Menteri Yandri Kagumi Inovasi Desa Cilame: Budidaya Ikan Nila Bioflok dan RAS Jadi Model Desa Tematik Sukses

- Penulis

Rabu, 12 November 2025 - 00:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Bandung-Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto, didampingi Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, melakukan kunjungan kerja ke BUM Desa Duta Usaha Rancage di Desa Cilame, Kecamatan Padalarang, Senin (11/11/2025). Kunjungan tersebut menjadi ajang pembuktian bahwa desa mampu menjadi pusat inovasi dan kemandirian ekonomi melalui pengembangan budidaya ikan nila berbasis teknologi Bioflok dan RAS (Recirculating Aquaculture System).

Dalam tinjauannya, Menteri Yandri mengapresiasi keberhasilan Desa Cilame yang mampu mengoptimalkan potensi lokal dan sumber daya manusia desa untuk mengembangkan Desa Tematik “Desa Ikan Nila.” Ia menyebut bahwa pendekatan teknologi seperti Bioflok dan RAS tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga menjaga kualitas air dan lingkungan, sehingga budidaya ikan menjadi lebih efisien dan ramah lingkungan.

“Desa Cilame ini luar biasa. Mereka mampu membuktikan bahwa dengan inovasi, desa bisa mandiri, produktif, dan punya daya saing. Sistem gabungan Bioflok dan RAS ini adalah contoh konkret modernisasi pertanian dan perikanan desa,” ujar Menteri Yandri di sela-sela kunjungan.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail yang turut mendampingi Menteri Yandri menambahkan, keberhasilan Desa Cilame merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat yang terus berkomitmen mengembangkan ekonomi berbasis potensi lokal.

“BUM Desa Duta Usaha Rancage ini menjadi bukti bahwa desa bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Kami dari pemerintah kabupaten tentu terus mendukung dan memperluas program desa tematik lainnya,” tutur Bupati Jeje.

Program budidaya ikan nila di Desa Cilame juga memiliki peran strategis dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan pemerintah pusat. Nantinya, hasil panen ikan nila dari desa ini akan menjadi salah satu sumber bahan baku utama program tersebut, sehingga memberi dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat dan pemenuhan gizi anak-anak sekolah.

Selain meningkatkan pendapatan masyarakat desa, inovasi ini juga membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar, mulai dari pembenihan, perawatan, hingga pengolahan hasil panen. Dengan penerapan teknologi yang modern, hasil panen ikan nila dari BUM Desa Duta Usaha Rancage diharapkan bisa memenuhi standar nasional bahkan berpotensi untuk ekspor.

Kementerian Desa PDTT berkomitmen menjadikan Desa Cilame sebagai model percontohan nasional bagi pengembangan desa tematik berbasis teknologi dan keberlanjutan lingkungan. Menteri Yandri menegaskan, ke depan pihaknya akan memperluas dukungan terhadap BUM Desa inovatif yang mampu meningkatkan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem.

“Kita ingin desa-desa lain meniru semangat dan inovasi Desa Cilame. Pembangunan desa bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga bagaimana masyarakat desa bisa mandiri secara ekonomi, sehat secara sosial, dan berdaya secara teknologi,” pungkas Mendes Yandri.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Desa Cilame kini menegaskan posisinya sebagai ikon kemajuan desa berbasis perikanan modern, sekaligus teladan bagi daerah lain dalam mewujudkan kemandirian dan kedaulatan pangan nasional.

(Swd)

READ  Literasi Keuangan Jadi Kunci, Kemendes PDT Gandeng Bank Mandiri Perkuat Ekonomi Desa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musrenbang Papua Barat Daya Resmi Dibuka, Otsus Jadi Kunci Pembangunan Inklusif
HKG PKK ke-54 Papua Barat Daya Dicanangkan, Fokus Penguatan 10 Program Pokok PKK
Perjuangkan Hak Orang Asli Papua, DPR Kota Sorong Siapkan Regulasi Khusus
Menteri PPPA Minta Maaf, Tegaskan Fokus Penanganan Trauma dan Perlindungan Anak Korban Tragedi Kreta Api Bekasi Timur
Dukung Program Nasional, Pemkot Sorong Gratiskan BPHTB bagi Warga Berpenghasilan Rendah
Pemkot Sorong Resmi Bebaskan PBG dan BPHTB untuk MBR, Dorong Perumahan Rakyat
Ditegur Menteri PKP, WaliKota Sorong Pastikan BPHTB dan PBG Gratis Mulai Besok, Ancam Copot Pejabat
Kolaborasi Jadi Kunci, Kementerian PKP Percepat Rumah Subsidi di Papua
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 07:48 WIB

Musrenbang Papua Barat Daya Resmi Dibuka, Otsus Jadi Kunci Pembangunan Inklusif

Kamis, 30 April 2026 - 04:50 WIB

HKG PKK ke-54 Papua Barat Daya Dicanangkan, Fokus Penguatan 10 Program Pokok PKK

Kamis, 30 April 2026 - 01:05 WIB

Perjuangkan Hak Orang Asli Papua, DPR Kota Sorong Siapkan Regulasi Khusus

Rabu, 29 April 2026 - 16:24 WIB

Menteri PPPA Minta Maaf, Tegaskan Fokus Penanganan Trauma dan Perlindungan Anak Korban Tragedi Kreta Api Bekasi Timur

Selasa, 28 April 2026 - 17:24 WIB

Dukung Program Nasional, Pemkot Sorong Gratiskan BPHTB bagi Warga Berpenghasilan Rendah

Berita Terbaru