Para Oknum Penimbunan BBM Pertalite di Kabupaten Cilacap diduga Kebal Hukum

- Penulis

Minggu, 9 Maret 2025 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Cilacap- Maraknya Penimbunan BBM Jenis Pertalite di Kabupaten Cilacap diduga kuat sudah Kebal dengan Hukum, pasalnya berdasarkan informasi yang di himpun Media ini, adanya keterlibatan Aparat Penegak Hukum di Polresta Cilacap yang diduga Backup dan Para Oknum Wartawan baik Oknum Wartawan di Cilacap yang berinisial (S) dan ada tiga Orang Oknum Wartawan dari Banyumas.09/03/2025

Tak tanggung tanggung Para Oknum Wartawan tersebut di Upahi oleh Mafia Penimbun BBM Pertalite tersebut untuk mencoba menghalang halangi Wartawan lain yang sedang meng investigasi dan bahkan sudah membuat Laporan ke Polresta Cilacap beberapa waktu lalu.

Para Oknum Wartawan tersebut pasang badan dan menyampaikan kepada Mafia Penimbunan BBM Pertalite tersebut bahwasanya mereka memiliki channel sampai ke Polda Jateng. Benarkah demikian Red_??

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan Para Oknum Polisi yang diduga meng backup Taufik ( oknum pelaku yang mempekerjakan orang untuk membeli Pertalite di SPBU Jeruklegi tsb) menyampaikan kepada Taufik supaya nomor handphone Oknum Polisi jangan di save di handphone Taufik, di khawatirkan Handphone Taufik disita atau di periksa penyidik, dan jangan membawa bawa nama mereka nantinya ketika di panggil di Polresta Cilacap_Red.

Pengerebekan Lokasi Penimbunan BBM Pertalite berawal dari Laporan masyarakat kepada media ini. Sehingga Senin 03 Maret 2025 mencoba melakukan investigasi langsung ke lapangan. Memang nyata adanya transaksi BBM berjenis Pertalite yang di beli dari SPBU Jeruklegi dengan menggunakan Kendaraan Motor Thunder dan di bawa kesebuah kios yang tidak jauh dari lokasi SPBU.

Saat media ini sampai di lokasi penimbunan melihat dengan jelas Satu unit mobil Pick up bernomor Polisi R 8240 B sedang standby menunggu penuh muatan Bensin Pertalite yang di isi dalam Jirengen.

READ  IMO-Indonesia Apresiasi Terpilihnya Prof. Yanto sebagai Ketum IKAHI 2025–2028

Saat itu mobil Pickup sudah tiga puluh tujuh Jirengen yang berada di atas mobil. Selang beberapa menit muncul 3 unit Motor Thunder yang habis membeli Pertalite di SPBU Jeruklegi, lalu menyedot bensin dari tangki motor di masukkan ke Jirengen yang sudah disediakan. Setelah tangki motor habis para Pekerja ini pergi lagi ke SPBU Jeruklegi untuk membeli bensin Pertalite.

Dari keterangan Pekerja, mereka di suruh oleh Taufik dan yang memberi Dana dari Dwi orang Gandrungmangu ungkap salah satu Pekerja. Dan pembelian bensin menggunakan Motor ini mengatakan setiap kali membeli Pertalite di SPBU Jeruklegi Operator SPBU di kasih fee sebesar dua ribu perak dan bensin di isi di tangki motor sebesar Rp. 150.000.- setiap kali mengisi minimal dalam sehari mereka membeli Bensin Pertalite di SPBU Jeruklegi kurang lebih 50 kali setiap motor, dan ada 4-5 motor yang operasi setiap harinya.

Semenjak dibuatkan Laporan ke Polresta Cilacap hingga berita ini di publikasikan, Taufik bukannya berhenti malah semakin bringas merubah pola pembelian Pertalite yang tadinya menggunakan kendaraan Motor saat ini menggunakan Mobil Pickup dan Mobil Avanza yang sudah dimodifikasi. Apa ia sehebat itu seorang Taufik tanpa ada yang backup di belakang layar? Atau benarkah info yang diterima media ini bahwasanya Taufik sebagai tangan kanan (atau Mata mata) para Oknum Polisi Polresta Cilacap. Tinggal waktu yang akan bicara. Karena awak media ini sudah memiliki bukti-bukti transferan uang kepada Oknum oknum Polisi yang selama ini meng backup Penimbunan BBM Pertalite yang ada di Kabupaten Cilacap.

 

(Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penggeledahan Kasus Korupsi Besar Dengan Temuan Aset Miliaran Rupiah, Polisi Amankan Dokumen hingga Foto Keluarga
Bupati Sukoharjo Etik Suryani Resmi Ditahan KPK, Diduga Terlibat Kasus Pemerasan terhadap ASN
Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Mundur, Kejaksaan Agung Tegaskan Penegakan Hukum Tetap Berjalan dan Junjung Asas Praduga Tak Bersalah
Aliansi Honorer Nasional Siapkan Gugatan ke Mahkamah Konstitusi, Nilai Implementasi UU ASN 2023 Abaikan Kepastian Nasib Tenaga Honorer
OTT KPK Kembali Sasar Kepala Daerah, Bupati Sukoharjo Etik Suryani Diamankan
UMKM Inhil Unjuk Gigi di Puncak HUT Dekranas ke-46, Produk Kriya, Wastra, dan Kuliner Tampil di Tingkat Nasional
Safari Jurnalistik PWI Menuai Kecaman Dari berbagai Jurnalis yang Ada di kabupaten Bogor Dinilai Ciderai Kemerdekaan Pers.
Tingkatkan Keimanan Dan Ketakwaan, Koarmada III Ikuti Kauseri Agama Terpusat Koarmada RI Oleh Kodaeral VII Melalui Virtual
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:11 WIB

Penggeledahan Kasus Korupsi Besar Dengan Temuan Aset Miliaran Rupiah, Polisi Amankan Dokumen hingga Foto Keluarga

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:00 WIB

Bupati Sukoharjo Etik Suryani Resmi Ditahan KPK, Diduga Terlibat Kasus Pemerasan terhadap ASN

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:52 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Mundur, Kejaksaan Agung Tegaskan Penegakan Hukum Tetap Berjalan dan Junjung Asas Praduga Tak Bersalah

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:32 WIB

OTT KPK Kembali Sasar Kepala Daerah, Bupati Sukoharjo Etik Suryani Diamankan

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:01 WIB

UMKM Inhil Unjuk Gigi di Puncak HUT Dekranas ke-46, Produk Kriya, Wastra, dan Kuliner Tampil di Tingkat Nasional

Berita Terbaru