Upacara dipimpin langsung oleh Camat Tebing Tinggi Barat, Muhammad Nazir, S.Pd., M.Si., yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Kamabiran). Kehadiran beliau menegaskan bahwa Gerakan Pramuka bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan instrumen strategis pemerintah daerah dalam membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkarakter, disiplin, dan berintegritas.
Apel tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan sekolah, kepala desa, serta seluruh unsur Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) dan Majelis Pembimbing Desa (Kamabisa). Kehadiran mereka memperlihatkan kesadaran bersama bahwa pembinaan generasi muda adalah tanggung jawab kolektif, bukan hanya domain lembaga pendidikan formal.
Turut hadir jajaran Kwartir Ranting (Kwarran) Tebing Tinggi Barat, dipimpin Ketua Kwarran Ilmiyati, S.Pd., Sekretaris Muhlisin, dan Waka Kwarran Hanafi. Kehadiran mereka diperkuat oleh Andalan Cabang Kwartir Cabang Kepulauan Meranti, yakni Lakattang, Erfauzi, dan Kamruzzaman, serta perwakilan TNI dari Danpos Ramil Tebing Tinggi Barat, Serka Safi’i.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam amanatnya, Camat Nazir menegaskan bahwa Gerakan Pramuka harus menjadi garda terdepan dalam menjawab tantangan zaman.
“Gerakan Pramuka di Tebing Tinggi Barat harus mewujudkan tema Hari Pramuka ke-64, Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa. Kita berkomitmen memperkuat jati diri Pramuka sebagai insan Pancasila yang siap menjaga keutuhan NKRI,” tegasnya.
Ia juga menyoroti ancaman global yang harus diantisipasi generasi muda. “Digitalisasi, disrupsi teknologi, hingga potensi krisis sosial menuntut Pramuka tampil sebagai agen perubahan, membentuk generasi yang tangguh, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Kwarran Tebing Tinggi Barat yang baru dilantik, Ilmiyati, S.Pd., menyerukan peningkatan kualitas kegiatan kepramukaan di tingkat gugus depan.
“Masing-masing sekolah diharapkan rutin mengadakan kegiatan Pramuka. Kami ingin kegiatan tidak sebatas peringatan tahunan, tetapi lebih terarah untuk pembentukan karakter siswa,” ujarnya.
Ilmiyati juga menegaskan pentingnya inovasi program. “Kami mengajak seluruh pengurus Kwarran dan Pembina Pramuka lebih proaktif dalam menciptakan kegiatan yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Apel Pramuka ke-64 ini menjadi momentum penting dalam mereafirmasi janji Tri Satya dan Dasa Darma. Bagi ribuan anggota Pramuka di Tebing Tinggi Barat, kegiatan ini bukan hanya seremonial, melainkan tonggak awal revitalisasi kepengurusan Kwarran yang berfokus pada pembangunan SDM unggul serta memperkokoh sinergi antara pemimpin dan generasi muda.














