Curhatan Warga Mulai Bermunculan di Lomba Menulis Bertema “Pengalaman Buruk dengan Polisi Indonesia”

- Penulis

Rabu, 5 November 2025 - 00:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Jakarta – Sejumlah artikel berisi curahan hati (curhat) dari warga masyarakat Indonesia mulai masuk ke email Panitia Lomba PPWI tahun 2025 bertema “Pengalaman Buruk dengan Polisi Indonesia”. Hal ini menunjukkan bahwa lomba ini tidak hanya diminati untuk diikuti, tapi lebih penting daripada itu warga memerlukan tempat untuk berbagi cerita tentang pengalaman buruk mereka saat berurusan dengan penegak hukum berseragam coklat.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, kepada jaringan media se-Indonesia terkait progress pelaksanaan lomba menulis dengan tema tersebut. “Alhamdulillah, Puji Tuhan, setelah perpanjangan waktu lomba, kini sudah mulai banyak tulisan dari masyarakat yang masuk ke email Panitia. Hal ini merupakan indikasi bahwa lomba ini cukup penting bagi rakyat yang butuh wadah menyampaikan unek-uneknya terkait pengalaman pahit saat berurusan dengan polisi,” ungkap alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini, Selasa,( 04/11/2025)

Wilson Lalengke selanjutnya menambahkan bahwa para pengirim naskah lomba berasal dari berbagai kalangan. “Cukup beragam, ada warga biasa, jurnalis, aktivis hak asasi manusia, pembela petani dan agraria, dan bahkan ada juga dari kalangan kepolisian,” tambahnya.

*Mayat Bisa Buat Laporan Polisi*

Dari pantauan sekilas, masih menurut Wilson Lalengke, tulisan dan substansi yang disampaikan para curhaters, amat signifikan untuk menjadi perhatian Pemerintah Indonesia ke depannya, terutama di kalangan penegak hukum, baik polisi, kejaksaan, maupun pengadilan. “Ada pengalaman warga yang dipanggil polisi atas laporan orang yang sudah bertahun-tahun di dalam kubur alias sudah meninggal. Bagaimana mungkin pihak polisi menerima begitu saja dan memproses hukum laporan absurd semacam itu? Ini tentu harus menjadi catatan pihak kepolisian,” beber petisioner tentang masalah HAM di Komite Keempat PBB tahun 2025 itu dengan ekspresi heran.

Menutup pernyataannya, Wilson Lalengke menyampaikan bahwa Panitia Lomba masih membuka kesempatan pengiriman naskah atau tulisan dari semua warga tanpa kecuali yang mempunyai pengalaman buruk dengan polisi Indonesia. “Jadwal lomba masih dibuka hingga 15 Desember 2025 mendatang. Jadi, bagi siapapun yang ingin ikut lomba, silahkan kirim tulisannya ke email: lomba.menulis.ppwi@gmail.com bersama dokumen identitas penulisnya. Ingat, tulisan harus merupakan pengalaman pribadi, bukan orang lain,” paparnya sambil menambahkan agar peserta melihat dan membaca secara seksama persyaratan lomba di tautan ini: *Lomba Menulis bertema “Pengalaman Buruk dengan Polisi Indonesia”* (https://pewarta-indonesia.com/2025/11/pengumuman-waktu-lomba-menulis-bertema-pengalaman-buruk-dengan-polisi-indonesia-diperpanjang-hingga-15-desember-2025/).

*Sampaikan Suaramu*

Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) mengundang semua individu, tanpa memandang kewarganegaraan, usia, pendidikan, profesi, atau jenis kelamin, termasuk aparat hukum, untuk berpartisipasi dalam lomba menulis yang berani dan berdampak yang menyoroti pengalaman nyata masing-masing warga masyarakat dengan aparat Kepolisian Republik Indonesia.

Kompetisi ini lebih dari sekadar lomba menulis, ini adalah platform untuk kebenaran, akuntabilitas, dan perubahan serta reformasi Polri. Bagikan kisahmu, inspirasi orang lain, dan bantu membangun Kepolisian Republik Indonesia yang lebih transparan dan professional sebagai pelayan masyarakat, pengayom masyarakat, pelindung masyarakat, dan penegak hukum yang berkeadilan berdasarkan kebenaran faktual.

Untuk pertanyaan lebih lanjut, silakan hubungi Panitia Pelaksana Lomba melalui: 081371549165 (Shony), atau 081378957515 (Julian), atau 089622901993 (Neneng). Informasi lomba juga dapat disimak di www.pewarta-indonesia.com. Mari kita mulai menulis!

(TIM/Red)

READ  Para Oknum Penimbunan BBM Pertalite di Kabupaten Cilacap diduga Kebal Hukum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aliansi Honorer Nasional Siapkan Gugatan ke Mahkamah Konstitusi, Nilai Implementasi UU ASN 2023 Abaikan Kepastian Nasib Tenaga Honorer
OTT KPK Kembali Sasar Kepala Daerah, Bupati Sukoharjo Etik Suryani Diamankan
UMKM Inhil Unjuk Gigi di Puncak HUT Dekranas ke-46, Produk Kriya, Wastra, dan Kuliner Tampil di Tingkat Nasional
Safari Jurnalistik PWI Menuai Kecaman Dari berbagai Jurnalis yang Ada di kabupaten Bogor Dinilai Ciderai Kemerdekaan Pers.
Tingkatkan Keimanan Dan Ketakwaan, Koarmada III Ikuti Kauseri Agama Terpusat Koarmada RI Oleh Kodaeral VII Melalui Virtual
65 Tahun Menanti Kepastian SHM, Warga Cirendeu Desak Pemkot Tangsel dan ATR/BPN Hadir Berikan Solusi Agraria
Firman Wijaya Tegaskan Pentingnya Keadilan Kontraktual bagi Keberlanjutan Proyek Konstruksi Nasional
Tim Mangewang Polresta Sorong Kota Ringkus Pelaku Curas, Kapolresta Tegaskan Komitmen Berantas Kejahatan Jalanan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:04 WIB

Aliansi Honorer Nasional Siapkan Gugatan ke Mahkamah Konstitusi, Nilai Implementasi UU ASN 2023 Abaikan Kepastian Nasib Tenaga Honorer

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:32 WIB

OTT KPK Kembali Sasar Kepala Daerah, Bupati Sukoharjo Etik Suryani Diamankan

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:01 WIB

UMKM Inhil Unjuk Gigi di Puncak HUT Dekranas ke-46, Produk Kriya, Wastra, dan Kuliner Tampil di Tingkat Nasional

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:17 WIB

Safari Jurnalistik PWI Menuai Kecaman Dari berbagai Jurnalis yang Ada di kabupaten Bogor Dinilai Ciderai Kemerdekaan Pers.

Kamis, 9 Juli 2026 - 03:33 WIB

Tingkatkan Keimanan Dan Ketakwaan, Koarmada III Ikuti Kauseri Agama Terpusat Koarmada RI Oleh Kodaeral VII Melalui Virtual

Berita Terbaru