Kota Sorong Papua Barat Daya — Puluhan Driver Ojek Online (OJOL) Dari Berbagai Komunitas di Kota Sorong Berkumpul dan Menggelar Deklarasi Damai Untuk Mendukung Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Pada Rabu (15/10/2025).
Aksi ini menjadi bentuk nyata kepedulian para driver terhadap situasi sosial di Papua Barat Daya, khususnya di wilayah hukum Polda Papua Barat Daya.
Kegiatan yang berlangsung di Taman Sorong City ini diinisiasi oleh gabungan komunitas ojol, termasuk Komunitas Pasukan Maxim Nusantara (PAMAN) yang diketuai Firman Samsudin, Komunitas Driver Maxim Sorong Raya (DMSR) di bawah pimpinan Daeng Allu, dan Komunitas Papua Taxi Online (PTO) yang diketuai oleh Imanuel Pangabean.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Total peserta yang hadir mencapai sekitar 50 driver, menunjukkan kekompakan dan semangat gotong royong yang tinggi di kalangan mitra transportasi daring.
Dalam pernyataan bersama, para driver menyatakan sikap dan komitmen untuk aktif menjaga keamanan lingkungan serta siap menjadi mitra strategis Kepolisian.
“Kami komunitas Ojol Kota Sorong menyatakan sikap dan komitmen untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegas para perwakilan komunitas dalam pembacaan deklarasi.
Lebih lanjut mereka juga menyampaikan kesiapan untuk bekerja sama dengan aparat Kepolisian dalam mencegah segala bentuk tindak kejahatan dan potensi gangguan keamanan yang terjadi di Kota Sorong.
“Mendukung tugas kepolisian dalam menjaga dan memelihara Kamtibmas di Papua Barat Daya, karena solid kita kuat,” bunyi salah satu pernyataan dalam spanduk yang mereka bentangkan.
Tiga Poin Deklarasi Komunitas Ojol untuk Kamtibmas Sorong:
Mengajak seluruh masyarakat Kota Sorong untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, Bersama-sama mendukung tugas Kepolisian dalam menjaga dan memelihara Kamtibmas di Kota Sorong, Papua Barat Daya.
Mengharapkan kerja sama warga masyarakat agar dapat memberikan informasi dan laporan kepada pihak Kepolisian jika mengalami atau menemukan gangguan Kamtibmas.
Kegiatan deklarasi ini tidak hanya menjadi simbol komitmen komunitas ojol terhadap perdamaian dan ketertiban, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara masyarakat sipil dan aparat penegak hukum.
Dengan semangat solidaritas dan tanggung jawab sosial, para driver ojol menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar pengantar penumpang atau barang, tetapi juga bagian dari elemen penting dalam menjaga stabilitas sosial di Kota Sorong














