Indonesia baik mantan narapidana, masyarakat umum, akademisi, tokoh masyarakat, hingga pemudauntuk menjadi pionir gerakan perubahan melalui POM.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui Call Center Pioneer: 0811-8419-260, atau melalui alamat surat PO BOX 136 CBI Bogor 16900, Jawa Barat.Kantor pusat POM sendiri berlokasi di Jalan Raya Kalisari No. 65, Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur.
“Pintu kita terbuka bagi siapapun yang ingin membangun masa depan bangsa yang lebih baik. Mari kita berjuang bersama demi Indonesia yang kuat, besar, dan disegani dunia,” tutup Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal.














