Jejak Mistis Kerajaan Telaga di Situ Sangiang, Warisan Sakral di Kaki Gunung Ciremai

- Penulis

Rabu, 5 November 2025 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT. info|| Majalengka — Terletak di kaki Gunung Ciremai, tepatnya di Desa Sangiang, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka, Situ Sangiang menyimpan keindahan alam sekaligus aura mistis yang sarat sejarah. Kawasan ini tidak hanya dikenal sebagai objek wisata alam, tetapi juga sebagai situs religius yang dipercaya menyimpan peninggalan dari masa kejayaan kerajaan kuno di Tanah Sunda.(5/11/2025)

Hamparan hutan campuran di sekitar situ menambah pesona alami kawasan ini. Pohon mahoni dan kayu manis tumbuh rindang, bersanding dengan vegetasi khas seperti alang-alang, rumput teki, gewar, dan rotan. Di sisi lain, keberagaman fauna turut memperkaya ekosistemnya—mulai dari ular sanca, ular sawah, burung kutilang, burung cangkakak, bincarung, hingga kera, lutung, dan babi hutan yang sesekali tampak melintas di tepi hutan.

Namun, yang membuat Situ Sangiang begitu istimewa bukan hanya keindahan alamnya, melainkan juga kisah sejarah dan spiritual yang menyelimuti danau alami ini. Menurut cerita turun-temurun, kawasan ini dahulu menjadi tempat pelarian pasukan Kerajaan Pajajaran yang mundur setelah Islam mulai berkembang pesat di tanah Sunda. Pasukan tersebut dikisahkan menghilang tanpa jejak di wilayah ini, sehingga masyarakat menyebut tempat ini “Sangiang”, yang berarti sesuatu yang suci atau gaib.

Tak jauh dari tepian situ, terdapat sebuah makam keramat yang diyakini sebagai pusara salah satu tokoh penyebar Islam di Majalengka dan sekitarnya. Makam tersebut kini menjadi tempat ziarah yang ramai dikunjungi, terutama oleh mereka yang ingin mencari ketenangan batin atau berdoa di tempat yang dianggap sakral ini. Beberapa pengunjung bahkan melakukan ritual mandi di tepi situ, sebagai simbol penyucian diri.

Menurut penuturan juru kunci setempat, Situ Sangiang dipercaya sebagai penjelmaan dari sebuah kerajaan kuno bernama Kerajaan Telaga. Dalam naskah sejarah Sunda, Kerajaan Telaga disebut sezaman dengan Pajajaran, Panjalu, Saung Galah, dan Sumedang Larang. Namun, keberadaan kerajaan ini diselimuti misteri besar. Konon, seluruh warganya lenyap tanpa bekas, dan sebagian diyakini berubah menjadi ikan yang hingga kini menghuni perairan telaga. Cerita ini dikenal masyarakat dengan sebutan legenda Kerajaan Telaga Manggung.

Bagi para peziarah dan pencinta sejarah, Situ Sangiang bukan sekadar destinasi wisata, melainkan ruang perenungan yang memadukan keheningan alam, jejak sejarah, dan nilai spiritual. Di balik riak airnya yang tenang, tersimpan kisah panjang tentang keagungan, kejatuhan, dan keabadian legenda Sunda yang masih hidup di hati masyarakat hingga kini.

Penulis : Kopka Irvan

READ  Peringatan Hardiknas 2025 di Rindam III/Slw

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Toilet Nyaman dan Bersih, Wajah Baru Pelayanan di RSUD Sekarwangi untuk Pengunjung
Sorotan Publik terhadap Dana Hibah Kesra 2025, Diduga MUI Kabupaten Sukabumi Terima Rp 8 Miliar
Dana Umat Puluhan Miliar di Sukabumi Mengalir ke Mana? Sorotan Keras Praktisi Hukum atas Transparansi BAZNAS
Ironi di Cibadak: Di Dekat Kantor PDAM, Warga Pamuruyan Masih Krisis Air Bersih
Jalan Provinsi di Cikidang Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Proyek Rp34 Miliar Disorot Minim Pengawasan dan Transparansi
Dugaan Permainan Oknum dalam Program PTSL di Baros Sukabumi, Puluhan Bidang Tanah Tak Kunjung Tersertifikasi
Sinergitas TNI-Polri Menguat, Forkopimda Kota Bandung Gelar Olahraga Bersama Sambut Hari K3 Sedunia
Lima Tahun Terlantar Tanpa Penanganan, Noval Warga Parakansalak Diduga Alami Gangguan Jiwa di Tengah Pusat Pemerintahan, Pemdes dan Puskesmas Disorot 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 10:06 WIB

Toilet Nyaman dan Bersih, Wajah Baru Pelayanan di RSUD Sekarwangi untuk Pengunjung

Rabu, 29 April 2026 - 06:43 WIB

Sorotan Publik terhadap Dana Hibah Kesra 2025, Diduga MUI Kabupaten Sukabumi Terima Rp 8 Miliar

Rabu, 29 April 2026 - 02:01 WIB

Dana Umat Puluhan Miliar di Sukabumi Mengalir ke Mana? Sorotan Keras Praktisi Hukum atas Transparansi BAZNAS

Rabu, 29 April 2026 - 01:40 WIB

Ironi di Cibadak: Di Dekat Kantor PDAM, Warga Pamuruyan Masih Krisis Air Bersih

Selasa, 28 April 2026 - 15:15 WIB

Jalan Provinsi di Cikidang Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Proyek Rp34 Miliar Disorot Minim Pengawasan dan Transparansi

Berita Terbaru

Uncategorized

Polres Kediri ungkap 5 Kasus curanmor, dan kembalikan ke pemilik

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:19 WIB

Uncategorized

Kapolres Kediri Resmikan Renovasi Jembatan Merah Putih Presisi

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:09 WIB